Terlalu Tampan (Sistem Casanova Menjadi Kaya)

Terlalu Tampan (Sistem Casanova Menjadi Kaya)
Terimakasih Rianti


__ADS_3

Dave dirawat selama dua hari di rumah sakit, akhirnya setelah itu dia diizinkan untuk pulang. Dave memilih untuk pulang ke rumah Rianti, tentu saja Rianti sangat senang mendengarnya.


Begitu tiba di rumah Rianti, Rianti mengobati semua luka lebam di tubuh Dave, sehingga Dave harus melepaskan kemeja yang dia pakai.


Dave berusaha sekuat mungkin untuk tidak merintih, walaupun tubuhnya sangat kesakitan sekali.


"Dave."


"Kenapa?"


"Sebenarnya apa yang Agam incar dariku? Kenapa dia ingin membunuh aku?" Rianti bertanya soal Agam, saat ini dia masih mengobati tubuh Dave, mengoleskan salep luka atas resep dokter pada tubuh Dave yang masih lebam.


Padahal Agama sudah musnah, tapi tetap saja Rianti penasaran mengapa Agam mengincarnya.


"Jika aku mengatakannya, apa kamu akan percaya?"


Rianti menganggukan kepala, karena dia sudah melihat sendiri hal tak masuk akal berada di hadapannya waktu itu.


"Karena dia mengincar darah perawan kamu."


Rianti mengerutkan keningnya. "Darah perawan?"


Dave menganggukan kepala, "Ya, Rianti."


Rianti nampak termenung memikirkan perkataan Dave, mengapa mereka bisa tahu dia masih perawan, padahal dia tidak pernah bilang ke siapa-siapa.


Dave menahan tangan Rianti yang sedang mengobatinya, "Rianti, bagaimana kalau kita melakukannya sekarang? Aku ingin menghabiskan malam yang panjang dengan kamu."


"Tapi kondisi kamu belum sepenuhnya pulih, Dave."


"Aku gak apa-apa kok, aku malah senang bisa melakukannya bersama kamu. Dan justru aku akan segera sembuh."

__ADS_1


Dave memegang wajah cantiknya Rianti, hasrat memang telah mengalahkan rasa sakit ditubuhnya.


Keduanya pun berciuman dengan penuh gairah, saling melu-mat dan saling mengecap bibir manis mereka. Dave sudah tak tahan lagi, dia segera menggendong tubuh Rianti, membawanya masuk ke dalam kamar.


Dave membaringkan tubuh Rianti diatas ranjang, dia membuka semua kain yang menutupi tubuh Rianti, sehingga kini tampak begitu nyata begitu indahnya tubuh sang janda muda.


Dave kembali me-***** bibir Rianti, dengan kedua tangannya mere-mas pelan kedua dada milik gadis itu.


Ciuman pun turun ke buah dada Rianti, dengan beringas Dave menciumi puncaknya, sesekali menggodanya dengan lidah.


"Ah..." Rianti mulai mengeluarkan suara indah sambil meliuk-liukan tubuhnya.


Apalagi ketika Dave menghisapnya dengan rakus, membuat tubuh Rianti menggelinjang, membusungkan dadanya ke atas, sehingga Dave semakin leluasa memainkan buah dada yang teramat menggoda dan besar itu.


Setelah puas bermain dengan puncak dadanya Rianti, Dave menurunkan tangannya bagian ke inti gadis cantik itu, dengan tangan terampilnya Dave bermain disana. Berkali-kali terdengar suara desa-han dan erangan kenikmatan gadis itu. "Owh... Dave!"


Tidak puas hanya bermain tangan, Dave mulai bermain dengan bibirnya, dia mencium, mengu-ulum, dan menjilati intinya Rianti yang indah itu dengan membabi buta.


Dave membuka lebar paha Rianti, memasukan lidahnya ke dalam sana.


De-sahan dan erangan Rianti telah memecahkan kesunyian.


Sementara tangan Dave masih bermain dengan buah dada Rianti, Rianti dibuat tak berdaya dengan segala kenikmatan ini.


"Ahh... Dave ahh..." Rianti mengerang manja saat merasakan ada yang mendesak keluar dari tubuhnya.


Dave dengan telaten membersihkannya dengan mulutnya. Desa-han Rianti semakin terdengar begitu syahdu.


Dave membuka celananya, membuat Rianti menekan saliva melihat bagaimana gagahnya milik Dave.


Dave memposisikan dirinya berada di kedua pangkal paha Rianti, dia mulai memasukan batangnya yang sudah keras itu.

__ADS_1


Rianti menjerit hebat diikuti punggungnya melengkung ke atas, saat merasakan sesuatu yang keras berusaha masuk ke dalam miliknya.


Dave men-de-sah nikmat, sambil berusaha meneroboskan semakin dalam hingga, hingga akhir batangnya telah memenuhi milik Rianti.


"Ahh... ini sakit Dave."


"Tahan Rianti, nanti juga kamu akan menikmatinya. Ahh... sangat sempit, Rianti."


[Batrei kekuatan fisik Tuan telah penuh kembali, 100 %. Dana dipotong secara otomatis untuk penambahan daya baterai, 50.000.000.]


[Karena target masih perawan, Tuan mendapatkan bonus 14.000.000.000. dan nilai ketampanan bertambah 5.]


[Nama: Dave Aliando


Usia: 29 tahun


Baterai kekuatan fisik : 100%


Ketampanan: 150


Pesona: 120


Kekuatan: Tak Terbatas


Omset Restoran: 33.532.117.000.000


Dana: 1.434.512.030.000.000


Level: 6.]


Dave tersenyum dengan pencapaiannya yang telah dia miliki, dia semakin semangat memompa tubuh Rianti. Menghentakannya semakin dalam.

__ADS_1


Rianti mulai mendes-ah, punggungnya semakin melengkung ke atas dan dada membusung dengan berani, sehingga Dave terus bergerak diatas Rianti sambil melahap buah dadanya.


Lenguhan dan kenikmatan telah memenuhi kamar Rianti. Nafas keduanya terengah-engah, cucuran keringat membanjiri mereka. Namun mereka tak kenal lelah, ingin menghabiskan kebersamaan mereka sampai pagi.


__ADS_2