Terpaksa Menikah Dengan Dokter Kaya

Terpaksa Menikah Dengan Dokter Kaya
Season 2 #Pergolakan Hati


__ADS_3

_episode sebelumnya_


ayu duduk di jendela kamarnya menatap hujan yang turun dengan derasnya .


"rasanya hatiku sakit sekali.. aku harus bagaimana sekarang? aku benci pria itu! aku benci !!!"


keesokan harinya, kemal datang ke rumah orang tua ayu untuk menjemput anak dan istrinya.


" eh kemal kapan balik ke sini? kok ayu nggak cerita kalau kamu mau pulang.." kata ibu ayu


" kemarin ma, ayu sama alea ada kan ma?"


"ada kok masih keluar sebentar lagi juga pulang, kamu tunggu aja dulu ya,. mama mau lanjut masak ya.."


"iya ma"


sekitar 15 menit kemal menunggu, ayu dan alea nampak dari kejauhan berjalan mendekat.


"alea.. " kemal menyodorkan sebuah pelukan kepada buah hatinya yang masih dalam genggaman ayu.


melihat alea yang masih polos, ayu mengesampingkan egonya dan membiarkan bapak dan anak itu menikmati waktu bersama. ia lepaskan alea dan masuk tanpa menggubris kemal sama sekali.


kemal paham betul bahwa ia memang layak diperlakukan begitu oleh ayu. bagaimana pun juga ia bersalah. ia ingin memiliki waktu luang untuk meluruskan kesalahpahaman diantara keduanya.


"alea.. bantu nenek masak dulu ya.. papa mau bicara sebentar sama mama, tolong alea panggil mama ya.."


alea mengangguk lembut


ayu sedang berada didapur membantu ibunya memasak.


"ma.. papa mau ngomong.. alea mau bantu nenek masak.. " kata alea


" kamu temui aja dulu suamimu.. mama biar dibantu sama alea.."


"nggak papa ma, ayu bantu aja masak biar cepet selesai. "


"ssstt.. uda sana dulu gak boleh gitu ayu.. kalau ada masalah harus diomongin baik-baik"


tau darimana mama kalau aku ada masalah?


Ya Tuhan, insting mama tajam banget..


"mama tau kok kamu kemarin nangis di deket jendela, mama sengaja ajak alea main biar kamu ada waktu buat sendiri."


mata ayu terasa panas menahan air matanya.


"jangan nangis sayang.. anak mama kuat apapun yang terjadi mama harap kamu jangan memutuskan segala sesuatu dalam keadaan emosi ya.."


"iya ma.. yaudah aku kesana dulu ya ma.."


akhirnya ayu mau tidak mau harus bertatap muka dengan kemal.


diruang tamu ayu hanya duduk diam dan mengalihkan pandangannya. rasanya muak sekali melihat pria didepannya.


"sayang aku mohon maafkan aku.. aku salah hukumlah aku.. jawablah.. kamu mau aku usir dia, hari ini akan aku lakukan. aku melakukan itu karena aku pikir itu adalah kamu.. aku mabuk dan hilang akal saat itu"


sekali lagi ayu diam saja.


"kumohon pikirkanlah alea.. dia masih butuh kita.. ayolah bicaralah.. apapun akan aku lakukan untuk menebus kesalahanku.."


kemal berlutut didepan ayu.

__ADS_1


"cerai" jawab ayu


kemal mendongak menatap ayu.


"aku mau kita bercerai" tambah ayu.


"tidak sayang aku tidak bisa, aku masih mencintaimu dan alea, aku bisa mati tanpa kalian"


"aku tidak ingin tinggal bersama mu atau melihat wajahmu, aku benci semuanya tentang mu"


"kumohon sayang maafkan aku .. iya aku yang salah tolong berikan satu saja kesempatan untukku memperbaiki semuanya"


"aku tidak mau"


"pikirkanlah anak kita alea.."


ayu selalu goyah saat kemal berulang kali mengatakan tentang alea. tapi jika dipikir kembali selama 4 tahun terakhir ini dia dan alea hidup baik-baik saja meski tanpa kehadiran suami atau ayah untuk alea.


"kumohon pergilah.. aku muak melihatmu.. tidak ada alasan untukku tinggal bersama mu. alea, aku bisa menjaganya tanpa dirimu sama seperti 4 tahun lalu."


kemal tak sanggup menahan air matanya, ia tidak akan menyerah begitu saja, ia yakin isterinya hanya sedang marah dan tidak sungguh-sungguh ingin berpisah dengan nya.


"kumohon pikirkanlah kembali sayang.. aku akan memberikan mu waktu 2 hari disini.. setelah itu aku akan menjemputmu.."


kemal mencium tangan ayu dan pergi ke dapur untuk berpamitan dengan ibu mertua dan alea, putrinya.



sesampainya dirumah kemal.


"Sayang kamu sudah pulang.. aku uda masak makanan kesukaan kamu nih.. ayo duduklah.."


kata laura



"gimana rasanya? enak?" laura berhasil memberikan sesuap makanan yang ia buat ke dalam mulut kemal.


"ya ampun.. ada apa denganmu hari ini? kenapa kamu mengabaikanku?" kata laura


"laura hentikan.. sebentar lagi andi akan menjemput mu"


"andi? laki-laki yang terus saja mengatakan bahwa aku ini kekasihnya? tidak tidak aku bukan kekasihnya, kumohon kemal biarkan aku disini.. aku hanya mau tinggal dengan mu"


"laura! ketahuilah batasanmu! kita sudah berpisah 10 tahun yang lalu . kamu hanya hilang ingatan untuk sementara waktu. dan andi dia adalah calon suamimu!"


tiba-tiba terdengar suara bel pintu berbunyi.


"biar aku saja" kemal berdiri dan meninggalkan laura.


ceklek


Andi datang dengan satu keranjang buah-buahan segar.


"masuklah, dia di dapur. temuilah. aku ke atas sebentar" kemal pergi meninggalkan andi dan laura.


.


"laura? bagaimana kondisimu sekarang? aku bawakan buah-buahan segar khusus untukmu"


"mau apa kamu kesini?"

__ADS_1


"aku kesini untuk menjemput mu.."


"tidak mau! aku tidak mau pergi dengan mu!"


"laura please lihat foto ini.. "



"kita telah lama menghabiskan waktu bersama, apa sedikit saja kau tidak ingat?"


laura hanya diam, sedangkan Andi terus menceritakan kisah-kisah nya saat bersama dengan laura.


".... kamu hampir saja mengiris nadimu saat paman dan bibi telah meninggal dan beruntung aku datang di waktu yang tepat sehingga kamu tidak kehilangan banyak darah..."


"apa katamu barusan? paman bibi? " sahut laura


"iya paman dan bibi .. maksudku orang tuamu.. apa kamu tidak ingat?"


"a.. a.. apa orangtuaku meninggal?"


aku tidak ingat ini.. jangan-jangan aku benar-benar amnesia


"iya mereka mengalami kecelakaan mobil, sejak saat itu...."


"cukup hentikan! aku ingin sendiri.. kumohon.."


Sepertinya usaha Andi kali ini gagal untuk menjemput laura pulang bersamanya


beberapa saat kemudian kemal turun menghampiri andi dan laura.


"apa kalian sudah selesai? aku mau pergi sekarang."


laura mengusap air matanya, berdiri lalu berlari ke pelukan kemal.


"jangan tinggalkan aku.. kumohon .."


Andi menatap laura dan kemal sambil menahan rasa sesak didadanya . bagaimana tidak kekasihnya berada dipelukan pria lain?


kemal hanya membatu dan tidak membalas pelukan laura.


.


.


ditempat lain,


ayu barusaja menidurkan alea. ia berbaring disamping putri kecilnya.


ia berusaha menenangkan diri, hati dan pikirannya. ia merasa telah dikhianati.


"apa ? kesempatan kedua? hah bukankah sejak awal aku sudah bilang untuk tidak membawa wanita itu kerumah, tapi apa? kamu tidak mendengarkan ku! kamu malah memihak padanya!


sekarang kalau sudah terlanjur begini aku bisa apa? tidak ada solusi selain berpisah! karna kemungkinan terburuknya bisa saja wanita itu hamil! dan tentu saja kamu yang harus bertanggung jawab!


ya! solusi terbaik adalah bercerai. sejak awal aku tidak menginginkan pernikahan ini. semua ini adalah keinginan orang tuaku! aku belum pernah menemukan pria yang benar-benar membuat hatiku bergetar karena cinta. apa itu cinta? bahkan aku belum sempat merasakannya karena harus menikah dengan dokter bodoh itu!


Ya! aku egois! kumohon Tuhan biarkan kali ini aku egois pada pilihanku. kumohon Tuhan sekali ini saja aku ingin menentukan hidupku sendiri. Aku yakin aku bisa membesarkan alea sendiri." kata ayu dalam hati


.


.

__ADS_1


bersambung..


__ADS_2