Terpaksa Menikah Dengan Dokter Kaya

Terpaksa Menikah Dengan Dokter Kaya
Season 3 #episode 3


__ADS_3

Cop cop cop..


Ayu sedang memotong sayuran


didapur. Ayu sedikit merasa bersalah pada kemal karena ucapannya tadi sore yang


sepertinya menyinggung perasaan kemal. Jadi dia ingin membuatkan makan malam


khusus untuk kemal dan alea.


“non ayu.. makin cantik aja..


bibi sampai pangling loh..” kata bibi yang juga membantu ayu memasak.


“hm.. bibi juga awet muda ya..


ayu iri loh..”


“hahaha bisa aja non ayu.. bibi


seneng banget non ayu kesini.. bibi kangen lihat non ayu dirumah ini kayak


dulu..”


“hehehe bibi bisa aja deh.. ayu


dulu kan bawel banget, bibi pasti sebel sama ayu..”


“justru karena bawelnya non ayu


itu yang bikin bibi kangen non..”


“ehem.. ehem..” kemal berdehem


diambang pintu dapur.


“eh...” belum selesai bibi


menyebut kedatangan kemal, kemal sudah memberi isyarat untuk diam.


Bibi yang mengerti maksud tuannya


itu kemudian mengangguk dan perlahan pergi meninggalkan ayu tanpa membuat ayu


curiga.


Kemal mengambil posisi bibi


berdiri tadi.


“bibi bisa minta tolong ambilkan


telur dikulkas? Bakwannya tinggal dikasih telur aja ini..”


Kemal mengambilkan telur dan


memberikannya pada ayu.


“terimaka- loh kok jadi mas


kemal?”


“ya aku pingin bantuin kamu


masak..”


“nggak.. nggak.. gak boleh.. ayo


kesana..” ayu mendorong tubuh kemal dari belakang menuju ke ruang tv.


“ta-tapi aku bisa bantu kamu


kok.. aku udah bisa masak loh!”


“sssttt.. diam disini yaa.. aku


aja yang masak. Nanti aku panggil kalau sudah matang. Aduh.. ya ampun aku lupa


mematikan kompornya.” Ayu berlari ke dapur lagi.


Kemal tertawa kecil melihat


tingkah lucu ayu.


“ya ampun.. padahal sedang hamil muda


tapi masih saja lincah.” Gumam kemal.


>>>


Beberapa menit kemudian ayu,


kemal dan alea telah selesai menyantap makan malam bersama.


“besok alea mau main kemana?”


tanya kemal


“emang kamu gak ada kerja mas


besok?” tanya ayu


“besok kebetulan aku libur.”


“alea pingin renang pa..!”


“renang?”


“iya..”


“alea bisa renang?”


“bisa dong pa..”


“dia ikut ekskul renang


disekolahnya.” Tambah ayu.


“wah bagus itu nak.. yasudah


besok kita renang ya..”


“hore...!!”


>>>


Malam harinya, alea ingin tidur

__ADS_1


ditemani kemal. Ayu sedang menonton tv seorang diri sambil menghubungi suaminya


Rick.


“bagaimana urusan kantor? Apa sudah


beres sayang?”


“masih setengah beres sayang...


ya.. kamu tahu sendiri kan audit gak bisa sehari selesai. Butuh kurang lebih


sampai tiga harian baru bener-bener clear.”


“iya sayang.. semoga auditnya


cepet clear plus correct datanya.. oh ya by the way sayang aku belum bilang


kalau malam ini aku terpaksa tidur dirumah mas kemal karena permintaan alea..


maaf aku baru ngomong sekarang..”


“it’s ok sayang, aku percaya sama


kamu..”


>>>


Kemal telah selesai menidurkan


alea. Ia turun menuju ruang tv tempat ayu berada. Ia mendengar semua percakapan


antara ayu dan rick.


“sepertinya aku sangat mencintai


rick.. baguslah kalau begitu.. asalkan kamu bahagia aku masih punya alasan


untuk terus melanjutkan hidupku ayu...” kata kemal dalam hati.


Kemal tidak ingin mengganggu ayu


yang sedang berada dalam panggilan telepon. Ia pun segera ke kamar tamu dan


istirahat.


>>>


Tengah malam, kemal terbangun


karena haus. Ia menuju dapur dan mengambil segelas air dan meneguknya. Lalu tanpa


sengaja matanya menangkap sebuah tangan tergelantung di sofa ruang tv.


Ia segera menuju ruang tv dan


melihat ayu yang sedang tertidur pulas dengan posisi tubuh yang sangat tidak


nyaman.


“ya ampun dia sampai tertidur


seperti ini.. jika tidak pindah, besok pagi pasti badannya akan sakit semua.” Kata


kemal dalam hati.


namun ia urungkan tangannya karena tidak tega membangunkan ayu yang sedang


tertidur pulas.


“dia pasti sangat lelah..”


Kemal mengangkat tubuh ayu


perlahan dan membawanya ke lantai atas tepat dimana kamar mereka dulu tempati. Dia


merebahkan tubuh ayu disisi alea dan menyelimuti keduanya dengan sangat hati-hati


agar tidak sampai membangunkan mereka berdua.


Terselip senyum kecil diwajah


kemal melihat putrinya dan wanita yang telah melahirkan anaknya sedang tertidur


pulas.


“Ya Tuhan.. lindungilah mereka


berdua.. meskipun saat ini hubungan kami telah berubah tapi kami akan berusaha


sebaik mungkin menjadi orang tua yang tetap mencurahkan cinta dan kasih untuk


anak yang telah Kau anugerahkan untuk kami, yaitu alea.” Kata kemal dalam hati.


>>>


Keesokan harinya, ayu terbangun


dan terkejut saat mendapati dirinya berada di kamar bersama alea.


“bukankah semalam aku tidur di


sofa..”


Ia bangun dan segera membersihkan


diri untuk kemudian menyiapkan sarapan.


Setelah selesai ia pun turun dan


menuju ke dapur. Tapi entah kenapa ia sangat ingin melihat seseorang yang


sedang tidur di kamar tamu, tentu saja ada kemal disana.


Ceklek..


Ayu mengintip kemal yang masih


tertidur. Tapi ada sesuatu yang mengusik penglihatannya yaitu selimut yang


terjatuh ke lantai.


“hmm.. kebiasaan deh..” kata ayu


dalam hati.


Ayu menutup kembali pintunya dan

__ADS_1


hendak beranjak ke dapur. Tapi langkahnya terhenti.


“tapi.. semalam siapa lagi yang


memindahkan aku kalau bukan mas kemal? Pasti dia yang menggendongku ke atas. Ah


sudahlah! Ingat ayu! Dia sudah bukan suamimu lagi.. jadi..” belum selesai


pergolakan dalam hati ayu.


“dor!”


“ah ya ampun!”


Bibi menepuk pundak ayu dan


mengagetkanya.


“non ayu lagi apa hayo?”


“duh bibi bikin kaget aja deh!”


“pasti lagi ngintip pak kemal ya?”


“huh sok tau deh bibi.. udah ah


ayu mau ke dapur.”


“hehehe..”


Bibi tertawa kecil melihat wajah


ayu yang berubah menjadi merah.


“apa sebenarnya non ayu masih


sayang sama pak kemal ya?” kata bibi dalam hati.


>>>


Suara ribut-ribut antara ayu dan


bibi ternyata membuat kemal akhirnya mau tidak mau terbangun dan mulai


mengumpulkan kesadarannya.


Tentu saja kemal tidak mau


melewatkan waktu berharganya bersama alea. Padahal, biasanya saat libur ia akan


bangun siang dan bermalas-malasan dirumah.


>>>


“mama ayo! Kenapa lama banget sih


mama..?” alea telah siap di dalam mobil bersama kemal.


“iya.. sebentar sayang.. ini loh


mama Cuma ambil charger aja.”


“sudah semuanya? Gak ada yang


ketinggalan?” tanya kemal.


“hmm sepertinya sudah semua mas..”


“baiklah ayo kita berangkat..


alea berdoa dulu dong sebelum berangkat ya..”


“iya pa..”


>>>


Seharian alea, ayu dan kemal


benar-benar menikmati quality time bersama layaknya sebuah keluarga. Mereka berenang


dan bermain air dengan sangat bahagia.


>>>


Di tempat lain, seseorang sedang


merencanakan sesuatu.


“oke ide yang bagus Nath! Aku setuju


denganmu.. jadi kapan kita akan mulai rencananya?”


“kadang-kadang kau harus


bersyukur memiliki kekasih berotak encer sepertiku Fris!”


“hahaha oke.. oke.. eh tapi ingat


ya Nath kalau sampai rencana ini gagal, aku tidak mau terseret ke bui


bersamamu!”


“beres sayang.. jangan


khawatirkan hal itu.. aku sudah membuat rencana lainnya. Aku menyimpan uangku


di bank untukmu pergi ke negara lain dan menungguku keluar dari penjara.”


“ah ya ampun.. beruntung sekali


aku memilikimu sayangku.. kemarilah Nath aku akan memuaskanmu malam ini..”


“penuhi kata-katamu Fris sayang..


aku juga tidak akan menahan diriku untuk memasukimu berkali-kali..”


“ah sudah berhentilah bicara..


cepat lakukan sayang..”



Visual_Fris


>>>


To be continued

__ADS_1


__ADS_2