
Setelah puas menertawai Ika mereka semua pun segera memesan makanan atau pun minuman.
"nggak usah cemberut begitu, muka Lo tambah jelek tahu nggak. bisa-bisa yayang upa Lo bakalan ilfil lihatnya" canda Lia sambil cekikikan.
"auuh aah gelap" balas Ika lesuh.
"sudahlah ngapain sih mikirin dia, yang nyata nya nggak pernah mikirin lo. boro-boro mikirin lirik aja nggak" ujar Kiki dengan kejam.
"huh nah itu yang jadi masalahnya, ketemu aja jarang paling gue hanya pantau dia pada saat dia keluar rumah selebihnya ya kalian tahu kan" ungkap Ika sendu.
"Lo aja yang bego masih aja mengharapkan yang tidak pasti, masih banyak tahu nggak pria lain selain dia diluar sana" ucap Nidya jengah.
"gue bisa apa hati gue udah mentok sama dia hahahaha" jawab Ika tertawa tidak jelas.
"astaga sepertinya ni anak belum minum obatnya deh, jadi begini nih otaknya makin miring" kata Wiwing bergidik ngerih.
"Sepertinya begitu" ucap Ani menimpali yang di sambut gelak tawa dari semuanya.
__ADS_1
"gue begini juga gara-gara yayang Didi tahu nggak" ucap Ika tambah halu.
"kok gue jijik ya dengar nama panggilan Lo" ujar Nidya kejam yang di angguki semuanya.
"Gimana jadinya coba jika misalnya tetangga Lo itu menikah dengan orang lain, bisa-bisa Lo gila beneran deh" ucap Rina serius.
"kalau itu sih nggak akan, kalau memang dia bukan jodoh gue ya nggak apa-apa juga. kan jodoh sudah ada yang ngatur. gue sih fine-fine aja kalau jodoh alhamdulilah kalau tidak ya mau bagaimana lagi gue juga nggak bisa paksakan. masa iya gue nangis kejer pada saat dia akad haduh mau taruh dimana muka gue. gue juga masih punya malu tahu nggak" ucap Ika bijak namun di akhir kalimat kok nggak nyambung sih.
"taro di tempat semestinya lah masa iya taro di b***** Lo hahaha" jawab indah di sambut gelak tawa mereka.
"iyain ajalah gue malas debat unfaedah sama Lo" ucap Nidya jengah yang di angguki oleh yang lain.
"kalian memang the best friend gue hahaha" jawab Ika.
setelah menghabiskan makanannya mereka kemudian kembali ke kelasnya karena mata kuliah selanjutnya sebentar lagi akan dimulai.
*******
__ADS_1
"anjirr minggu depan bakalan magan nih, mana kita tidak satu kelompok lagi" gerutu Ika karena tidak satu kelompok dengan Fitri maupun Nidya.
"Ya mau gimana lagi sudah di tentukan pun teman kelompok beserta tempatnya. tapi untung saja masih di sekitaran kampus" jawab Nidya.
"huh terima saja kali" ujar wiwing.
"ya udah yuk balik gue mau istirahat, capek banget gue" ujar ziska.
"langsung pulang atau basecamp?" tanya Fitri.
"biasalah basecamp gue malas pulang jam begini mana udaranya panas lagi" jawab Nidya.
"serah deh serah gue sih ikut saja lagian kalau dirumah pun gue nggak ada kerjaan juga" ucap Ika malas.
"Ya udah yuk" ucap indah beranjak dari duduknya yang di ikuti yang lainnya.
mereka semua pun segera berlalu ke tempat yang mereka sebutkan tadi. yang tidak lain dan tidak bukan di tempatnya di kosannya Ani. walaupun ukurannya kecil tapi masih muak kok untuk 11 orang. kenapa 11 karena disana juga ada adeknya Ani yang masih SMP.
__ADS_1