
Cop cop cop..
Ayu sedang memotong sayuran
didapur. Ayu sedikit merasa bersalah pada kemal karena ucapannya tadi sore yang
sepertinya menyinggung perasaan kemal. Jadi dia ingin membuatkan makan malam
khusus untuk kemal dan alea.
“non ayu.. makin cantik aja..
bibi sampai pangling loh..” kata bibi yang juga membantu ayu memasak.
“hm.. bibi juga awet muda ya..
ayu iri loh..”
“hahaha bisa aja non ayu.. bibi
seneng banget non ayu kesini.. bibi kangen lihat non ayu dirumah ini kayak
dulu..”
“hehehe bibi bisa aja deh.. ayu
dulu kan bawel banget, bibi pasti sebel sama ayu..”
“justru karena bawelnya non ayu
itu yang bikin bibi kangen non..”
“ehem.. ehem..” kemal berdehem
diambang pintu dapur.
“eh...” belum selesai bibi
menyebut kedatangan kemal, kemal sudah memberi isyarat untuk diam.
Bibi yang mengerti maksud tuannya
itu kemudian mengangguk dan perlahan pergi meninggalkan ayu tanpa membuat ayu
curiga.
Kemal mengambil posisi bibi
berdiri tadi.
“bibi bisa minta tolong ambilkan
telur dikulkas? Bakwannya tinggal dikasih telur aja ini..”
Kemal mengambilkan telur dan
memberikannya pada ayu.
“terimaka- loh kok jadi mas
kemal?”
“ya aku pingin bantuin kamu
masak..”
“nggak.. nggak.. gak boleh.. ayo
kesana..” ayu mendorong tubuh kemal dari belakang menuju ke ruang tv.
“ta-tapi aku bisa bantu kamu
kok.. aku udah bisa masak loh!”
“sssttt.. diam disini yaa.. aku
aja yang masak. Nanti aku panggil kalau sudah matang. Aduh.. ya ampun aku lupa
mematikan kompornya.” Ayu berlari ke dapur lagi.
Kemal tertawa kecil melihat
tingkah lucu ayu.
“ya ampun.. padahal sedang hamil muda
tapi masih saja lincah.” Gumam kemal.
>>>
Beberapa menit kemudian ayu,
kemal dan alea telah selesai menyantap makan malam bersama.
“besok alea mau main kemana?”
tanya kemal
“emang kamu gak ada kerja mas
besok?” tanya ayu
“besok kebetulan aku libur.”
“alea pingin renang pa..!”
“renang?”
“iya..”
“alea bisa renang?”
“bisa dong pa..”
“dia ikut ekskul renang
disekolahnya.” Tambah ayu.
“wah bagus itu nak.. yasudah
besok kita renang ya..”
“hore...!!”
>>>
Malam harinya, alea ingin tidur
__ADS_1
ditemani kemal. Ayu sedang menonton tv seorang diri sambil menghubungi suaminya
Rick.
“bagaimana urusan kantor? Apa sudah
beres sayang?”
“masih setengah beres sayang...
ya.. kamu tahu sendiri kan audit gak bisa sehari selesai. Butuh kurang lebih
sampai tiga harian baru bener-bener clear.”
“iya sayang.. semoga auditnya
cepet clear plus correct datanya.. oh ya by the way sayang aku belum bilang
kalau malam ini aku terpaksa tidur dirumah mas kemal karena permintaan alea..
maaf aku baru ngomong sekarang..”
“it’s ok sayang, aku percaya sama
kamu..”
>>>
Kemal telah selesai menidurkan
alea. Ia turun menuju ruang tv tempat ayu berada. Ia mendengar semua percakapan
antara ayu dan rick.
“sepertinya aku sangat mencintai
rick.. baguslah kalau begitu.. asalkan kamu bahagia aku masih punya alasan
untuk terus melanjutkan hidupku ayu...” kata kemal dalam hati.
Kemal tidak ingin mengganggu ayu
yang sedang berada dalam panggilan telepon. Ia pun segera ke kamar tamu dan
istirahat.
>>>
Tengah malam, kemal terbangun
karena haus. Ia menuju dapur dan mengambil segelas air dan meneguknya. Lalu tanpa
sengaja matanya menangkap sebuah tangan tergelantung di sofa ruang tv.
Ia segera menuju ruang tv dan
melihat ayu yang sedang tertidur pulas dengan posisi tubuh yang sangat tidak
nyaman.
“ya ampun dia sampai tertidur
seperti ini.. jika tidak pindah, besok pagi pasti badannya akan sakit semua.” Kata
kemal dalam hati.
namun ia urungkan tangannya karena tidak tega membangunkan ayu yang sedang
tertidur pulas.
“dia pasti sangat lelah..”
Kemal mengangkat tubuh ayu
perlahan dan membawanya ke lantai atas tepat dimana kamar mereka dulu tempati. Dia
merebahkan tubuh ayu disisi alea dan menyelimuti keduanya dengan sangat hati-hati
agar tidak sampai membangunkan mereka berdua.
Terselip senyum kecil diwajah
kemal melihat putrinya dan wanita yang telah melahirkan anaknya sedang tertidur
pulas.
“Ya Tuhan.. lindungilah mereka
berdua.. meskipun saat ini hubungan kami telah berubah tapi kami akan berusaha
sebaik mungkin menjadi orang tua yang tetap mencurahkan cinta dan kasih untuk
anak yang telah Kau anugerahkan untuk kami, yaitu alea.” Kata kemal dalam hati.
>>>
Keesokan harinya, ayu terbangun
dan terkejut saat mendapati dirinya berada di kamar bersama alea.
“bukankah semalam aku tidur di
sofa..”
Ia bangun dan segera membersihkan
diri untuk kemudian menyiapkan sarapan.
Setelah selesai ia pun turun dan
menuju ke dapur. Tapi entah kenapa ia sangat ingin melihat seseorang yang
sedang tidur di kamar tamu, tentu saja ada kemal disana.
Ceklek..
Ayu mengintip kemal yang masih
tertidur. Tapi ada sesuatu yang mengusik penglihatannya yaitu selimut yang
terjatuh ke lantai.
“hmm.. kebiasaan deh..” kata ayu
dalam hati.
Ayu menutup kembali pintunya dan
__ADS_1
hendak beranjak ke dapur. Tapi langkahnya terhenti.
“tapi.. semalam siapa lagi yang
memindahkan aku kalau bukan mas kemal? Pasti dia yang menggendongku ke atas. Ah
sudahlah! Ingat ayu! Dia sudah bukan suamimu lagi.. jadi..” belum selesai
pergolakan dalam hati ayu.
“dor!”
“ah ya ampun!”
Bibi menepuk pundak ayu dan
mengagetkanya.
“non ayu lagi apa hayo?”
“duh bibi bikin kaget aja deh!”
“pasti lagi ngintip pak kemal ya?”
“huh sok tau deh bibi.. udah ah
ayu mau ke dapur.”
“hehehe..”
Bibi tertawa kecil melihat wajah
ayu yang berubah menjadi merah.
“apa sebenarnya non ayu masih
sayang sama pak kemal ya?” kata bibi dalam hati.
>>>
Suara ribut-ribut antara ayu dan
bibi ternyata membuat kemal akhirnya mau tidak mau terbangun dan mulai
mengumpulkan kesadarannya.
Tentu saja kemal tidak mau
melewatkan waktu berharganya bersama alea. Padahal, biasanya saat libur ia akan
bangun siang dan bermalas-malasan dirumah.
>>>
“mama ayo! Kenapa lama banget sih
mama..?” alea telah siap di dalam mobil bersama kemal.
“iya.. sebentar sayang.. ini loh
mama Cuma ambil charger aja.”
“sudah semuanya? Gak ada yang
ketinggalan?” tanya kemal.
“hmm sepertinya sudah semua mas..”
“baiklah ayo kita berangkat..
alea berdoa dulu dong sebelum berangkat ya..”
“iya pa..”
>>>
Seharian alea, ayu dan kemal
benar-benar menikmati quality time bersama layaknya sebuah keluarga. Mereka berenang
dan bermain air dengan sangat bahagia.
>>>
Di tempat lain, seseorang sedang
merencanakan sesuatu.
“oke ide yang bagus Nath! Aku setuju
denganmu.. jadi kapan kita akan mulai rencananya?”
“kadang-kadang kau harus
bersyukur memiliki kekasih berotak encer sepertiku Fris!”
“hahaha oke.. oke.. eh tapi ingat
ya Nath kalau sampai rencana ini gagal, aku tidak mau terseret ke bui
bersamamu!”
“beres sayang.. jangan
khawatirkan hal itu.. aku sudah membuat rencana lainnya. Aku menyimpan uangku
di bank untukmu pergi ke negara lain dan menungguku keluar dari penjara.”
“ah ya ampun.. beruntung sekali
aku memilikimu sayangku.. kemarilah Nath aku akan memuaskanmu malam ini..”
“penuhi kata-katamu Fris sayang..
aku juga tidak akan menahan diriku untuk memasukimu berkali-kali..”
“ah sudah berhentilah bicara..
cepat lakukan sayang..”
Visual_Fris
>>>
To be continued
__ADS_1