Terlalu Tampan (Sistem Casanova Menjadi Kaya)

Terlalu Tampan (Sistem Casanova Menjadi Kaya)
Satu Lawan Empat Puluh Gangster


__ADS_3

"Apa yang terjadi diluar?" tanya Ziro pada Udin.


"Anu Tuan..." Udin sangat shock dengan apa yang dia lihat.


"Anu apa?" Ziro jadi jengkel mendengarnya.


"Disana ada orang yang sedang berkelahi dengan anggota Naga Merah, Tuan." jawab Udin.


Perkataan Udin seakan seperti lagu yang indah untuk Riana, karena akhirnya penyelamat telah datang, walaupun dia tak tahu siapa yang mencoba untuk menyelamatkannya. Apakah mungkin para anggota The Black?


Ziro mengerutkan dahinya, mengapa ada yang tau kalau hari ini dia telah menculik Riana. "Berapa orang?"


"Satu orang, Tuan."


Riana menghela nafas, mengapa harus satu orang? Sementara anggota Naga Merah lumayan banyak. Orang itu sama saja dengan bunuh diri jika datang kesini hanya satu orang.


"Oh satu orang, ya sudah biarkan saja, paling juga nanti dia akan dibuat perkedel oleh kita." Ziro sangat menyepelekan seorang Dave, bahkan dia terkekeh.

__ADS_1


"Tapi Tuan, aku melihat mereka tadi..."


Braakkk...


Perkataan mereka terhenti begitu mendengar ada suara seseorang menendang pintu dengan keras.


Orang itu pun masuk ke dalam markas, tanpa membawa senjata apapun.


Riana mengerutkan dahinya begitu melihat siapa orang yang sedang mencoba untuk menyelamatkannya, ternyata dia Dave sipemilik restoran yang telah dia hancurkan itu.


Riana tak paham mengapa Dave tiba-tiba berada ada disini? Apa dia ingin menolongnya? Padahal dia pikir Dave itu adalah pria gila.


"Mereka semua sudah tumbang, Tuan. Aku melihat dengan mata kepalaku sendiri, dia sudah menghajar mereka semua." jawab Udin dengan nada ketakutan.


Riana tertegun menatap Dave, dia pikir Dave adalah pria yang lemah, jika Dave bisa berkelahi tapi kenapa dia tidak melawan padanya ketika Riana mengancam Dave dengan pistolnya.


Ternyata Dave adalah pria yang sangat kuat, sampai bisa mengalahkan 25 orang anggota Naga Merah dengan tangan kosong.

__ADS_1


"Siapa kamu? Sepertinya aku untuk pertama kalinya lihat kamu ada disini? Apa mungkin kamu orang dari luar pulau?" tanya Ziro pada Dave seakan sedang menginterogasi.


"Namaku Dave Aliando, ya aku bukan orang asli sini. Tolong lepaskan Riana selagi aku bisa bicara dengan baik-baik padamu." jawab Dave dengan tegas.


Ziro tertawa mendengar ancaman dari Dave. "Untuk apa kamu menolong Riana? Asalkan kamu tau Riana itu sangat membenci orang luar. Jadi mending kamu gak usah ikut campur urusan kami. Ini sebuah keuntungan buat kamu, kalau dia mati, bisa saja kamu membangun perusahaan disini, tapi aku tidak masalah, yang penting kamu harus membayar padaku disetiap bulannya."


Dave menggelengkan kepala, "Aku tidak tertarik dengan tawaranmu itu, cepat lepaskan Riana."


"Padahal aku sudah memperingatkan kamu, tapi okelah kalau kamu lebih memilih Riana. Sayang sekali sepertinya kamu salah masuk kandang, setelah kamu masuk ke markas ini kamu tidak akan bisa keluar lagi, kecuali mati."


Ziro menepukan tangannya.


Kemudian anak buah Naga Merah yang ada di dalam gedung tersebut keluar semua, mungkin ada sekitar 40 orang, mereka semua membawa senjata tajam.


Dave menelan saliva memandangi para anggota Naga Merah yang bersiap akan menyerangnya.


"Bunuh dia, belah badannya sampai menjadi tujuh bagian, buat dikasih makan ke buaya peliharaan kita." titah Ziro.

__ADS_1


"Seraaang!"


Keempat puluh orang itupun berlari menyerang Dave, ada yang membawa pedang, ada yang membawa pisau, dan ada yang membawa golok.


__ADS_2