Terlalu Tampan (Sistem Casanova Menjadi Kaya)

Terlalu Tampan (Sistem Casanova Menjadi Kaya)
Situasi Gawat


__ADS_3

"Cepat hancurkan restoran itu!" teriak wanita bernama Riana.


"Baik, Nona." semua anggota gangster The Black berlarian untuk menghancurkan restoran milik Dave yang ada di Pulau X.


Riana adalah seorang ketua gangster The Black, dulu ayahnya yang mendirikan gangster tersebut, namun karena ayahnya sudah meninggal, dia lah yang menjadi penerusnya.


The Black memang sangat kejam kepada orang-orang yang berasal dari luar pulau, apalagi kepada mereka yang dengan seenaknya membangun perusahaan semacam hotel, restoran, ataupun pabrik disana.


Para masyarakat tidak mengkehendakinya, makanya mereka meminta pada Riana untuk menghancurkan berbagai macam bisnis milik orang luar, hanya penduduk Pulau X yang boleh berbisnis disana.


Walaupun Riana terlihat garang di luar, tapi dia menjadi kakak yang baik dan cantik untuk adiknya yang masih berusia 8 tahun itu.


"Kakak habis dari mana?" tanya Rendra, adiknya Riana. Dia berdiri di teras rumah yang sederhana, menunggu Riana pulang.


Riana tidak ingin adiknya tau dengan kejahatan yang dilakukan olehnya, walaupun terkesan jahat, tapi semua masyarakat sangat berterimakasih padanya, dia begitu disegani oleh masyarakat disana. "Kakak habis ada acara dengan teman."


...****************...


Dave telah memiliki sebuah kantor, yang berada di kota A, disana adalah kantor utama Seven Powers, dan Erlangga sebagai asisten pribadinya. Menjadi seorang pengusaha tentu saja sangat membuat Dave sibuk, apalagi dalam mengelola restorannya yang kini telah mencapai 50 cabang, bukanlah hal mudah.


Baterai kekuatan fisiknya kini telah mencapai 50%, tapi tumben sekali sistem belum menujukan juga targetnya, padahal dadanya Dave sudah mulai terasa sakit.


"Sistem, target kelima kenapa belum muncul juga?" tanya Dave pada cincinnya.


[Sabar Tuan, orang sabar disayang sistem.]

__ADS_1


"Tapi baterai aku tinggal 50% lho."


[Perhematlah terus.]


Dave hanya bisa menghela nafas, dia seharusnya sadar bahwa sistemnya tidak bisa diajak curhat.


Tok...


Tok...


Tok...


Dave mendengar sebuah ketukan pintu, dia segara menyuruh orang itu masuk ke dalam ruangannya.


Ternyata Erlangga, dia ingin melaporkan masalah yang ada di Pulau X. "Maaf Pak, saya dengar di Pulau X terdapat kekacauan, restoran kita telah di rusak oleh sekelompok gangster yang ada disana."


Dave tercengang mendengarnya. "Lalu bagaimana kondisi restoran kita?"


"Sudah mereka hancurkan, Pak. Saya rasa situasi di Pulau X sedang tidak aman, disana ada sekelompok gengster yang ingin menguasai Pulau X. Banyak yang bilang mereka sangat sadis sekali."


Dave menjadi kesal mendengarnya, dia terpaksa harus pergi langsung ke Pulau X.


...****************...


Dave telah sampai di Pulau X, dengan menggunakan pesawat pribadinya, dia membiarkan pesawat beserta sang pilot di bandara, menunggunya.

__ADS_1


Dave segera mengendarai mobil mewahnya, menuju restoran yang telah dihancurkan oleh sekelompok gangster The Black, membuat Dave sangat geram.


Dave semakin dibuat kesal karena kondisi jalan disana, macet total.


"Kenapa bisa macet total begini? Aku pikir di kampung tidak akan macet seperti ini."


[Ada sebuah bus yang terguling tepat di tengah rel kereta api, Tuan.]


Save tercengang mendengarnya, "Lalu bagaimana kondisi bus itu sekarang? Bagaimana kalau ada kereta api yang melintas?"


[Para penumpang terjebak di dalam bus. Kereta api sebentar lagi akan melintas.]


Sementara itu di dalam bus, banyak anak-anak yang sedang menangis, mereka tidak bisa keluar dari bus tersebut, bukan hanya menangis, tapi mereka juga merintih kesakitan, ada banyak anak-anak yang terluka, dan terhimpit oleh kursi bus sehingga sulit untuk diselamatkan.


"Kak Riana, tolong aku." Ternyata adiknya Riana ada disana, dia menangis memanggil nama kakaknya.


Bus yang dia tumpangi adalah sebuah bus pengantar jemput anak-anak sekolah. Karena supir mengantuk, membuat bus tersebut oleng dan hampir menabrak sebuah mobil, maksudnya ingin menghindari mobil tersebut tapi sang supir tidak bisa mengendalikannya, sehingga bus tersebut terguling tepat di rel kereta api.


Orang-orang yang mencoba untuk menyelamatkan para korban di bus tersebut, mereka panik saat mendengar ada suara kereta api yang akan segera melintas.


"Ada kereta api lewat!"


Mereka segera berlarian untuk menyelamatkan diri.


Deru suara mesin kereta api terdengar bergemuruh, menimbulkan suara yang mencicit memekakkan telinga. Membuat anak-anak yang ada dia dalam bus itu menjerit histeris, sementara sang supir telah pingsan akibat benturan yang keras.

__ADS_1


__ADS_2