Terlalu Tampan (Sistem Casanova Menjadi Kaya)

Terlalu Tampan (Sistem Casanova Menjadi Kaya)
Riana Berada Dalam Bahaya


__ADS_3

Riana mengendarai motor hitamnya dengan kecepatan normal, namun begitu dia melewati tempat yang sepi, ada dua buah mobil menghadangnya, ternyata mereka dari kelompok gangster Naga Merah.


Naga Merah tentu saja klannya lebih besar dari The Black. Yang memiliki banyak anggota dengan keterampilan bela diri, dan sangat ditakuti masyarakat.


Hanya The Black yang berani melawan mereka, bahkan ayahnya Riana mati ditangan ketua gangster Naga Merah itu.


Riana segera membuka helmnya, dia sama sekali tidak takut pada mereka. "Mengapa kalian menghalangi jalanku?"


"Kami diperintahkan oleh ketua untuk memenggal leher kamu, agar kamu tidak menghalangi jalan kami lagi." jawab salah satu anggota Naga Merah.


Riana segera menodongkan pistol ke arah mereka semua, dalam bentuk sebuah pengancaman.


Akan tetapi tanpa Riana sadari, ada seseorang di belakang Riana. Orang itu memukul kepala Riana dengan pipa besi.


Buukk...


"Arrrggghhh!" Riana meringis, sampai kepalanya bercucuran darah segar, membuat kepalanya terasa sangat pusing. Sehingga pistolnya terjatuh ke aspal.


Riana berusaha untuk melawan, dia melayangkan tinju pada pria yang memukulnya itu, sehingga terjadi perkelahian diantara mereka berdua.


Bugh...


Bugh...


Bugh...


Mereka saling memukul dan saling menghindar agar tak terkena pukulan, walaupun cukup membuat wajah mereka babak belur.

__ADS_1


Anggota Naga Merah yang lainnya mencoba membantu untuk menyerang Riana.


Mungkin karena kepala Riana terluka, membuat kepalanya sangat terasa pening, apalagi mereka bermain keroyokan, satu lawan delapan, bagaimana bisa Riana mengalahkan mereka.


Buukkk...


Ada salah satu dari mereka yang memukulkan pipa besi lagi ke kepala Riana, Riana merasakan kepalanya semakin terasa pening, semuanya nampak samar-samar, sampai dia tak bisa menjaga keseimbangan tubuhnya lagi, lalu dia ambruk ke aspal.


Para anggota Naga Merah tertawa puas melihat Riana yang telah tumbang. Dua orang dari mereka segera membawa Riana masuk ke dalam mobil, biarkan bos mereka yang membunuhnya sendiri.


Dave baru sampai disana, wajar saja jika terlambat datang, karena jarak antara mereka sangat jauh sekali, ditambah dengan kondisi jalanan yang rusak. Pulau ini sangat tidak terurus.


Dave melihat ada motor Riana berada ditengah jalan, "Bukankah itu adalah motornya Riana?"


Dave keluar dari mobilnya, dia memperhatikan motor berwarna hitam itu, dia yakin motor tersebut adalah motor miliknya Riana.


Dave segera masuk ke dalam mobilnya lagi.


[Jasa melacak target 5000.000.]


Dave menghela nafas, "Oke deal 5 juta."


[Uang 5000.000 telah dikurangi secara otomatis untuk biaya lacak sistem.]


[Nama: Dave Aliando


Usia: 29 tahun

__ADS_1


Baterai kekuatan fisik : 42%


Ketampanan: 125


Pesona: 105


Omset Restoran: 3.046.325.000.000


Dana: 172.999.666.000.000


Level: 4.]


[Target sekarang sedang dibawa ke Markas Naga Merah.]


"Naga merah?" Dave mengerutkan keningnya.


[Naga merah adalah gangster yang sangat brutal, sering melakukan pencurian pada masyarakat di pulau ini, mereka juga tak segan melenyapkan nyawa korban, bahkan melakukan pemerkosaan pada wanita-wanita yang ada disini.]


Mereka dendam pada Riana karena Riana telah membunuh salah satu anggotanya yang telah melakukan pemerkosaan dan pembunuhan pada seorang wanita di pulau ini.


Dave segera mengendarai mobilnya kembali, semoga dia masih bisa menyelamatkan Riana, karena kalau target mati, dia pun ikut mati, dalam arti Dave telah gagal menjalankan misi dari sistem.


...****************...


Riana tersadar dari pingsannya, perlahan-lahan dia membuka kedua matanya, kepalanya masih terasa pening. Dia kaget saat menyadari kalau dia berada disebuah markas.


"Hahaha... senang bertemu denganmu, Riana. Walaupun pertemuan kita harus dramatis, karena sebentar lagi aku akan memenggal kepalamu, akan aku kirimkan pada masyarakat disini, bahwa pahlawan mereka sudah tidak ada lagi. Dan aku akan menjadi penguasa di pulau ini." kata Ziro, ketua Naga Merah.

__ADS_1


Riana belum bisa merespon apa-apa karena kepalanya terasa sangat pening sekali. Riana melihat Ziro berjalan ke arahnya, dia mengayunkan pedang untuk memenggal kepala Riana.


Riana memejamkan kedua matanya, dia tak bisa berbuat apa-apa, karena kaki dan tangannya telah diikat. Walaupun dia seorang ketua gangster, tapi tetap saja dia juga seorang wanita, yang memiliki ketakutan, takut tak bisa bertemu dengan adiknya lagi. Berharap keajaiban datang untuk menolongnya.


__ADS_2