Terpaksa Menikah Dengan Dokter Kaya

Terpaksa Menikah Dengan Dokter Kaya
Season 3 #episode 5


__ADS_3

Dokter chika berjalan di lorong rumah sakit.


Brak..


"ah ya ampun maafkan aku.."


dia menabrak seseorang sampai terjatuh.


"hei apa masalahmu? hati hati dong kalau jalan." ucap wanita yang masih berusaha bangun.


chika membantu membangunkan wanita itu namun dengan cepat wanita itu menangkis uluran tangan chika.


"pergilah. aku tidak butuh bantuanmu."


chika cuma bisa terkejut melihat reaksi wanita itu.


"baiklah aku minta maaf karena telah menabrakmu, aku lihat sepertinya kau tidak mau kubantu jika dengan aku pergi itu bisa membuatmu merasa lebih baik, maka aku akan pergi. aku permisi."


chika pergi meninggalkan wanita itu.


---


di sisi lain, seorang dokter muda tengah berdiri di depan meja resepsionis rumah sakit.


"ada yang bisa kami bantu dok?"


"tidak.. aku hanya berjalan saja, lanjutkan saja tugasmu.."


"baik.."


sebenarnya dokter muda itu sedang menunggu kedatangan seseorang yang spesial.


"harusnya dia sudah muncul sekarang, tapi kenapa tidak datang?" katanya dalam hati.


tak tak tak tak..


suara high heels terdengar jelas perlahan mendekat ke arahnya. pria itu menoleh ke asal suaranya.


__ADS_1


"disitu kau rupanya. ada apa dengan wajahmu itu?" tanya pria


"sudah jangan bertanya dulu, tolong obati dulu luka di kakiku.." jawab wanita


"ayo aku akan mengobatimu diruanganku."


mereka pun masuk ke dalam.


_-----


"nah selesai.. jadi sekarang kau bisa ceritakan asal luka dan asal muasal kenapa wajahmu bete begitu?"



"seseorang menabrakku di lorong. dia dokter cewek. ah ya namanya chika. dia tampak seperti sedang melamun dan tidak memperhatikan langkahnya. ah benar benar tuh orang ngeselin!"


"oh dokter chika.."


"ah sudah jangan bahas itu lagi, aku kesini karena ingin meminta bantuanmu."


"apa fris?"


"apa KB?"


"ya."


"apa yang terjadi? kenapa tiba-tiba kau mau KB? bahkan menikah saja belum."


"justru itu karena aku belum menikah aku tidak mau sampai hamil duluan."


"jadi kau sudah melakukannya? dengan siapa? berapa lama?"


jujur kemal sangat kaget mendengar pernyataan barusan, ia kenal Friska sejak kecil memang wanita itu pemberani tapi ia tidak mengira bakal sejauh itu perbuatannya.


"baru seminggu kami berpacaran. namanya nath. aku kenal dia waktu lagi ikut ayah rapat ke negri jiran."


friska adalah putri seorang pengusaha toko perhiasan yang memiliki banyak cabang di asia.


"baiklah aku akan memberimu pil kb setiap hari diminum satu pil."

__ADS_1


"kenapa tidak kau berikan aku suntikan saja? bagaimana jika aku lupa minum sehari saja?"


"aku merekomendasikan yang baik untuk kesehatan mu. tentu saja jangan sampai lupa meminumnya atau kau akan hamil."


"baiklah.. aku akan mereset alarmku."


"jadi sampai kapan kau akan tinggal disini? apa kau tidak ingin mentraktirku makan malam? bukankah sekarang kau sudah jadi bos muda?"


"hahaha jangan mengejekku, lihatlah dirimu sekarang juga sudah jadi dokter muda yang tampan dan berbakat, aku berani taruhan kalau pasti kau punya banyak fans disini."


"hahaha kamu bisa aja.. tidak ada yang seperti itu.. mereka semua profesional bekerja."


"haish dasar kau ini masih tetap saja sama seperti dulu ya Sam.. pria yang gak peka!"


friska dulu memang pernah menyukai pria itu, tapi saking gak pekanya karena kode kode keras friska, akhirnya friska menyerah dan berhenti mengejar Samuel.


"sekali sekali cobalah mencari teman kencan. atau ikuti saja kencan buta." kata fris


"ah aku sedang ingin fokus dulu pada pekerjaan ku."


"oo baiklah aku mengerti."


friska melirik jam tangannya.


"apa kau sudah mau pergi? " tanya sam


"hmm iya.. maaf aku gak bisa lama karena masih ada urusan."


"its ok. aku antar kedepan ya"


"no.. no.. aku baik baik aja kok. udah kamu lanjutkan saja. nanti aku hubungi lagi ya.."


"ok.."


friska berdiri dan berjalan keluar.


samuel mengingat waktu friska menyatakan cinta kepadanya dan samuel menolaknya.


seandainya saja aku punya lebih banyak keberanian untuk menyatakan perasaan ku lebih dulu waktu itu..

__ADS_1


"assshh.. sudahlah kembali bekerja.."


__ADS_2