
Kalau ada empat wanita cantik, mengapa harus memilih satu?
Dave lebih baik memilih untuk mengencani keempat wanita itu, membagi waktunya untuk mereka. Yang penting mereka senang, Dave juga ikut senang.
Hari pertama.
[Uang 100.000.000 telah dikurangi secara otomatis untuk pembelian pakaian dan make up untuk Vina.]
[Nama: Dave Aliando
Usia: 29 tahun
Baterai kekuatan fisik : 58%
Ketampanan: 120
Pesona: 100
Omset Restoran: 3.009.654.000.000
Dana: 49.001.146.000.000
Level: 4.]
Orang yang pertama Dave temui adalah Vina, Dave ingin memanjakan Vina, membelikan apa saja Vina mau.
"Makasih ya Dave, aku senang akhirnya bisa bertemu lagi dengan kamu." Vina memeluk tubuh Dave, saat itu Dave mengantarkan Vina pulang ke rumahnya yang baru.
Dave memang telah membelikan rumah mewah untuk keempat wanitanya, yang masing-masing harga 30 Miliyar. Walaupun Dave sudah jarang bertemu dengan mereka lagi, karena kesibukan masing-masing, apalagi Dave ingin segera menjadi manusia seutuhnya, karena itu dia tidak bisa bertemu terus menerus dengan mereka.
"Iya, sama-sama, Vina. Aku juga senang akhirnya bisa bertemu dengan kamu lagi, kamu semakin cantik." Dave membalas pelukan Vina.
"Apalagi kamu, sangat tampan sekali, Dave."
Dave hanya tersenyum, kemudian dia dan Vina berciuman. Dave tak ingin mengorbankan baterainya karena itu dia tidak bisa bermain lato-lato diatas kasur bersama Vina.
"Ya sudah, aku pulang dulu ya." pamit Dave. Dia mencium kening Vina dengan lembut.
Dave datang ke pulau T dengan membawa pesawat pribadinya, pastinya dia memiliki pilot pribadi yang sedang menunggunya.
...****************...
Hari Kedua.
Dave menemui Monika di Singapura, karena hari ini Monika sedang tidak sibuk, Dave menghabiskan seharian di kamar hotel bersama Monika, waktu itu Dave hanya bermain dengan Monika satu kali, karena Monika harus segera pergi syuting ke luar negeri.
Tapi saat ini belum tepat untuk melakukannya lagi, jadi Dave hanya bisa memuaskan Monika dengan melakukan pemanasan saja, sampai Monika menjerit nikmat.
"Ahh... stop Dave." Monika mendorong kepala Dave yang sedang bermain dengan miliknya.
Namun Dave semakin menggerakkan lidahnya dengan cepat, mengecap rasa miliknya Monika, sampai mengantarkan Monika menuju pelepasannya.
"Ahhh... Dave!" Monika mendes-ah, dia mencengkram rambut Dave dengan kuat. Badannya bergetar saat gelombang itu datang.
Dave melu-matnya sampai habis membuat Monika dibuat mabuk kepayang.
Dave memeluk Monika, "Maafkan aku, belum saatnya kita mengulanginya lagi."
Monika tidak ingin bertanya apapun pada Dave, pasti ada alasan tersendiri mengapa Dave tidak bisa melakukannya. "Gak apa-apa, Dave. Yang penting aku bisa bertemu lagi dengan kamu."
Hanya sebatas itu saja, Dave tidak bisa mengurangi jumlah baterainya.
Setelah puas berpetualang mendaki gunung dan melewati lembah bersama Monika, Dave membawa Monika jalan-jalan.
__ADS_1
"Belilah apapun yang kamu mau!"
Dave membawa Monika ke Mall yang ada Singapore.
Ternyata Monika hanya menginginkan ponsel baru.
"Kebetulan ponsel aku kemarin jatuh, jadinya retak layarnya. Aku belum sempat ganti."
"Ya udah, beli saja."
Monika pun membeli sebuah handphone yang bermerk apel yang seharga 80 juta.
[Uang 80.000.000 telah dikurangi secara otomatis untuk pembelian handphone apel untuk Monika.]
[Nama: Dave Aliando
Usia: 29 tahun
Baterai kekuatan fisik : 55%
Ketampanan: 120
Pesona: 100
Omset Restoran: 3.020.300.000.000
Dana: 49.001.066.000.000
Level: 4.]
"Hanya hape? Mumpung aku ada disini, kamu belanja sepuasnya, Monika."
"Ini sudah lebih dari cukup Dave, bahkan rumah yang kamu berikan belum sempat aku lihat."
"Iya, Dave."
...****************...
Hari ketiga.
Dave bertemu dengan Joana di rumahnya yang baru, Joana lebih suka tinggal di rumah yang Dave belikan daripada tinggal di apartemen. Hari ini Joana memasak yang banyak untuk Dave.
"Kapan kamu ada pemotretan lagi, Jo?" tanya Dave sambil menikmati masakan Joana.
"Lusa, makanya aku ingin bertemu sama kamu."
"Tentu saja kita harus bertemu kalau sama-sama gak sibuk. Tapi ngomong-ngomong masakan kamu enak, Jo." Dave mengacungkan jempolnya pada Joana.
Joana tersipu malu.
"Mumpung kamu libur, bagaimana kalau kita jalan-jalan?"
"Boleh."
Dave membawa Joana nonton film ke bioskop, lalu membawa Joana jalan-jalan ke festival naik bianglala. Di bianglala sana, mereka berciuman begitu mesra.
Setelah itu dia meminta Joana untuk belanja sepuasnya.
"Kamu boleh belanja sesuka hatimu, Jo."
"Ah gak usah, Dave. Aku gak enak merepotkan kamu terus."
"Gak apa-apa, aku senang kok bisa diandalkan oleh kamu."
__ADS_1
Joana teringat dengan tas impiannya, dia memperlihatkan tas yang dia suka pada Dave yang ada di aplikasi belanja online. "Aku sebenarnya sangat menginginkan tas ini, tapi harganya lumayan mahal Dave, 120 juta."
"Ya sudah kamu pesan saja tas itu, sekarang juga aku transfer."
Joana berseru, "Wah makasih, Dave." Joana memeluk Dave, mencium pipinya.
Dave menginginkan lebih, dia meraih tengkuk Joana, mencium bibirnya.
[Uang 120.000.000 telah dikurangi secara otomatis untuk pembelian tas untuk Joana.]
[Nama: Dave Aliando
Usia: 29 tahun
Baterai kekuatan fisik : 53%
Ketampanan: 120
Pesona: 100
Omset Restoran: 3.028.547.000.000
Dana: 49.000.946.000.000
Level: 4.]
...****************...
Hari keempat.
Dave membawa Reva ke kapal pesiar, karena seumur hidup Reva, Reva belum pernah naik kapal pesiar. sampai Dave membeli kapan pesiar yang harganya 1 triliunan, sehingga kekayaannya kini tersisa 48.000.946.000.000 lagi.
Birunya air laut membuat pemandangan terasa sangat indah, Dave dan Reva sangat menikmati keromantisan mereka, dengan makan bersama, berdansa, berpelukan, dan berciuman.
Kapal pesiar berhenti di sebuah pelabuhan yang ada di pulau S, suasana sebuah kota yang ada disana begitu ramai, karena menjadi pusat perdagangan Pulau S.
"Belanjalah sepuasnya, Reva. Aku senang jika kamu tidak sungkan padaku."
"Gak usah, Dave. Ini semua udah lebih dari sekedar cukup kok. Aku senang akhirnya bisa merasakan naik kapal pesiar." Reva nampak sungkan pada Dave.
"Jangan sungkan, aku malah senang kalau kamu meminta apapun yang kamu mau padaku."
Akhirnya Reva membeli sebuah perhiasan disana, siapa yang mau nolak ketika ditawarkan belanja sepuasnya.
[Uang 75.000.000 telah dikurangi secara otomatis untuk pembelian perhiasan untuk Reva.]
[Nama: Dave Aliando
Usia: 29 tahun
Baterai kekuatan fisik : 51%
Ketampanan: 120
Pesona: 100
Omset Restoran: 3.037.325.000.000
Dana: 48.000.871.000.000
Level: 4.]
Vina, Monika, Joana, dan Reva tidak pernah menuntut apapun pada Dave. Bagi mereka Dave adalah sosok dewa penolong yang berubah menjadi seorang pangeran tampan yang membuat hati mereka berdebar-debar, apalagi Dave begitu baik pada mereka.
__ADS_1