Terlalu Tampan (Sistem Casanova Menjadi Kaya)

Terlalu Tampan (Sistem Casanova Menjadi Kaya)
Ketentuan Sistem Tak Bisa Diprotes


__ADS_3

Baru kali Dave merasakan nyawanya terancam oleh targetnya sendiri, Riana masih menodongkan pistol ke arahnya, sementara Dave masih melampiaskan kekesalannya dengan memukul-mukul mobil. Dia tidak terima karena targetnya kini seorang ketua gangster.


"Arrrggghhh!"


Bugh...


Bugh...


Bahkan Dave menendang mobilnya dengan keras.


Riana menatap Dave dengan penuh kebingungan, apa mungkin pria pemilik restoran Seven Powers itu sudah gila? Atau dia idiot?


"Kamu tidak takut padaku? Aku sedang menodongkan pistol padamu?" bentak Riana. Dia merasa heran karena Dave malah sibuk sendiri dengan kekesalannya.


Dave menghela nafas, dia sadar dia tidak bisa menentang ketentuan sistem, karena itu dia terpaksa harus bisa meluluhkan hati Riana, apalagi sekarang baterainya sudah mencapai 42%. Jangan sampai dia gagal mendapatkan charger. Walaupun targetnya yang sekarang begitu sangar.


Dave mengangkat kedua tangannya kembali, "Aku tidak takut, hanya saja aku bingung kesalahan aku apa sampai kamu ingin membunuh aku?" Dave mencoba untuk bisa berkomunikasi dengan Riana.


"Tidak boleh ada orang luar yang membangun perusahaan di pulau ini, karena itu jika kamu ingin masih hidup lebih baik kamu pergi." ancam Riana dengan tatapan garangnya.

__ADS_1


Dave pura-pura rileks, dia terkekeh. "Hei Nona jadi wanita jangan galak begitu, kita bisa bicarakan baik-baik."


"Sayangnya aku tidak bisa bicara baik-baik pada orang asing. Aku akan membunuhmu." Riana mengarahkan pistolnya ke kepala Dave.


Dave berusaha untuk mengajak Riana bicara. "Kenapa kalian benci sekali pada orang asing? Padahal niat aku datang kesini hanya untuk berbisnis."


"Dulu dipulau ini ada seorang pengusaha yang berasal dari luar pulau, dia telah menebang pohon-pohon disini dan membuat pabrik yang berlimbah, akhirnya kesehatan para masyarakat yang terkena dampaknya." jawab Riana dengan panjang lebar.


"Tapi aku disini hanya ingin membangun restoran, aku tidak akan pernah merusak lingkungan disini." Dave mencoba untuk meyakinkan Riana.


Tapi tetap saja Riana menolaknya. "Tetap saja sudah menjadi peraturan di pulau ini kalau kami tidak akan pernah menerima orang luar lagi untuk membangun perusahaan apapun disini."


"Aku akan mematuhi peraturan disini. Karena itu tolong izinkan aku untuk membangun restoran disini." Dave berusaha untuk bicara baik-baik pada Riana.


"Tapi..."


Dave tak diberikan kesempatan untuk bicara.


"Dan satu hal lagi, jangan memanfaatkan kemiskinan di masyarakat sini, kamu menolong mereka karena ada maunya." Riana malah menyinggung masalah Dave yang memberikan sumbangan pada 100 orang miskin.

__ADS_1


"Awalnya begitu, tapi sekarang aku benar-benar tulus ingin membantu mereka."


"Aku tidak ingin mendengarkan alasan apapun lagi darimu, besok kalau kamu masih ada disini. Aku akan membunuhmu." Riana berkata sambil menatap tajam pada Dave.


Ancaman dari Riana membuat Dave merinding, dia belum tau harus berbuat apa agar bisa meluluhkan Riana, karena itu Dave membiarkan Riana pergi begitu saja.


Riana segera memakai helmnya, dia pun memacu motor sportnya, meninggalkan Dave.


Hal ini dijadikan kesempatan oleh Dave untuk protes pada sistem, "Kamu lihat kan tadi, wanita itu berani menodongkan pistol padaku? Dia garang sekali, bagaimana bisa aku meluluhkannya?"


[Itu sudah menjadi ketentuan sistem, Tuan.]


Selalu saja begitu jawaban dari sistem setiap kali Dave protes, keputusan sistem memang tidak bisa diganggu gugat. Dave lebih baik pasrah saja.


[Riana berada dalam bahaya, tolonglah dia. Karena sekarang Tuan sudah berlevel 4, jika Tuan bisa berhasil menyelesaikan misi, uang 1.100.000.000 akan dikirim ke rekening Tuan.]


Dave terkejut mendengarnya, "Justru dia wanita yang berbahaya!"


"Ada sekelompok gangster yang ingin membunuhnya."

__ADS_1


"Astaga, jadi aku harus menolong orang yang akan membunuh aku." Dave menghela nafasnafas dengan kesal.


Dave segera masuk ke dalam mobilnya, dia memang harus menolong Riana, bagaimanapun juga Riana targetnya, walaupun wanita cantik itu berusaha untuk membunuhnya.


__ADS_2