Terpaksa Menikah Dengan Dokter Kaya

Terpaksa Menikah Dengan Dokter Kaya
Remake ex Novel Forbidden Love - TMDDK Episode 8 - Kencan


__ADS_3

"Lain kali aku juga ingin memasak makan malam." Celetuk ayu.


Wanita itu melempar senyum kepada kemal.


"Tapi malam ini, terimakasih karena sudah memasak."


Baru saja ayu mengingat ingat kejadian semalam bersama kemal.


"Haish.. harusnya aku tidak perlu mengatakan akan memasak untuknya." Gumam ayu.


Pagi ini ayu terbangun seorang diri. Seperti biasa pria yang kini menjadi suaminya itu selalu bangun lebih pagi daripada dirinya.


Drrt.. drrtt..


"Halo.. selamat pagi ayu.."


"Pagi kak izal.."


"Semalam aku menunggu kabar darimu, tapi sepertinya kamu langsung tidur ya setelah sampai rumah?"


"Oh ya ampun aku lupa." Batin ayu.


"I-iya maaf kak.."


"It's ok.. jadi nanti bisa kan? Aku tunggu ya jam 4 sore nanti setelah aku pulang kerja. Apa kamu mau aku jemput?"


"Tidak .. tidak usa kak aku kesana jam 4 ya.."


"Ok. Kalau gitu aku kembali bekerja dulu.."


"Iyaa kak.."


"Jangan telat sarapan.."


"Iya kak makasih.."


"Aku tutup ya.."


"Iyaa kak.."



Ayu bangkit dan melihat ke cermin. "Oh my.. aku harus segera mandi. Dekil banget penampilanku. Ah ya.. aku harus pakai baju apa ya ?"


Ayu memilih dress di lemari namun tidak ada satupun dress yang ia anggap cocok untuk pergi menonton bersama izal.


"Aku harus ke toko."


--------


Drap.. drap.. drap..

__ADS_1


Derap langkah kaki ayu menuruni tangga terdengar memenuhi seisi rumah.


"Maaf mbak ayu mau kemana kok buru-buru begitu.." tanya bibi


"Mau ke toko baju bi.."


Ayu terlalu excited sampai tidak memperhatikan ada kemal yang tengah sarapan di meja makan.


"Oh sarapan dulu mbak ayu.."


Ayu melirik roti isi kesukaannya.


"Baiklah kalau begitu." Ayu segera duduk dan menghabiskan rotinya.


"Aku sudah selesai. Terimakasih bi." Kata ayu.


"Aku juga sudah selesai. Ayo akan kuantar." Sahut kemal.


Ayu terdiam sejenak. "Aku bisa berangkat sendiri."


"Tidak apa aku antar saja."


"Tapi aku gak mau kamu telat gara-gara aku."


"Waktuku masih cukup panjang untuk mengantarmu. Jadi ijinkan aku mengantarmu ya..?"


"Hmm.. baiklah tapi dengan satu syarat."



"Terimakasih.."


Sebagai syarat ayu ikut adalah ia yang akan mengemudikan mobil sampai ke toko baju.


"Baiklah kalau sudah selesai hubungi aku. Aku akan menjemputmu." Kata kemal.


"Tidak perlu, aku akan naik taksi saja.."


"Baiklah kalau begitu. Aku pergi dulu. Jaga dirimu baik-baik.."


"Ya.."


---


Ayu seharian mengelilingi mall seorang diri hingga tak terasa waktu berjalan begitu cepat.


"Ya ampun sekarang sudah jam tiga sore. Kalau aku pulang sepertinya tidak ada banyak waktu untuk mandi."


Akhirnya ia memutuskan untuk pergi ke rumah orangtuanya yang lebih dekat dari pusat kota.


"waaaaah.. Cantik sekali kamu kencan sama suamimu?" Tanya mama ayu

__ADS_1


"Mama bisa aja deh.. apa kalau aku gak dandan begini gak cantik gitu maksudnya?"


"Hahaha ya gak lah.. kamu kan cantiknya nurun dari mama."


"Hihihi mama bisa aja.. yaudah ayu berangkat dulu ya ma.."


"Jadi beneran nih mama gak dikasih tau kamu mau kemana?"


"Ayu mau keluar sama temen-temen kampus ma.. kemal masih kerja."


"Maaf ma aku bohong kali ini." Batin ayu


"Yasudah jangan pulang malam-malam dan bikin suamimu khawatir ya"


"Iya ma.."


---


Sesampainya di depan bioskop, ayu mencari keberadaan izal. Sampai kemudian matanya menangkap sosok pria yang mengenakan topi dan jas hitam dengan setelan kaos dan jeans yang casual.



"Kak izal?"


Pria itu tersenyum pada ayu. Ayu pun mendekati izal.


"Hari ini kamu cantik banget ayu.."


"Makasih kak.. kakak juga bikin aku pangling. Aku pikir kakak masih pakai jas kantor."


"Hihihi apa penampilanku yang sekarang kurang cocok dengan usiaku?"


"Tidak.. bukan begitu maksudku kakak terlihat seperti anak kampus pada umumnya."


"Hahaha.. kamu lucu banget. Baiklah aku anggap itu adalah pujian. Terimakasih ayu."


"Sama-sama kak."


Mereka berdua pun menikmati waktu bersama menonton di bioskop hingga hari petang. Hingga ayu tidak menyadari ada puluhan panggilan masuk dari kemal di ponselnya yang sedang dalam kondisi diam.


Izal ingin sekali menggenggam tangan ayu. Tapi ia mengurungkan niatnya karena takut ayu akan canggung padanya. Padahal ia baru saja bertemu setelah sekian lama.


"Aku harus bersabar.. tidak boleh terburu-buru atau aku nanti bisa kehilangan dia." Batin izal.


---


halo readers maaf karena thor ada kendala dalam pengajuan kontrak ke pihak mangatoon jadi terpaksa novel forbidden love thor buat ulang atau remake ..


jadi untuk mengikuti jalan ceritanya yang lebih menarik bisa dibaca ulang dari episode 1 dengan judul Remake ex Novel Forbidden Love - Episode 1 - dst..


selain judul tersebut itu cerita forbidden love yang lama yang akan delete soon oleh pihak mangatoon. terimakasih..

__ADS_1


maaf atas ketidaknyamanan ini.


__ADS_2