
Tak terasa waktu begitu cepat berlalu, hari ini Ika disibukkan untuk membuat laporan selama magang yang merupakan syarat untuk mendapatkan nilai akhir semester. Diapun harus tinggal selama beberapa hari dirumah sahabatnya yang bernama ziska untuk menyelesaikan laporan tersebut. Di sana tidak hanya Ika saja melainkan sebagian dari mereka juga ikut bermalam untuk menyelesaikan laporan tersebut yang dimana waktunya sudah sangat mepet yang membuat mereka harus kerja rodi. Padahal kan laporan tersebut sebenarnya bisa saja selesai tepat waktu tetapi karena mereka acuh tak acuh dengan tugas yang diberikan sehingga mereka harus bekerja 2 kali lipat dari sebelumnya. Andaikan mereka mengerjakannya sedari awal maka mereka tidak kelimpungan seperti sekarang. Bukannya malas tapi mereka mengerjakan tugas jika mood mereka bagus karena jika moodnya tidak bagus dalam mengerjakan tugas maka tugas tersebut hanya di lihat tanpa disentuh sedikitpun. Hidup mereka mah terlalu santai tapi jangan salah Lo IPK mereka pun hampir mencapai rata-rata walaupun kelihatannya malas tetapi jika sudah mengerjakan tugas maka mereka akan serius mengerjakan sampai selesai.
Dan disinilah mereka harus memutar otak agar bisa menyelesaikan laporan terakhir ini dengan tepat waktu dan mendapatkan nilai yang bangus.
"Huh akhirnya selesai juga" kata Ika senang sambil meregangkan otot-ototnya yang kaku karena sedari tadi duduk di depan laptopnya.
"Gue tinggal sedikit lagi" kata ziska menimpali.
"Gue juga" sahut Fitri dan Rina bersamaan karena mereka kebetulan satu kelompok jadi mereka bekerja bersama.
"Semangat ya" ujar Ika menyemangati.
"Huh akhirnya gue juga selesai" ujar indah senang.
__ADS_1
"Huh kalian ma enak, pembimbing kalian ramah semua. lah gue galak banget njirr salah dikit saja langsung di revisi huh" sungut ziska kesal.
"Sama gue juga, masa toh hanya karena tanda baca doang gue harus mengulang lagi dari awal" ujar Rina menimpali.
"Hahaha sabar ini ujian" ucap Ika tergelak.
"Semua akan indah pada waktunya" sahut Indah menimpali.
Beberapa saat kemudian mereka semua sudah menyelesaikan laporan akhirnya, tinggal di print untuk digunakan sebagai bahan acuan dalam sidang skripsi besok lusa.
Mereka pun membereskan pekerjaannya kemudian ikut bergabung dengan kedua sahabatnya yang sedang rebahan dan bergosip ria disana.
"Nggak terasa ya sudah hampir 4 tahun kita bersama" lanjut Ika mengenang kembali masa-masa awal mereka dekat sampai sekarang.
__ADS_1
"Iya ya, pastinya jika lulus nanti pasti kita tidak akan seperti ini lagi" ucap ziska sendu.
"Lo benar!! semuanya pasti pada sibuk dengan dunianya masing-masing apalagi jika ada salah satu dari kita yang sudah menikah pasti dia akan sibuk dengan suaminya kelak" ujar indah menatap lurus ke depan.
"Hmm kalian tenang saja jika gue sudah menikah kelak dengan yayang Didi pasti gue bakalan usahain untuk menyempatkan waktu untuk kalian secara kan yayang Didi itu sangat pengertian banget jadi pasti dia bakalan izinin gue kemana-mana gitu" ucap Ika mulai halu.
"Ck itu sih kalau kak Ardi mau melirik Lo" ejek Kiki pedas.
"Bener tuh, sadar woi dia itu tidak pernah kan melirik Lo sama sekali walaupun kalian berada sangat dekat" jengah Rina mengingatkan.
"Ya elah Lo menghancurkan khayalan gue tahu nggak. kan siapa tahu yayang Didi memang jodoh gue" ucap Ika mengerucutkan bibirnya.
"Serah deh serah" ucap mereka serempak.
__ADS_1