Terlalu Tampan (Sistem Casanova Menjadi Kaya)

Terlalu Tampan (Sistem Casanova Menjadi Kaya)
Tantangan Dari Riana


__ADS_3

Dave mencoba untuk meyakinkan para anggota The Black, kalau dia bukanlah orang yang jahat, dia datang kesana bukan semata-mata demi bisnis saja, tapi ingin bisa menolong warga di pulau itu juga.


"Aku bukanlah orang jahat, aku hanya ingin membuka restoran disini, dan akan mematuhi peraturan di pulau ini."


Salah satu anak buahnya Riana menghunuskan pedang ke arah Dave, "Kami tidak akan pernah mempercayai orang luar lagi, apalagi kalau sampai bekerjasama dengan gang Naga Merah, bisa hancurlah kehidupan di pulau ini."


"Jangan pura-pura baik pada kami, ujung-ujungnya nanti kamu ingin menghancurkan kami semua." ucap satu anggota gang The Black yang lainnya.


Riana berdiri di depan Dave, untuk melindungi Dave. Membuat Dave terpana.


"Aku akan menjamin dia tidak akan pernah berbuat ulah selama dia tinggal disini. Aku akan membunuhnya dengan tanganku sendiri, jika dia berbuat masalah." Riana mengatakannya dengan begitu tegas.


Dave jadi merinding mendengarnya. Riana menakutkan kalau sudah sikapnya serius seperti itu.


"Baiklah, kami akan mempercayai kamu, Nona."


Para anggota The Black pun pergi meninggalkan kediaman Riana.


Riana menatap tajam pada Dave, "Selama kamu tinggal di pulau ini, aku harus mengikuti kamu, untuk memastikan kamu tidak berbuat ulah di pulau ini."

__ADS_1


Dave tadinya merasa keberatan, tapi kalau dipikir-pikir tidak apa-apa jika dia menjadi tawanan wanita cantik itu selama di pulau ini.


"Hmm... baiklah, aku pasrah saja." jawab Dave dengan nada pasrah.


"Mana kunci mobil kamu?" Riana tidak ingin Dave kabur tanpa sepengetahuannya, dia harus memastikan Dave benar-benar pergi dari pulau ini sebelum waktu yang telah ditentukan.


Dave meronggoh saku celananya, dia memberikan kunci mobil pada Riana.


"Aku beri waktu kamu tiga hari untuk segera pergi dari sini, biar nanti aku yang akan mengantarkan kamu ke bandara. Dan selama tiga hari itu pula kamu tinggal disini."


Dave tercengang mendengarnya, "Maksudnya aku akan tinggal dengan kamu?"


"Bukan, di belakang aku ada rumah kosong, rumah aku juga, biasanya suka di pakai anggota The Black yang mau menginap."


Riana dan Dave duduk di depan rumah, mereka melihat keindahan suasana disana di malam hari, masih banyak sekali kunang-kunang disana, berterbangan di atas hamparan pesawahan yang begitu luas.


"Aku sangat penasaran mengapa kamu bisa menjadi ketua gangster?" tanya Dave pada Riana.


"Karena ayahku yang mendirikan The Black, ayahku dibunuh oleh Ziro 4 tahun yang lalu, dan aku yang menggantikan posisi itu." jawab Riana dengan nada datar.

__ADS_1


"Apa kamu yakin tidak ingin mengizinkan aku untuk membangun restoran disini?" Dave bertanya sekali lagi.


Riana berpikir sejenak, "Kalau itu tergantung seluruh masyarakat disini dan anggota The Black."


"Tapi kenapa kamu melindungi aku ketika anak buahmu ingin menyerang aku? Apa kamu mulai tertarik padaku?"


Wajah Riana nampak memerah mendengar pertanyaan dari Dave. "Gak, ngapain aku tertarik padamu."


"Aku pikir waktu tiga hari itu bisa digunakan untuk kita berkencan." goda Dave.


Senyuman Dave membuat Riana menjadi gugup. "I-itu sangat sulit."


Dave merasa tertantang. "Sulit kenapa?"


"Aku tidak tertarik untuk berkencan, kecuali jika kamu bisa membawa Ziro ke hadapan masyarakat disini." Riana memberikan sebuah tantangan pada Dave.


"Hanya itu?"


"Jumlah yang kemarin itu tidak seberapa, karena waktu itu anak buahnya Ziro banyak yang sedang tidak ada di markasnya. Mereka sering berbuat ulah dan meresahkan masyarakat."

__ADS_1


Dave harus menyanggupinya, walaupun dia tidak yakin bisa melakukannya atau tidak, "Oke, aku sanggup melakukan tantangan kamu itu. Tapi ingat setelah aku bisa mengalahkan Ziro dan membawanya ke hadapan masyarakat, kamu harus berkencan denganku, Riana."


Padahal daya baterai Dave tinggal 31 persen lagi, tapi Dave nampak kesulitan untuk meluluhkan hati Riana, dia membutuhkan perjuangan yang sangat ekstra.


__ADS_2