Terlalu Tampan (Sistem Casanova Menjadi Kaya)

Terlalu Tampan (Sistem Casanova Menjadi Kaya)
Menyumbang Pada Masyarakat Miskin


__ADS_3

Dave nampak menganga memperhatikan kondisi restorannya yang telah hancur, mungkin karena warga pulau X begitu fanatik, sehingga melarang keras orang dari luar pulau untuk membangun perusahaan di sana.


Dave menginginkan membangun restoran di pulau X, karena pemandangan disana sangat indah sekali, apalagi di pulau itu hanya memiliki restoran yang jumlahnya sedikit, dia harap memiliki keuntungan yang besar di pulau itu, tapi ternyata malah menjadi buntung.


Dalam dunia bisnis, Dave tak ingin mengalah, karena itu dia tetap ingin membangun restoran disana, bahkan sekarang dia menyuruh para pekerja kuli bangunan untuk membangun kembali restorannya. Biar dia nanti menghadapi sendiri para gangster disana.


[Seharusnya Tuan mengambil hati dulu masyarakat disini, agar mereka mengizinkan Tuan untuk membangun restoran disini.]


Sistem memberikan saran.


"Bagaimana caranya?" tanya Dave.


[Dengan kekuatan uang yang Tuan miliki.]


...****************...


Dave mengundang semua masyarakat yang ada disekitar restorannya, untuk hadir ke pestanya, kebetulan hari ini Dave telah menyewa Vila disana.


Dave menjamu mereka dengan banyak makanan yang lezat dan mewah.


Para masyarakat terpaksa hadir, walaupun dengan hati penuh rasa benci karena tak suka dengan orang luar. Namun mereka terperangah saat melihat ketampanan si pemilik restoran Seven Powers tersebut.


Sampai banyak sekali yang memuji ketampanannya, apalagi dari kalangan kaum hawa.


Bukan hanya menjamu makanan pada mereka, tapi Dave juga memberikan bingkisan pada masyarakat disana.


"Wah Pak Dave, seharusnya tidak usah repot-repot memberikan kami bingkisan," Pak Lurah disana merasa tidak enak hati menerimanya.


"Oh tidak apa-apa, Pak. Saya malah senang bisa berbagi. Boleh saya lihat daftar warga kurang mampu disini?"

__ADS_1


Dave memang awalnya ingin mengambil hati para masyarakat disana, tapi dia memang aslinya seorang pria yang memiliki sifat yang sangat tulus.


"Buat apa ya Pak Dave?"


"Saya ingin membagi sedikit rezeki saya pada mereka."


"Waduh, gak usah repot-repot Pak Dave."


"Tidak apa-apa, saya senang melakukannya."


Pak Lurah pun memberikan daftar nama warga yang kurang mampu disana, ternyata ada sekitar 100 orang, Dave ingin memberikan masing-masing 10 juta pada mereka.


[Uang 1.200.000.000 telah dikurangi secara otomatis untuk biaya menyumbang pada orang miskin dan juga menjamu masyarakat disini.]


[Nama: Dave Aliando


Usia: 29 tahun


Ketampanan: 125


Pesona: 105


Omset Restoran: 3.046.325.000.000


Dana: 172.999.671.000.000


Level: 4.]


Dave merasa terketuk hatinya saat melihat orang-orang miskin yang ada disana, mereka tinggal di rumah yang kumuh, bahkan kadang satu hari tidak makan sama sekali, teringat dengan dirinya yang dulu begitu miskin.

__ADS_1


"Terimakasih Pak Dave, semoga kebaikan Pak Dave mendapatkan balasan dari Tuhan." ucap seorang nenek tua sambil menangis menerima uang pemberian dari Dave, Dave memang ingin memberikannya sendiri pada orang-orang miskin disana.


"Iya sama-sama, nek."


Nenek tersebut adalah orang ke seratus yang Dave temui. Setelah selesai memberikan uang pada mereka, Dave dan Pak Lurah Jaka harus berjalan melewati hutan, karena rumah nenek tersebut berada di tengah hutan.


"Beginilah warga miskin disini, Pak Dave. Mereka bisa makan karena sering mendapatkan bantuan dari Nona Riana."


"Riana? Siapa dia?" Dave menjadi penasaran pada sosok wanita itu.


"Dia adalah sosok yang kami segani disini, dia sering menyumbangkan uang pada masyarakat miskin disini, tapi dia juga bisa berbuat kejam pada masyarakat yang melakukan kejahatan."


Riana bukan orang kaya raya, dia tinggal bersama adiknya di rumah yang sangat sederhana.


Riana dan para anggota The Black sering melakukan pencurian pada tempat perjudian ataupun pada orang luar yang nekad datang kesini, lalu memberikan uang itu pada masyarakat miskin.


Karena masyarakat Pulau X masih fanatik, tidak menerima kehadiran masyarakat luar disini.


"Kalau begitu biarkan saya ikut membantu juga Pak Lurah, saya ingin menjamin hidup 100 orang itu, biarkan saya menyumbang mereka 10 juta tiap bulan."


Pak Lurah merasa tersentuh mendengarnya. "Wah terimakasih banyak Pak Dave, mereka memang membutuhkan sekali bantuan, sayangnya orang-orang kaya disini begitu acuh pada sesama."


"Iya, Pak. Sama-sama."


"Saya dan masyarakat sudah sepakat untuk tidak mempermasalahkan Pak Dave mau membangun restoran disini juga. Tapi lebih baik Pak Dave harus bisa menerima izin dari Nona Riana juga, karena keputusan kami tergantung Nona Riana."


Dave menjadi curiga apa mungkin Riana adalah dalang yang menghancurkan restorannya. "Apa mungkin dia itu ketua gangster The Black?"


"Iya, benar sekali, Pak."

__ADS_1


Dave tak menyangka ternyata ketua gangster The Black adalah seorang wanita.


__ADS_2