Terpaksa Menikahi Duda Tampan

Terpaksa Menikahi Duda Tampan
Promosi novel baru


__ADS_3

Noda hitam suamiku


Menceritakan ketangguhan seorang gadis yang tak pernah dianggap keluarga dan juga suami, namun mampu menutupi aib suaminya yang berselingkuh, juga mempertahankan rumah tangga yang berada di ujung tanduk.


Disaat ia lelah dengan keadaan yang membelenggu memilih pergu dan mencari kebahagiaan lain



Selamat membaca


Cuplikan


"Kamu kamu kemana, Mas?" tanya Zahra menarik lengan Aidin yang sudah berada di ambang pintu kamar.


Beberapa jam yang lalu pria itu baru menginjakkan kakinya di rumah, namun kini sudah pergi lagi tanpa alasan yang jelas.


"Bukan urusan kamu." Aidin menepis tangan Zahra hingga tersentak.

__ADS_1


"Tapi aku istrimu, dan aku berhak tahu kemana kamu pergi dan apa yang kamu lakukan di luar?" Zahra berbicara dengan nada lembut. Sedikitpun tak ingin menyinggung suaminya. Apalagi sampai menyakiti hati pria itu.


Aidin menyunggingkan bibirnya, menatap Zahra sinis." Sudah berapa kali aku bilang, jangan ikut campur urusanku." Menunjuk wajah Zahra dengan jari telunjuknya.


Baru beberapa langkah, Aidin menghentikan kakinya yang mengayun. Memasukkan kedua tangannya di saku celana. "Aku mau ke luar kota, mungkin akan sedikit lama," ujarnya tanpa menatap.


"Uang belanja bulan ini habis." Zahra mengucap dengan ragu.


"Kamu bisa kerja, jangan manja. Apa sebelumnya hidup kamu terpenuhi, tidak kan. Bahkan ayah kamu sendiri saja tidak pernah memperdulikanmu. Kamu bukan orang terhormat, tapi hanya anak yang tidak diinginkan oleh keluargamu, jadi sadar diri."


Melanjutkan langkahnya hingga menghilang bersamaan dengan pintu depan yang tertutup rapat.


Kapan kamu punya waktu untukku. Sudah hampir satu tahun kita menikah, tapi kamu tidak pernah menganggapku ada dan mementingkan pekerjaan. Bahkan Kamu jarang memberikan nafkah padaku.


Zahra Adinata, gadis yang berumur 19 tahun dan berparas cantik serta memiliki kepribadian yang tertutup, selalu bertutur sapa dengan lembut itu menerima pinangan Aidin Adijaya, pria yang ia kenal lewat sosmed demi menghindari perjodohannya dengan Azka. Selain tampan, Aidin juga mempunyai pekerjaan yang mumpuni, menjadi direktur utama di perusahaan papanya sendiri, dan itu yang membuat Zahra menyukai pria itu.


Perkenalan tiga bulan membuat Zahra yakin jika Aidin adalah jodohnya. Ia bertekad memilih Aidin dan meninggalkan rumahnya yang seperti neraka. Setiap hari Zahra selalu menerima siksaan dari ibu tirinya, juga hinaan dari adik tirinya sebagai anak germo.

__ADS_1


Ibu kandung Zahra bekerja di klub malam, dan itu yang selalu menjadi senjata orang-orang untuk menjatuhkannya.


Zahra pikir, menikah dengan Aidin akan mendapatkan kehidupan baru yang lebih cerah. Namun ia salah, justru hari-harinya hanya berteman dengan kesepian, karena Aidin jarang tinggal di rumah.


Pekerjaannya yang terlalu sibuk sering mengabaikan dirinya, bahkan Zahra terkadang merasa jenuh karena sikap suaminya yang acuh.


Tiga bulan berlalu


Zahra melingkari angka yang ada di kalender kamarnya. Hari ini genap tiga bulan Aidin meninggalkan rumah. Pria itu hanya memberi kabar pada Zahra satu kali. Itupun hanya lewat pesan singkat.


Zahra meraih tas yang ada di nakas lalu merapikan penampilannya. Menatap nanar wajahnya dari pantulan cermin.


"Aku harus bisa melewati semua ini, aku tidak mungkin pulang ke rumah."


Masih meratapi nasib yang menimpanya.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...

__ADS_1


Itu hanya sekedar Cuplikan ya, silahkan baca selengkapnya hanya di sini.


__ADS_2