
Dave membawa Riana lari ke hutan, tanpa sekalipun melepaskan gengamannya.
Namun sayangnya para anggota Naga Merah telah berhasil mengepung mereka, mereka mengelilingi Dave dan Riana.
Udin tertawa puas, "Hahaha... kalian tidak bisa melarikan diri dari kami. Bersiap-siaplah untuk mati."
Dave berkata di dalam hatinya_ 20 pukulan mematikan dan 20 tendangan super.
Kemudian dia menatap Riana, "Kamu tunggu saja disini, biar aku yang melawan mereka."
"Tapi..."
Dave tak mendengarkan protes dari Riana, dia segera berlari menghadapi mereka semua. Satu lawan empat puluh orang.
Riana nampak gelisah, memperhatikan Dave yang sedang dikepung oleh empat puluh orang gangster.
Namun, Riana terkejut sampai membulatkan matanya ketika melihat Dave begitu gagah melawan mereka, satu lawan empat puluh, sangat mustahil Dave menang, tapi ternyata Dave memiliki keterampilan bela diri yang beda dari yang lain.
Bugh...
Bugh...
Bugh...
Pukul Dave selalu tepat sasaran mengenai dada mereka, sehingga para lawan merasakan dadanya sesak, dan tumbang ke tanah. Dave baru bisa mengalahkan 5 orang.
Dave memberikan tendangan super, sehingga keempat lawan terpental lumayan jauh.
__ADS_1
Dave mengambil pasir dalam genggamannya, lalu melemparkan pasir itu ke arah mata para lawannya, membuat mata mereka kepedihan.
"Arrrggghhh!"
"Mataku pedih sekali!"
Dave tak ingin menyia-nyiakan kesempatan itu untuk menghajar mereka semua, memukul mereka di area yang mematikan, lalu memberikan sebuah tendangan yang sangat keras.
Dave berhasil melawan keempat puluh anggota Naga Merah, membuat Riana terperangah melihat kecepatan Dave dalam menumbangkan lawan. Dia tak percaya ternyata di dunia ini ada orang yang sekuat Dave.
[Misi dalam menyelamatkan Riana telah berhasil, uang 1.100.000.000 telah dikirim ke akun rekening Tuan.]
[Nama: Dave Aliando
Usia: 29 tahun
Ketampanan: 125
Pesona: 105
Kekuatan: Tak Terbatas
Omset Restoran: 3.046.325.000.000
Dana: 173.000.736.000.000
Level: 4.]
__ADS_1
Namun, Riana teringat dengan anak-anak yang diculik oleh gang Naga Merah.
"Di Markas ada anak-anak yang diculik oleh mereka. Kita harus melepaskan mereka." pinta Riana pada Dave.
Dave menganggukkan kepala, dia menyetujui permintaan Riana untuk kembali lagi ke markas Naga Merah untuk menyelamatkan anak-anak yang telah diculik oleh mereka.
Dave dan Riana berjalan dengan hati-hati, mungkin saja siapa tau masih tersisa anggota gang Naga Merah disana, apalagi mereka tau Ziro pasti masih berada disana.
Mereka masuk kembali ke dalam markas, tidak ada siapa-siapa disana, karena itu Dave dan Riana bisa leluasa untuk mencari dimana anak-anak yang diculik oleh Naga Merah.
Setelah mencari ke setiap ruangan yang ada disana, akhirnya mereka menemukan anak-anak yang diculik oleh para anggota Naga Merah itu, ada 13 anak yang disekap disana.
Dave dan Riana nampak kesulitan membuka rantai yang mengikat kaki dan tangan mereka karena di gembok, entah dimana kuncinya.
Riana membuka lakban yang menutup mulut mereka. Diantara mereka ada yang menangis.
Riana memeluk seseorang anak perempuan yang sedang menangis. "Kalian jangan takut ya, kami datang kesini untuk menyelamatkan kalian."
Dave berusaha untuk mencari kunci gembok untuk melepaskan mereka.
Tiittt... tiit... tiittt...
Dave mendengar sebuah suara yang yang memang sangat pelan sekali, sehingga tidak tau dimana letak sumber suara itu.
[Sistem telah memindai di dalam lemari ada sebuah bom, Tuan. Waktu tersisa 10 menit lagi.]
Ternyata Ziro sebelum melarikan diri, dia sengaja menyimpan bom disana, karena dia tau pasti Dave dan Riana akan kembali lagi untuk menyelamatkan anak-anak.
__ADS_1