Terpaksa Menikah Dengan Dokter Kaya

Terpaksa Menikah Dengan Dokter Kaya
Season 2 #Badai Pasti Berlalu


__ADS_3

Tak terasa sudah dua hari berlalu, kemal tiba untuk menjemput isteri dan putrinya.


kemal: "Pagi putriku sayang.. "


alea: "pagi juga pa.. "


bersamaan dengan itu, ayu menyusul dibelakang alea.


kemal: "alea sayang.. papa boleh ngomong sebentar sama mama kan?"


alea mengangguk.


kemal berusaha meraih kedua tangan ayu namun langsung ditangkis oleh ayu.


ayu: "duduklah.. "


kemal: "mari kita pulang sayang.."


ayu: "aku sudah memutuskan. keputusan ku tetap bahwa kita akan bercerai. besok pengacara ku akan mengurus semuanya. kau tidak perlu datang ke persidangan. hari ini aku akan mengemasi bajuku dan alea dia akan tetap disini."


kemal membisu mendengar kata kata ayu. ia tidak tahu harus bagaimana lagi untuk meyakinkan ayu bahwa ia sungguh-sungguh menyesal.


kemal: "apa benar-benar sudah tertutup pintu hatimu buat aku? ayu? coba tatap aku."


ayu menolak untuk kontak mata dengan kemal. ia tidak ingin menjadi lemah dengan mengingat kembali masa-masa indah bersama kemal.


kemal: "baiklah kalau itu mau mu. aku akan menuruti keinginan mu! "


sekalipun jika kita nanti berpisah, aku akan tetap mengejarmu.


ayu: "bagus! itu yang aku mau!"


Sesampainya di rumah kemal. Ayu segera masuk dan menuju ke kamarnya. Tapi Ayu dibuat kaget lagi oleh kehadiran Laura.


Apa ini? bukankah dia bilang kemarin akan mengusir wanita ini? hah! dasar pembohong! aku jadi semakin yakin bahwa sebentar lagi pasti pria itu akan menikahi wanita ini.


ayu tidak peduli dengan kehadiran wanita itu. ia tetap mengemasi baju-bajunya dan milik alea.


laura: "Sayang ada apa dengan wanita itu? kenapa dia mau pergi?"


kemal: "Sudah diamlah saja dan pergilah ke kamarmu. ini bukan urusanmu. urus saja dirimu sendiri."


laura memang selama ini mendapatkan perlakuan kasar secara verbal dari kemal. namun ia tak gentar untuk bisa tetap berada disisi kemal. Baginya, melepaskan kemal 10 tahun yang lalu sudah menjadi kebodohan terbesar nya dan tidak akan ia ulangi lagi.


laura menuruti perkataan kemal tanpa perlawanan.


ayu telah selesai mengemas barang-barangnya.


ayu: "kau tidak perlu mengantarku, aku bisa naik taksi."


kemal: "tidak, aku akan mengantarmu."


Ironi apa ini? suamiku dengan senang hati mengantarku pulang ke rumah orangtuaku? hahaha.. baiklah memang cukup sampai disini aku tinggal dirumah yang dulu kau bilang ini untukku? dasar pembual besar.


ayu tak sengaja melihat laura yang sedang mengintip dari balik pintu kamarnya.


ayu: "lihat sepertinya wanitamu tidak rela ditinggal olehmu. aku tidak butuh bantuanmu. aku bisa pulang sendiri."


Ayu bersikeras untuk meninggalkan rumah kemal seorang diri dengan naik taksi.


sepertinya kali ini kehidupan rumah tangga nya benar-benar sudah tidak bisa dipertahankan lagi. di dalam taksi ia luapkan semua tangis yang tertahan sedari tadi.


setelah ini aku tidak akan menangisi pria bodoh itu lagi !


.


.


.


Sepekan setelah ayu pindah kerumah ibunya. kedua orangtuanyapun mengetahui kabar retaknya rumah tangga putrinya. Orang tua ayu merasa bersalah karena telah menjodohkan dia dengan laki-laki pilihan papa dan mamanya yang dulu dianggap terbaik untuk ayu. Namun, Tuhan mungkin punya rencana lain yang lebih indah untuk ayu. Ayu tidak sendiri, Ia sekarang ditemani oleh putri kecilnya yaitu Alea.


.


.


.


Setengah tahun kemudian setelah Ayu telah resmi bercerai dengan kemal. Ia memutuskan untuk aktif bekerja. Ia mulai bekerja di perusahaan papanya di negeri jiran. Bersama putrinya, Alea, Ayu kini tinggal bersama papanya disana.



Ayu sekarang tampak lebih berbeda dari yang dulu. Ia lebih langsing dan cantik. Setelah perceraiannya ia mengalami penurunan berat badan drastis karena depresi ringan.

__ADS_1


Berkat dukungan keluarganya, kini Ia telah bangkit kembali dan menemukan semangat hidupnya.


ayu: "Selamat pagi pa.."


papa: "Pagi putriku sayang.. hari ini apa jadwalmu sayang?"


ayu: "Hmm.. hari ini ayu mimpin meeting sekali terus jemput alea pa. ada apa?"


papa: "nanti malam ikut papa ya, ada gathering pembukaan cabang baru usahanya teman papa."


ayu: "ayu ajak alea ya pa.."


papa: "iya ajak aja gapapa."


ayu: "oke deh pa, aku masuk dulu ke ruang meeting ya.."


papa: "iya.."


.


.


.


Di tempat lain.


Seorang wanita tengah duduk di teras rumah sambil sesekali mengelus perutnya yang mulai membesar.


Menginjak usia kehamilannya yang ke enam bulan, bayi dalam kandungan itu sudah mulai aktif menendang.


Ya! Laura kini telah berbadan dua. Ia telah mengandung buah cintanya dengan kemal.


Setelah kemal dan ayu resmi bercerai, Laura meminta kemal untuk segera menikahinya dan bertanggung jawab atas bayi yang telah ia kandung. Hal ini menuai konflik antara kemal dengan kekasih Laura yaitu Andi.


Pada akhirnya Andi mengalah dan memilih untuk melepaskan Laura demi kebahagiaan wanita yang ia cintai itu.


Sedangkan kemal terpaksa harus berakting didepan Laura sebagai suami siaga. Walaupun sebenarnya dia tidak ingin melakukan hal itu.


Ia berencana menceraikan Laura setelah anaknya lahir dan mengejar kembali ayu agar mau kembali ke pelukannya.


.


.


.


Ayu dan putrinya tampak sangat cantik dan mempesona.


Papa: "Ayu, papa tinggal kesana sebentar ya."


Ayu: "Iya pa.. ayu tunggu disini."


Ayu duduk di sebuah meja bundar dengan kursi tamu yang mengitarinya sebanyak enam buah. Jika tiga kursi adalah milik Ayu, Alea dan papanya maka tersisa tiga kursi kosong lagi.


Alea: "Ma.. alea pengen makan kue.."


Ayu: "Alea tunggu disini ya.. mama ambilkan dulu. ingat jangan kemana mana ya.."


Alea: "iya ma."


Ayu beranjak pergi meninggalkan alea sendiri. Selang beberapa menit kemudian seorang pria datang mendekati alea.


"Halo putri cantik.. apa kursi ini kosong?" (Menunjuk ke kursi milik ayu)


Alea: " tidak pak, ini punya mamaku."


"Ah baiklah aku akan mencari kursi lain."


Alea: "tunggu pak, anda bisa duduk disana " (menunjuk ke kursi diseberang)


"Oh terimakasih gadis kecil.. boleh aku tau namamu?"


Alea: "hm. .kata mama kalau ada yang meminta namamu, maka kamu harus memperkenalkan diri lebih dulu."


"Hahahah.. baiklah maafkan aku. Perkenalkan namaku Rick. Jadi siapa namamu nak?"


Belum sempat alea menjawab terdengar suara mamanya yang mendekat.


Ayu: "Alea... Ini kuenya.. makanlah.."


Rick: "Ah namanya alea ya.."


Lalu pasti wanita ini adalah ibunya.

__ADS_1


Ayu kembali duduk di tempatnya. Namun cukup lama ia tidak menyadari kehadiran seseorang yang ada di seberangnya.


Rick: "Ehem.. ehem.."


Rick sedari tadi menikmati pemandangan ibu dan anak yang penuh kasih.


Ayu menyadari kehadiran Rick yang memperhatikannya.


Rick: "Hai maaf jika aku mengganggu kalian."


Ayu: "Oh tidak juga kok, malah aku yang minta maaf tidak tahu kalau ada orang daritadi."


Hahaha.. yang benar saja, apa wanita ini bercanda? Aku sedari tadi disini dan dia bilang dia sama sekali tidak melihatku?


Rick: "its ok lanjutkan saja, aku hanya duduk disini."


Alea: "Namanya Pak Rick ma.."


Alea dengan lugu memperkenalkan pria itu kepada mamanya sambil melempar senyum manis ke arah Rick. Rick pun membalas senyumannya.


Ayu: "Oh perkenalkan namaku Ayunda dari perusahaan X. Kamu? "


Rick: "Namaku Ricky dari perusahaan L. "


Ayu: "bukankah itu perusahaan yang ada di acara ini?"


Rick: "Iya itu milik papaku."


Ayu: "oh.. selamat atas pembukaan cabang barunya ya.. "


Rick: "Iya terimakasih.."


Siapa sangka dari jabatan tangan singkat itu, Rick telah jatuh hati pada Ayu.


Sayang sekali dia sudah menikah dan punya anak. Seandainya saja masih single, sudah aku kejar kamu!


.


.


Riuh tepuk tangan para tamu undangan memenuhi ruangan dan memeriahkan acara malam itu. Saking larutnya, alea sampai ketiduran di pangkuan ayu.


Rick yang sedari tadi terus memperhatikan Ayu. Mengetahui bahwa ayu sudah mulai pegal memangku putrinya.


Rick: "Mau gantian?"


Ayu: "Apa?"


Rick: "Aku akan pangku dia sebentar dan kamu bisa beristirahat sejenak."


Ayu: "Ah.. ini tidak papa kok terimakasih.."


Rick berdiri dan mendekati Ayu. Ia membungkuk kan badannya lalu menggendong Alea. Ayu pasrah tanpa perlawanan. Ia memang merasa pegal menahan alea yang cukup lama tertidur di pangkuannya.


Ayu: "Terimakasih.."


Rick: "Sama-sama.."


Ayu meregangkan otot-otot tangannya. Rick yang memperhatikan ayu tak kuasa menahan senyumnya.


Cewek emang makhluk yang sulit dipahami ya.. padahal pegal tapi bilangnya nggak.


.


.


Akhirnya acara selesai juga. Rick dengan senang hati menggendong alea sampai ke depan hotel. Sedangkan ayu mengambil mobil di parkiran.


Ayu: "Ya ampun. . Terimakasih banyak ya Rick.. aku gatau harus bagaimana membalas kebaikan kamu."


Rick: "boleh aku minta kartu namamu? Semakin banyak relasi akan semakin baik bukan?"


Ayu: "boleh.. ini.."


Rick: "ok aku akan menghubungi mu nanti.. hati hati dijalan ya.."


Ayu: "iya.."


Entah kenapa Rick begitu senang karena telah bertemu dengan Ayu dan Alea. Ia seperti merasakan kehangatan sebuah keluarga yang selama ini tidak pernah ia temukan.


Ia percaya bahwa setiap pertemuan adalah takdir, dan takdir akan menuntunnya kepada rencana Tuhan yang paling indah.


Jika ia ditakdirkan untuk bertemu kembali dengan ayu dan alea maka pasti Tuhan punya rencana untuknya.

__ADS_1


To be continued.


__ADS_2