Terlalu Tampan (Sistem Casanova Menjadi Kaya)

Terlalu Tampan (Sistem Casanova Menjadi Kaya)
Kemuliaan Hati Dave


__ADS_3

[Uang senilai 100.000.000.000 telah dikurangi secara otomatis untuk biaya perbaikan rumah masyarakat dan juga untuk kesejahteraan masyarakat di pulau X.]


[Nama: Dave Aliando


Usia: 29 tahun


Baterai kekuatan fisik : 27%


Ketampanan: 125


Pesona: 105


Kekuatan: Tak Terbatas


Omset Restoran: 3.288.317.000.000


Dana: 277.900.476.000.000


Level: 4.]


Dave telah menyumbangkan uang senilai 100 miliyar untuk digunakan memperbaiki rumah masyarakat yang telah dihancurkan oleh para anggota gang Naga Merah dan juga untuk kesejahteraan masyarakat di sana, terutama bagi masyarakat yang miskin.


"Terimakasih Pak Dave, anda sudah menolong lagi warga kami, saya tidak tahu harus membalasnya dengan cara apa. Mungkin sebagian uangnya akan saya gunakan untuk perbaikan jalan." ucap Pak Lurah Jaka, mewakili seluruh masyarakat yang ada disana.


"Iya, Sama-sama Pak Lurah." jawab Dave.

__ADS_1


Dave sama sekali tidak menyangka, masyarakat disana kini menyambutnya dengan begitu ramah, para masyarakat disana sepakat untuk memberikan sebagian hasil panen mereka pada Dave, karena mereka tidak memiliki apa-apa untuk membalas kebaikan Dave.


Namun, Dave tidak bisa menerimanya, karena mereka lebih membutuhkan dari pada Dave. "Maafkan saya, lebih baik kalian bawa kembali buah-buahan, padi, dan gandum dari hasil panen kalian, kalian pasti masih membutuhkannya."


"Tapi kami tidak tau lagi harus membalasnya dengan cara apa." Salah satu warga menanggapi perkataan Dave.


"Tidak perlu membalasnya, keluarga kalian semua lebih membutuhkan hasil panen itu. Saya ikhlas menolong kalian semua."


Hari ini sedang diadakan acara berkumpul bersama seluruh warga yang ada disana, sehingga banyak sekali yang hadir. Banyak wanita yang menatap sangat takjub pada ketampanan Dave, sampai ada beberapa orang tua yang ingin menjodohkan Dave dengan putrinya.


"Pak Dave, apa kamu sudah memiliki istri?" tanya salah satu warga.


Dave tersenyum, kemudian dia menggelengkan kepala.


Membuat para gadis disana nampak sumringah, mereka berlomba-lomba untuk mendapatkan perhatian dari Dave, sampai ada yang memberikan bebagai macam makanan olahan untuk Dave.


Ada gadis lagi yang datang mendekati Dave. "Aku buatkan kripik singkong buat kamu."


Dan muncul lagi gadis yang lainnya. "Hari ini aku masak rendang sapi khusus untukmu."


Seorang ibu-ibu tak mau kalah, dia menyerobot mendekati Dave, "Pak Dave, bagaimana kalau menjadi menantuku saja? Aku punya anak gadis yang cantik." kata Bu Leha.


"Lah kan anak ibu masih SD." celetuk salah dari gadis yang mengerumi Dave pada Bu Leha.


"Iya, emang masih SD, asalkan Pak Dave bersedia menunggu anak saya dewasa." jawab Bu Leha.

__ADS_1


Riana memperhatikan Dave yang sedang dikerumuni oleh banyak wanita disana, wajar saja jika banyak yang tergila-gila pada Dave, karena Dave memiliki wajah yang super tampan, bukan hanya tampan, pria itu pun sangat macho dan berkharisma, dan baik pada sesama. Membuat pria itu terlihat begitu sempurna.


Riana mencoba untuk bermusyawarah dengan para anggota The Black dan para perwakilan masayarakat, mengenai restoran yang akan Dave bangun disana.


"Saya sengaja mengadakan musyawarah sekarang karena saya ingin mendengarkan keputusan dari masyarakat disini, apa kalian mengizinkan Dave membangun restoran disini?" tanya Riana pada mereka semua yang hadir dalam acara musyawarah itu.


Mereka semua menjawab dengan kompak, "Kami mengizinkannya."


Bagaimana mungkin mereka tidak mengizinkan Dave membuka restoran di pulau itu, sementara Dave sudah sangat berjasa pada semua masyarakat disana.


Dave tak sengaja mendengar pembicaraan mereka, kemudian dia ikut bergabung berdiri disamping Riana.


"Terimakasih, kalian sudah mengizinkan saya untuk membangun restoran disini. Restoran ini akan saya percayakan pada Riana, dan penghasilannya akan saya gunakan untuk kesejahteraan masyarakat di pulau ini."


Dave memang akan membangun restoran Seven Powers disana dengan megah, tapi dia tidak akan mengambil keuntungan satu persen pun dari restorannya yang ada di pulau ini, dia ingin menyumbangkannya pasa warga di pulau X yang membutuhkan, karena disana masih banyak warga miskin, fasilitas sekolah yang tidak memadai, jalanan yang rusak, dan juga sarana kesehatan yang belum lengkap.


Semua masyarakat disana mengucapkan kata terimakasih pada Dave dengan penuh rasa haru.


"Wah, terimakasih banyak Pak Dave."


"Bukan hanya wajahnya yang tampan, tapi hatinya pun juga sangat tampan."


"Kamu benar-benar dewa penolong bagi kami."


Riana tak bisa menolak permintaan Dave, mau tidak mau dia yang akan mengelola restoran miliknya Dave itu, agar keuntungannya bisa dia gunakan untuk kepentingan masyarakat.

__ADS_1


Riana semakin terpesona pada seseorang Dave Aliando, dia tersenyum penuh rasa kagum pada Dave.


__ADS_2