Terlalu Tampan (Sistem Casanova Menjadi Kaya)

Terlalu Tampan (Sistem Casanova Menjadi Kaya)
Serangan Para Gangster


__ADS_3

Setelah urusannya di Kota B selesai, Dave memutuskan untuk segera pulang, apalagi dia sedang merindukan Reva, ingin secepatnya bertemu dengan gadis cantik itu.


Dave menjalankan mobilnya dengan kecepatan normal, malam ini sudah pukul 7 malam, namun suasana dijalan yang Dave lalui begitu sepi.


Dave memutar musik, agar suasana tidak terlalu sepi, kemudian dia bersiul menikmati musik yang dia dengarkan.


Dave harus melewati hutan di sepanjang jalan. Suasana disana begitu gelap, hanya mengandalkan cahaya lampu mobil.


Dave dari dulu mungkin terbiasa hidup mandiri, jadi walaupun sekarang dia memiliki banyak uang, tapi dia merasa tidak membutuhkan supir ataupun bodyguard. Dia tidak ingin terlalu mengandalkan orang lain.


Malam itu Dave dikejutkan dengan ada tiga mobil menghalangi jalannya. Beruntung Dave segera menginjak rem, agar tidak menabrak mobil yang ada di depannya.


Dave segera keluar dari mobil dengan emosi, Dave terkejut saat melihat ada 18 orang mengepung dirinya. Ternyata mereka adalah anak buahnya Anjas, Anjas memerintahkan mereka untuk membunuh Dave dan mengambil cincin yang dipakai oleh Dave.


"Sistem, aku ingin membeli 10 pukulan mematikan, dan 8 tendangan dahsyat." ucap Dave dengan pelan, Dave tidak ingin membuang tenaga untuk menguras energinya, apalagi baterai kekuatan fisiknya semakin menipis.


[Baik Tuan, uang 26.000.000 telah dikurangi secara otomatis untuk pembelian 10 pukulan mematikan dan 8 tendangan dahsyat.]


[Nama: Dave Aliando


Usia: 29 tahun


Baterai kekuatan fisik : 50 %

__ADS_1


Ketampanan: 110 %


Pesona: 95 %


Omset Restoran: 1.332.000.000


Dana: 28.997.770.000.000


Level: 3.]


Dave melihat mereka ada yang memegang pipa besi, pisau, bahkan ada juga yang membawa pedang. Lawannya sangat berat sekali, namun dia harus bisa mengalahkan mereka.


"Seraaang!" perintah Dirga, orang yang dipercayakam untuk memimpin penyerangan tersebut.


Dave harus bisa menggunakan kecepatan tangan dan kakinya untuk melawan mereka.


Kedelapanbelas orang itu berlarian untuk menghajar Dave, Dave dengan cepat memberikan pukulan keras pada beberapa orang.


Ada lima orang yang terkena pukulan Dave, tepat didadanya, membuatnya kelima orang itu terkapar pingsan di aspal.


Dave memberikan tiga tendangan pada tiga orang, membuat mereka terpental sedikit menjauh dari jaraknya.


Dave memukul lagi dengan cepat pada empat orang. Membuat empat orang itu terjungkal tak berdaya.

__ADS_1


Namun...


Dave merasakan ada sebuah pipa besi menghantam kepalanya dari belakang, sehingga kepala Dave terluka dan mengeluarkan darah, membuat kepalanya terasa pening dan sakit.


Rupanya orang yang memukulnya adalah Dirga. Dia sengaja berdiri di belakang Dave.


Dave membalikkan badan untuk menyerang Dirga, namun Dave merasakan ada sebuah pisau menancap di perutnya.


Jleebb!


"Arrrggghhh!" Dave mengerang kesakitan, darah segar bercucuran dari perutnya. Rasa perih kini menjalar di sekujur tubuhnya.


Dave tak dapat menahan keseimbangan tubuhnya, kakinya terasa begitu lemah, dia terduduk dengan posisi berlutut, tak sanggup untuk berdiri.


Dirga memperhatikan cincin yang ada di jari manis Dave, dia harus segera mencuri cincin tersebut, namun dia harus membunuh Dave terlebih dahulu.


Anjas menyuruh Dirga untuk memotong tubuh Dave, di buang secara terpisah, atau tubuhnya dibakar, agar Dave tidak bisa hidup lagi.


[Tuan, bertahanlah!]


Sistem mencoba untuk memperingati Dave.


Dirga tersenyum smrik memperhatikan Dave yang sudah tak berdaya, dia segera merebut pedang dari tangan salah satu anak buahnya, lalu dia mengayunkan pedang itu untuk menghunuskannya ke arah leher Dave.

__ADS_1


"Bersiaplah untuk mati, hahaha..."


__ADS_2