Terpaksa Menikah Dengan Dokter Kaya

Terpaksa Menikah Dengan Dokter Kaya
Buka Hati


__ADS_3

Selamat membaca Readers 💕.


.


.


.perhatian 21+


.


.


Sesampainya di Indonesia tentu saja orang pertama yang ingin sekali kutemui yaitu mama. Aku dan kemal langsung bergegas menuju rumah sakit tempat mama dirawat.


.


.


Kulihat suster baru saja keluar dari ruangan.


"Assalamualaikum mama.."


"Waalaikumsalam eh ayu anakku sini nak.."


"Mama sudah baikan?"


"Sudah kok nak, selamat ya nak mama bangga kamu Uda lulus S2 sekarang."


"Terimakasih ma berkat doa mama juga. Kapan mama boleh pulang? Ayu Anter ya ma.."


"Tadi kata suster nunggu keputusan dokter, sepertinya dia tidak tahu kalau dokternya mama itu ya Kemal menantu mama hehehe" mama tersenyum kecil . Senyum mama membuatku ikut bahagia. Mama sudah sehat.


Tak lama kemal datang, "assalamualaikum ma.."


"Waalaikumsalam.. "


"Hari ini mama sudah bisa pulang kok.." kata kemal.


"Alhamdulillah.. yuk ma, ayu Anter.. "


.


.


.


Sore itu setelah aku mengantar mama kembali kerumahnya.


"Mama yakin gak mau tinggal sama ayu aja?"


"Mama gak papa kan ada pembantu mama yg bantuin nanti. Uda kamu pulang aja sana sama kemal. Uda dua tahun kalian berpisah, pasti kangen kan hehehe.. " goda mama


"Ah mama ni bisa aja.."


"Mama pengen cepet cepet gendong cucu nih... "


"Mama lho.. jangan kenceng kenceng ngomongnya.. aku malu.."


"Hehehe.. yauda sana gih mama mau istirahat dulu.."


"Iiih.. anak sendiri diusir nih.. yaudah ayu pulang dulu ya ma.. ayok sayang." Kataku sambil mengajak kemal berdiri. Kemal sedari tadi hanya tersenyum saja mendengar percakapan antara ibu dan anak.


"Kemal pamit dulu ya ma, jaga kesehatan mama ya kalau ada apa apa langsung hubungi kemal aja ma.."


"Iya.. terimakasih nak.. mama titip ayu ya.. dia kadang masih manja dan kekanakan jadi yg sabar ya nak bimbing ayu."


"Tuh kan mama mulai lagi deh.. " kataku protes.


"Iya ma.. assalamualaikum.." kata kemal


"Waalaikumsalam.."


.


.


.


.


.


❤️ Sesampainya dirumah❤️


Setelah mandi, kurebahkan badanku diatas ranjang dengan posisi tengkurap. Rasanya aku sangat rindu tidur kasur ini.


Terdengar suara kemal keluar dari kamar mandi, dia duduk ditepiku.


Kutoleh dia, "Ada apa kemal ?"


"Ah gapapa.. aku seneng aja hari ini ada yg manggil aku sayang."


Aku ingat, iya aku sengaja memanggil nya sayang di depan mama supaya hubunganku tampak keharmonis dan mama tidak khawatir. Batinku.


.


.


"Hari ini kamu gak kerja ?" Tanyaku


"Aku masih cuti sampai besok, kamu pasti capek ya sayang pakai high heels tadi." Kata kemal sambil memijit betisku lembut.


"Ehm... iya dikit.." Aku mengerang kenikmatan merasakan pijitannya.


Kemal sangat mengerti apa yg aku butuhkan, tapi aku? Aku belum bisa mengerti apa yg dia mau. Mungkin walau sedikit aku harus menerima kenyataan kalau dia memang suamiku. Sampai kapan aku harus menutup hatiku?


"Ehm... Sayang.." kata kemal.


"Iyaa.."

__ADS_1


"Ehm.. gak jadi sayang.. gimana pijitannya enak?"


Sepertinya aku tahu maksudnya, dia pasti menginginkan s*x apalagi sudah dua tahun sejak aku pergi study ke Malaysia. Bagaimana bisa seorang pria menahan gairahnya selama itu? Mungkin kali ini aku mengerti apa yg dia mau.



Aku merubah posisiku menghadap ke kemal. Sambil menyibakkan rambutku kesamping. "Ehm.. sayang.. " kali ini aku memanggilnya tulus.


Kemal tampak kaget, dia menghentikan pijitannya. "Barusan kamu panggil aku sayang?"


"Iya.. sayang, gak boleh?"


"Ya boleh banget lah sayang" kemal tampak sangat senang, terlihat senyum lebar diwajahnya.



Aku memegang lengan atletisnya. "Sudah jangan dipijit lagi, kamu pasti juga capek, tidur aja sini." Dia menurut seperti anak kecil.


Sekarang kami saling menatap.


"Aku.."


"Aku.."


"Kamu dulu.." kataku.


"Kamu dulu sayang.." kata kemal


"Ehm.. okelah.. pertama tama aku mau.."


Belum selesai aku bicara, kemal tertawa. "Aahahaaha.. kamu mau pidato sayang?"


"Iiiisssshhh!!! Dengerin dulu Doong.." sambil menepuk nepuk kasur. Sedikit kesal sih saat aku lagi serius tapi di interupsi sama kemal.


"Sampai mana aku tadi, tuh kan jadi lupa.."


"Hehehe sampai kata mau tadi sayang.." kata kemal.


"Ah iya jadi aku mau berusaha membuka hatiku sekarang." Kata-kata ku barusan membuat kemal terdiam. Sesaat suasana jadi hening.


"Kok diem ? Apa aku salah ngomong?" Tanyaku.


"Nggak sayang, apa ini beneran aku gak lagi mimpi kan.." kemal mencubit pipinya sendiri "aahh sakit, coba aku cubit pipi kamu sayang?" Dia mencubit pipiku. "Aaasshhh sakit kemal".


"Jadi beneran kamu mau membuka hatimu buat aku?" Tanya kemal.


"Iyaa.." karena aku malu, aku merubah posisiku jadi terlentang. Berusaha menghindari kontak mata dengan kemal. Tapi kemal mengikutiku, dia naik ke atas tubuhku.


"Jangan malu sayang.. Aku akan berusaha jadi suami yg lebih baaaiik lagi." Kata kemal.


.


"Ehm.. sayang.. kamu berat sayang.." kataku.


"Ah maaf.. maaf aku terlalu senang.. hehe makasih ya sayang.." kemal memelukku.


.


"I love you sayang.. " kata kemal.


" love you too.." jawabku.


"Jadi sekarang uda boleh?" Tanya kemal. Wajahnya tampak sangat menggemaskan. Seperti anak kecil yg minta dibelikan es krim.


Aku tersenyum dan mengangguk.


Kemal kembali mencium bibirku, turun ke tengkuk leherku dia menghisap kuat sampai aku meremas sprei merasakan sakitnya kissmark yg ia berikan. "Kamu milikku sayang.." kata kemal. Dulu mendengar ia mengatakan ini rasanya aku benci sekali tapi sekarang rasanya aku sangat menyukainya.



Entah ada berapa tanda kissmark yg ia berikan di leherku. Puas dengan hasil kissmark nya, kemal kembali mencium ku dengan lembut. Tak terasa, Perlahan helai demi helai kain yg menempel ditubuh kami telah lepas. Kemal meremas lembut payu**raku. Semua dia lakukan dengan sangat lembut. Cukup lama dia menikmati dua gundukan kenyal size D milikku, "Aahh.. sayang.. " rintihku.



Sepertinya dia benar benar menyalurkan hasrat bercinta nya yg selama dua tahun ini tertahan. "Ahh.. sayang.. pelan..sakit.."


Dia mendengarku, frekuensi gerakannya sedikit berkurang. "Maaf sayang. Aku Uda gak tahan sayang pingin memasuki mu" Kata kemal. Ia mencium setiap inci tubuhku mulai kening terus turun sampai ke pusat tubuhku. Kepalanya terbenam diantara kedua pahaku. "Ehm.. s....sa..yang.. ahhh.. jangan disitu..aahh.. malu.." racauku



Kemal tak menghiraukan kata-kataku dia terus menarik ulur lidahnya dibawah sana.


Sampai aku merengkuh puncak kenikmatan. "Aah sayang aku mau..."


Kemal tampak sangat senang. "Lepaskan sayang aku tunggu..."BSelang beberapa saat terasa basah dan hangat dibawah sana. Sepertinya dia melahap habis cairan kenikmatan ku. "Slurrp.. slurrp.."



Kemal berdiri, tampak jelas kemaluannya sudah sangat tegang. "Ya Lord! Pemandangan apa ini... Besar banget itunya.. apalagi Perutnya juga makin sixpack aja ". Batinku.


"Kamu abis nge-gym sayang?" Tanyaku .


"Hehe iya selama kamu di Malaysia aku nge gym sayang.. maaf ya gak kasih tau kamu"


"Gapapa kok aku suka.." sambil menyentuh perut kemal.


"Aku mulai ya sayang.." kata kemal.


Dengan pelan tapi pasti kemal berusaha memasuki tubuhku dibawah sana. Dan sekali hentakan.


"Aahhh.. " rasanya tubuhku melayang. batang kemaluannya telah sepenuhnya masuk kedalam rahimku.


Kemal mulai melakukan aksi gerilyanya diatas ranjang. Meski sudah beberapa kali melakukan ini dengannya tapi kali ini rasanya berbeda. Aku sangat menikmati setiap hentakan yg dia berikan. "Ahhh.. aah.. terus sayang.."


Beberapa menit kemudian kemal mengambil posisi duduk, dia memanduku keatas pangkuannya, dan "Aaaahh!!!" Kemaluannya kembali masuk kedalam tubuhku. Kali ini posisi kami saling berhadapan. Kemal menghisap pay**araku bergantian, bahkan sesekali dia menggigit kecil dan membuatku terkejut. "Aauuwh.." erangku. Sambil memegang pinggang ku dan memanduku untuk naik turun. Gerakan kami semakin cepat dan tak terkendali. "Aaaahh iyaaa sayang teeruus..." rintihku


"I love you sayang.." kata kemal.


"Aahh.. love you too.. sayang.." jawabku.

__ADS_1


"Aaah.. ehm aku mau keluar sayang, didalam apa diluar sayang?. Tanya kemal.


"Aah.. terserah aah.." aku sudah tak bisa fokus lagi bicara.. semua fokusku hanya pada satu kenikmatan yg kemal berikan saat ini.



Sampai pada saatnya kami berdua berhasil mencapai puncak kenikmatan itu bersama sama. "Aahhh.. " peluh kami berjatuhan. Kurasakan hangatnya cairan kemal meluncur masuk sedalam dalamnya di rahimku. Kamipun lemas. Aku tersungkur dipelukan kemal dengan tetap merasakan miliknya masih berdenyut didalam va**naku. Aku iseng mencengkeram kuat benda itu dan membuat kemal terkejut. "Ahh! Kamu jail ya sayang" dia menyentil hidungku.


"Hehehe.. maaf.. aku gemas.."


"Kamu hebat sayang.. makasih ya.." kata kemal sambil mengelus kepalaku.



Malam ini menjadi malam yg panjang untuk kami. Entah berapa kali kami bercinta, setiap kemal terbangun setelah terlelap sejenak dia kembali menghentakkan miliknya kedalam tubuhku. Kini Pria asing yg dua tahun lalu sangat kubenci. Menjadi pria yg memiliki diriku seutuhnya. Bukan hanya tubuhku tapi juga hatiku.❤️❤️❤️


.


.


.


.


.


.


❤️Keesokkan harinya❤️


.


.


.


Perlahan kubuka mataku, tampak samar-samar Kemal memandangi ku entah sejak kapan itu terjadi. "Pagi sayangku.." katanya. "Ehm.. pagi.. sejak kapan kamu liat aku tidur sayang? Aku pasti jelek banget ya.." aku sembunyi dibalik selimut. "


perlahan kemal menyibak selimutku. "Kamu selalu terlihat cantik dimataku sayang.."


"Iisssh Uda ah aku mau mandi daritadi kamu gombalin terus.." kataku sambil berlalu ke kamar mandi. "Ah.." nyeri sekali rasanya.. kemal bangun dan membantuku berjalan "sayang kamu baik baik saja? Maaf semalam aku kelepasan. Ayo aku bantu kamu mandi ya.." Kata kemal.


"Ehm.. iya makasih .."



Di kamar mandi kemal menyiapkan air hangat untukku.. kulihat di sekujur tubuhku ada banyak sekali bekas ciumannya semalam. Aku tersenyum kecil. Tampaknya kemal tahu, "ada apa sayang?"


"Nggak.. gapapa.. "


"Sini aku bantu menggosok punggungmu sayang.." kata kemal.



Setelah mandi, kami saling memakai pakaian masing-masing. Kemal membantuku mengeringkan rambutku. Semua dia lakukan dengan penuh kasih sayang.


"Sayang.. boleh aku bertanya sesuatu." Tanya kemal.


"Apa ?"


"Sebenarnya aku masih tidak percaya kalau kamu akan memilih ku. Aku pikir kamu akan memilih pria itu."


"Siapa? Afrizal? " Sahutku.


"Iya.. kenapa sayang?"


"Kamu kepo aja apa kepo banget??" Jawabku jail.


"Hmm dari kemarin kamu jailin aku terus sayang, awaaaas yaaa jangan salahkan aku kalau kissmark ditubuhmu nambah"


"Idiiiih ngancamnya ngeri gitu sayang.. huuu aku takuuut.." kataku dengan nada sedikit mengejek.


Kemal mungkin sudah sangat gemas dengan tingkahku, dia mematikan hair dryer dan menggendong ku dibahunya turun ke dapur.


"Kemal turunin aku.. "


"Ini hukuman kamu sayang.. " kata kemal sambil menepuk pant*tku.


"Iyaa.. maaf... Uda ya turunin.."



Sesampainya di dapur, kami sarapan bersama. Menghilangkan Rasa lapar setelah semalam bertempur hebat.


.


.


.


.


Bersambung..


.


.


.


Bagaimana dengan Afrizal ya guys?


.


.


.


Thanks Readers jangan lupa tap dan komentar yaa ❤️❤️❤️

__ADS_1


__ADS_2