Ternyata Jodohku Adalah Dia

Ternyata Jodohku Adalah Dia
Calon Menantu


__ADS_3

Di perjalanan terjadi kecanggungan diantara keduanya yang membuat Ika merasa tak enak, mau membuka obrolan tapi bingung mau ngomong apa.


"Oh iya sedari tadi kita belum kenalan, nama kamu siapa?" tanya ibu itu memecah keheningan.


"Ika aunty" jawab Ika sopan.


"Oh saya Mira" ucap Bu Mira.


"Kamu baru melakukan interview ya?" tebak Bu Mira melihat penampilan Ika yang begitu formal.


"Iya aunty" jawab Ika tersenyum cerah.


"Sepertinya kamu di terimah di tempat itu" tebaknya lagi yang melihat kebahagiaan yang terpancar dari wajah Ika.


Ika hanya mengangguk antusias.


"Ah iya aunty. Apa aunty tahu saya sangat bersyukur diterima Wijaya grup, perusahaan yang itu loh yang mempunyai banyak cabang di berbagai kota bahkan di luar negeri sekali pun " ucap Ika tersenyum bangga dan tanpa sadar dia mengeluarkan sifat aslinya yang cerewet itu.


'Wijaya grup? bukankah itu perusahaan yang di kelola oleh Reyhan?' gumam Bu Mira dalam hati.


"Wah benarkah? kamu hebat banget bisa keterima disana padahal kan katanya disana penyeleksian pegawainya sangat ketat" puji Bu Mira ikutan antusias.


entah mengapa, dia merasa cocok dengan gadis di sebelahnya ini.


"Ah aunty bisa saja, saya rasa itu cuman kebetulan saja karena sepertinya dewi fortuna sedang memihak padaku hahaha" ujar Ika merendah.


"Kamu ini" ucap Bu Mira menggelengkan kepalanya gemas.


"Katanya CEO nya ganteng loh dan masih single lagi" ujar Bu Mira dengan maksud mempromosikan anaknya.


"Wah benarkah? tapi sepertinya pemandangan indah itu tidak bisa saya lihat deh, secara kan saya cuman karyawan biasa. Mana bisa ketemu sama para petinggi itu" jawan Ika lesu.


"Kamu bisa kok menikmatinya setiap hari" ucap Bu Mira ambigu.

__ADS_1


"Maksudnya?" tanya Ika tak mengerti.


"dengan membuatnya bertekuk lutut padamu" jawab Bu Mira enteng.


"Bagaimana caranya?" tanya Ika polos.


"Menggodanya mungkin" jawab Mira asal.


"Idih ogah aunty!!! lagian saya tidak suka dengan seseorang yang memiliki kedudukan tinggi, karena biasanya mereka akan memanfaatkan kedudukan itu untuk menindas yang lemah walaupun wajahnya tampan dan pastinya mereka di kelilingi banyak perempuan yang menggoda imam. lalu bagaimana jika tergoda kan, saya nggak mau sakit hati melihatnya dengan yang lain " jawab Ika jujur.


Bu Mira hanya tersenyum mendengar jawaban dari ika.


'tidak salah lagi! kamu tenang saja nak, calon mami mu ini akan melakukan berbagai cara agar kamu bisa segera masuk di keluarga mami' gumam Bu Mira menyeringai licik.


"Di depan sana aunty" ucap Ika menunjuk pada rumah sederhana tempatnya mengontrak.


"Apa kamu tinggal sendiri?" tanyanya kepo.


"oh" jawab Bu Mira mengangguk mengerti.


"Mari mampir dulu aunty" ajak Ika sopan.


"Lain kali saja ya, karena saya masih ada urusan" tolak Bu Mira halus


"Ah iya, terimah kasih atas tumpangannya dan maaf sudah merepotkan aunty" ucap Ika tulus.


"Tidak kok sayang, kalau begitu aunty pamit ya" Pamit Bu Mira namun sebelum itu Ika mengambil tangannya untuk mencium punggung tangan Bu Mira sebelum pergi.


Bu Mira hanya tersenyum melihat kesopanan dari gadis di depannya, tekadnya semakin yakin untuk menjodohkan anaknya dengan gadis ini apapun caranya.


Setelah mobil yang di tumpangi oleh Bu Mira sudah tidak kelihatan lagi, Ika pun berjalan masuk ke dalam rumah dengan senyuman yang terus mengembangkan. dia sudah tak sabar menghubungi ibunya itu.


📞 assalamualaikum ma. Ika

__ADS_1


📞 waalaikumsalam, bagaimana hasilnya, apa di terimah?. Bu Fida


📞 Maafkan Ika ma. ucap Ika pura-pura sedih untuk mengerjai ibunya.


📞 Tidak apa-apa, mungkin itu bukan rezeki mu. Jadi kamu harus lebih berusaha lagi oke. jawab Bu Fida menenangkan sang anak.


Ika semakin melebarkan senyumnya mendengar ucapan ibunya.


📞 Ma. ucap Ika serius.


📞 Apa hmm?. tanya Bu Fida.


📞 Sebenarnya Ika di terimah disana dan besok Ika sudah bisa bekerja hahaha. jawab Ika kegirangan sambil melompat seperti anak kecil.


📞 Wah benarkah?. tanya Bu Fida tak percaya.


📞 iya Ma walaupun hanya sebagai karyawan biasa tapi gajinya lumayan besar Lo. ucap Ika bangga.


📞 Wah anak mama memang the best deh. ucap Fida penuh rasa syukur.


📞 Iya dong anak siapa dulu. ucap Ika membanggakan diri sendiri.


📞 Huh dasar kamu ya. ya sudah cepat sana bersihkan dirimu kemudian istirahat agar kamu tidak terlambat besok. ucap Bu Fida memberi wejangan.


📞 Siap bos. jawab Ika hormat walaupun ibunya tidak melihat apa yang dilakukan.


📞 mama sehat-sehat ya disana, jangan lupa doakan Ika supaya bisa sukses disini. ucap Ika.


📞 iya sayang pasti, kamu juga disana jaga diri ya, ingat pesan mama jaga kehormatan mu, jangan bekerja terlalu keras dan jangan lupa shalat. ucap Bu Fida memperingati


📞 iya ma. jawab Ika sebelum mengakhiri sambungan telponnya.


Ika hanya bisa tersenyum kecut mendengar kata kehormatan dari ibunya, andaikan ibunya tahu apa yang dia alami dulu pasti akan sangat terpukul. memikirkannya saja membuat dadanya sesak.

__ADS_1


__ADS_2