Terpaksa Menikah Dengan Dokter Kaya

Terpaksa Menikah Dengan Dokter Kaya
Remake ex Novel Forbidden Love - TMDDK Episode 3 - Perhatian Kecil


__ADS_3

Keesokan harinya, ayu membuka matanya.


"Ya ampun! Bagaimana aku bisa tertidur lelap!" Ia duduk dan melihat kondisi piyama yang ia kenakan. Ia berusaha memastikan bahwa semalam tidak terjadi apa-apa.


Ayu melihat ke sisi ranjang tempat dimana kemal tidur tapi matanya tidak mendapati sosok pria yang sudah menjadi suaminya itu. Bantal dan guling yang dia letakkan juga tampak sama dengan saat sebelum dia tertidur kemarin malam.


"Semoga saja dia sudah berangkat." Gumam ayu


Ayu turun dari ranjang dan segera membersihkan diri. Setelah mandi ayu turun ke dapur untuk menyiapkan sarapan.


Tapi langkahnya melamban sesaat setelah ia menyadari ada seseorang di dapur.


ia perlahan berjalan mendekat dan melihat ada seorang wanita tampak tengah memasak.


"Kamu siapa?"


"Oh ya ampun maaf mbak saya kaget, saya ART mbak.. nama saya sri."


Perempuan itu tampak berusia sekitar kurang lebih 40 tahunan.


"Oh.. saya ayu."


"Iya mbak ayu istrinya pak kemal kan ? Hehehe ternyata lebih cantik aslinya loh daripada di fotonya.. saya kemarin dikasih lihat sama pak kemal. Eh maaf Mbak ayu mau sarapan sama apa saya akan siapkan segera."


"Hmm.. hehe makasih bik sri, ayu mau roti sih.. ada roti kah bi? Saya akan buat sendiri, bibi bisa lanjut."


"Tapi.. tadi pak kemal bilang saya harus siapkan sarapan setelah mbak ayu bangun."


"Gapapa bi.. untuk sarapan aku bisa bikin sendiri kok. Mungkin nanti bibi bisa tolong bantu masak buat makan siang dan malam. Terimakasih bi."

__ADS_1


Sepanjang hari ayu menghabiskan waktunya untuk menonton drakor dikamar. Sebuah aktivitas yang biasa dilakukan wanita saat tidak ada kerjaan atau dalam bahasa kekinian adalah gabut. Ayu menonton drakor sampai tak terasa hari telah semakin gelap.


"Sepertinya sudah waktunya dia pulang."


Ayu bingung apa yang harus dia lakukan. Dia tidak ingin bertemu atau bahkan berbicara dengan pria itu. Bukan tidak mau berbicara, hanya saja dia masih sangat canggung untuk bertatap muka dengan kemal.


Sore harinya, bi sri telah pamit untuk pulang. Sebelum pulang bi sri telah menyiapkan makan malam untuk ayu dan kemal.


Selang beberapa menit setelah kepulangan bi sri, kemal pun sampai rumah.


Ayu nampak sedang duduk di ruang tv dan menyaksikan acara favoritnya. Ayu tidak menyadari kedatangan suaminya itu.


"Ehem.." kemal mencoba mencuri perhatian ayu tapi tampaknya ayu masih fokus dengan acara tv.


Kemalpun pergi kekamar dan mandi. Setelah itu ia pun mulai makan malam seorang diri tanpa istrinya.


Tak lama kemudian ia mendekati ayu kembali tapi ternyata ayu telah tertidur didepan tv yang masih menyala.


Kemal juga tidak ingin membangunkan ayu yang terlihat begitu pulas. Pada akhirnya dia hanya bisa memberikan dua buah selimut miliknya untuk dipakai oleh ayu.


"Selamat tidur istriku.." kemal pun kembali ke kamarnya setelah menyelimuti ayu dan mematikan tv.


-------------------


"Ayu! Kamu itu istriku! Sudah kewajiban kamu sebagai seorang istri yaitu melayani aku suamimu!"


Kemal memegang erat lengan ayu. Sedangkan ayu berusaha untuk melepaskan diri dari cengkeraman tangan kemal.


"Gak mau mas tolong ngertiin aku! Aku belum siap mas!" Ayu menangis tersedu-sedu.

__ADS_1


"Mau sampai kapan aku menunggu! Kamu dengar sendiri kan kalau kedua orang tua kita sudah sering bertanya tentang kehamilanmu! Bagaimana kamu bisa hamil? Aku bahkan belum pernah menyentuhmu!"


"Sakit mas.. lepaskan tanganku mas.."



"Mas.. mas.." gumam ayu dalam tidurnya. Sontak ia membuka matanya dan terbangun. Dadanya berdegup kencang. Napasnya tersengal sengal.


"Ya ampun untung saja cuma mimpi.."


Tangannya meraba selimut yang menutupi tubuhnya.


"Loh ini kan selimutnya.. apa jangan-jangan mas kemal."


Ayu bangun dan berjalan menuju ke kamar.


Ia mengintip dari balik pintu sebelum masuk untuk memastikan apakah kemal telah tertidur atau belum.


Ayu melihat kemal terbaring di ranjang, tapi ia tidak dapat melihat apakah mata kemal sudah terpejam.


Ia menarik napas dalam-dalam dan memberanikan diri untuk masuk.


Pintu telah terbuka, tidak ada respon dari kemal. Ayu berjalan berjinjit dan melihat kemal sudah tertidur. Perlahan ia mengembalikan selimut milik kemal ke tubuh pemiliknya.


"Huf.. Rasanya ini lebih menegangkan daripada mimpi tadi" batin ayu.


Ayu kembali ke posisinya dan kembali tidur. Disisi lain, Kemal tersenyum tipis. Dia merasa senang mendapat sedikit perhatian dari istrinya.


"Terimakasih ayu.." batin kemal.

__ADS_1


Ia berharap kedepannya hubungannya dengan ayu bisa terus membaik.


Kemal tidak akan berhenti berusaha untuk membuat ayu bisa menyukainya sedikit demi sedikit.


__ADS_2