Terpaksa Menikah Dengan Dokter Kaya

Terpaksa Menikah Dengan Dokter Kaya
Devia


__ADS_3

Selamat membaca readers ❤️


.


.perhatian 21+


.


.


.


Devia P.O.V


.


Sejak aku memutuskan untuk meninggalkan afrizal dan memilih untuk mengutamakan kesehatan ibu.


Sejak saat itu juga hidupku telah berubah dari yg serba kekurangan menjadi sangat berkecukupan.


Semua biaya pengobatan ibuku dan hidupku terjamin tak kurang suatu apapun semua ini berkat pria itu.



Awalnya aku sangat bersyukur dan berterima kasih padanya. Tapi sejak ibu meninggal. Dia, mengubah isi kontrak. Dr yg semula hanya aku harus pergi menjauhi afrizal menjadi bertambah aku harus berada disisinya.


.


Saat itu tengah malam.. Tiba-tiba 2 orang ajudannya datang menjemput ku secara paksa. Mereka memperlakukanku seperti tawanan. Mata dan Mulutku tertutup, tangan dan kakiku terikat. Aku pasrah, mereka membawaku ke mobil. Sesampainya disuatu tempat, mereka menggendongku dan melemparku ke atas benda yg empuk. "Ini kasur busa" batinku.


Terdengar suara pintu tertutup. Sepertinya mereka semua sudah pergi.


Beberapa menit kemudian ada seseorang masuk. Dia berjalan ke arahku.


"De..vi..a.. tadinye I nak buang you jauh jauh but I rase you pasti balik lagi ke putraku. Rugilah I da buang duit buat you. Jadi I nak nikahi you."


"Apa! Yg benar saja! Aku gak mau!!" batinku


.


Dia membuka penutup mataku.


Benar saja dia, Papanya Afrizal. Pria ini sudah tak waras. Aku harus pergi dari sini. Aku mencoba bergerak menjauhinya seperti cacing kepanasan.


Tentu saja sangat susah bergerak jika tangan dan kakiku terikat.


Dia membuka kancing blouse ku.


Aku hanya bisa menangis menyaksikan tubuhku ditelanjangi olehnya.


.


" you should pay what I've done to you.. be a good girl!"


.


"Dasar manusia b***ab! Lepaskan aku!” batinku.


.


Dia terus meraba raba dan mencium setiap jengkal tubuhku. Aku tak bisa bergerak.


.


Tubuhku menggeliat saat dia menggigit pu**ngku beberapa kali.


.

__ADS_1


"Aku harus melawan! Aku tidak mau menyerah begitu saja." Aku pura pura pingsan.


Pria itu tampak menghentikan aksinya,


"Hey are u ok?" Dia menepuk nepuk pipiku lalu membuka ikatan dimulutku.


"Devia? Wake up! You Jangan pura-pura. I hitung sampe 3. One.. two.. three.."


Aku tetap pura pura pingsan. Dia mundur dan duduk disampingku.


"Halo.. I nak you jom panggil dokter ke kamar. Wanitaku tak sadar"


..


Dia membuka ikatan tangan dan kakiku. Setelah itu dia berlalu ke kamar mandi.


"Ini kesempatan ku kabur." Batinku.


dengan berbalut selimut aku beranjak dari tempat tidur menuju ke pintu keluar.


"OH God! " Didepan ada 2 ajudannya. "Bagaimana ini?"


Aku ke balkon. "Ini lantai brp tinggi bgt!"


tiba-tiba....


.


.


Dia mendekapku dr belakang.


"Hey hey mau apa you?! Jadi you sudah bangun, baguslah tak perlu panggil dokter kesini"


"Lepaskan aku!!! Mau apa kamu!!!"


"I nak makan you!"


Dia menarikku ke dipan lagi. Menindihku dan menciumku tanpa ampun.


"Ya Tuhan tolong kirim seseorang selamatkan aku.." batinku.


Air mataku tak berhenti menetes.


Dia bersiul, tiba-tiba 2 ajudannya masuk.


"Ikat tangan dan kakinya ke dipan! I da muak main main" kata pria itu.


"Tolong lepaskan aku.. aku janji akan menuruti semua perintah mu.. tapi jangan sentuh aku sebelum ada ikatan resmi diantara kita"


Dia tampak mengernyitkan dahi.


"Jd you tau maksud I"


"Ya! aku mau jd istrimu! Tolong hargai aku!"


Sepertinya kata-kataku membuatnya bimbang.


"You bi*ch! Banyak cakap! I nak sekarang ya sekarang! Tak ada beza walau nanti dah nikeh. You two tutup mulutnye!"


"Siap"


.


"Tidaaaak!!!! Emmh.. mm.."


.

__ADS_1


.


.


Semua sudah berakhir, kesucianku sudah direnggut olehnya.


.


.


"Sakiiiit sekali.. "batinku


Dia memperlakukanku dengan sangat kasar. Tidak ada pemanasan. Semua terjadi seketika.


"Duuuh Sempitnye!"


Dia mendorong sangat kuat, airmataku sudah tak terbendung lagi merasakan panas dan perih yg luar biasa dibawah sana. Pria ini sangat berambisi mengoyak Selaput daraku.


.


.


.


Selang beberapa menit kemudian, dalam sekali hentakan.


"Aaahh.. akhirnye.. dah lame I tak rasakan nikmat macam ni"


.


"Ah!!! Sakit sekali!"


Dia telah berhasil menjebol pertahananku. Dia membuka penutup mulutku. Dan berbisik "nikmatilah"


Pria ini benar-benar gila!


"Aaah.. ahh.. ber..hen..ti.. aah.." tanpa sadar aku mengeluarkan desahan desahan ini.. entah kenapa sakit itu berubah menjadi sangat nikmat.


"Nice, teruuus macam tu.. you nak lagi? I kasih nih!"


Dorongannya semakin kuat dan bertubi-tubi membuatku tak sanggup menahan diri.


"Ehm.. aaaahhh.. su..dah.. aahh.. cu..kuup..aaww..stop..please..."


"Suara you makin buat I tak nak berhenti"


.


.


.


Setelah cukup lama, akhirnya dia mencapai puncaknya.


"I bakal buat you jd milik I"


"Aaarghh!!" Dia mengerang dan tersungkur diatasku.


Semua cairan kenikmatannya telah dia keluarkan masuk sedalam dalamnya ke rahimku. Mungkin dia memang sengaja ingin membuatku hamil supaya aku tidak bisa kembali ke afrizal.



Semuanya telah berakhir.


Aku telah kotor.. Afrizal maafkan aku.. seandainya saja kau tahu bahwa papamu sendiri yg menodaiku. Apa kau masih mau menerimaku. Aku pikir tidak.


__ADS_1


.


Bersambung.


__ADS_2