Tertambat Bad Boy Insyaf

Tertambat Bad Boy Insyaf
Sebuah Petunjuk


__ADS_3

Tanpa mereka berdua sadari, ternyata sedari tadi ada seseorang duduk tidak jauh dari mereka dan mendengar percakapan keduanya. Tampak orang tersebut memasang telinganya dengan tajam untuk mendengar apa saja yang dibahas oleh Diandra dan Sasa selanjutnya.


"Kamu serius Di? Kenzo? Kamu menolong Kenzo dan kamu meninggalkannya begitu saja di rumah sakit? Ya ampun Di, gimana coba kalau sekarang Kenzo itu kenapa-napa? Tidak ada yang melihat dia dan dia terbengkalai di rumah sakit seperti yang aku katakan tadi. Kok kamu tega banget sih seperti itu," ujar Sasa yang tak habis pikir dengan sahabatnya itu.


"Ya ampun Sa, nggak usah berlebihan gitu lah. Nggak mungkin juga lah Kenzo nggak punya keluarga atau Kenzo terbengkalai, apalagi sampai nggak bisa bayar rumah sakit. Dia itu anak orang kaya, motornya aja motor sport, jadi nggak mungkin lah bayar rumah sakit aja nggak bisa," ujar Diandra.


"Iya sih, tapi-" ucapan Sasa terhenti.


"Stop! Sudah ya aku nggak mau bahas dia lagi. Aku mau ke kelas, sebentar lagi kelasnya mau dimulai," kata Diandra memotong ucapan sahabatnya begitu saja. Lalu ia pun beranjak dari tempat duduk dan melangkahkan kakinya meninggalkan Sasa.


" Di … tunggu dong, kebiasaan banget sih," panggil Sasa lalu mengejar sahabatnya itu.


*****


Karena keadaan Kenzo sudah lebih baik, tidak terdapat luka yang serius, sehingga ia pun sudah diperbolehkan untuk pulang. Riko yang mengantarkan Kenzo pulang ke rumahnya karena Bram masih memiliki kesibukan di kantor.


"Thanks ya Rik. Apa kau ingin minum kopi dulu, ngemil atau makan?" ucap Kenzo dan bertanya.


"Thanks tawarannya, tapi aku harus ke markas sekarang. Tadi Andre mengabarkan jika ada segerombolan geng motor yang kembali berulah di jalanan. Sepertinya mereka benar-benar ingin menjatuhkan nama geng motor di mata masyarakat, tetapi tidak jelas siapa mereka dan apa tujuannya sebenarnya. Jadi saat ini kita harus membahas soal ini," ucap Riko.


"Masalah seperti ini kau tidak memberitahuku. Sebenarnya aku ini masih dianggap dari Eagle atau tidak?" Tanya Kenzo yang terlihat kesal.


"Bukan seperti itu bro, kau itu sedang sakit, jadi lebih baik kau memikirkan kesehatanmu dulu. Anak-anak juga tahu," sahut Riko.


"Tidak bisa, aku harus ikut," ucap Kenzo.


"Lihatlah keadaanmu sekarang. Kau saja baru saja pulang dari rumah sakit, bahkan untuk berjalan saja masih susah. Lebih baik saat ini kau di rumah saja, nanti jika keadaanmu sudah pulih baru kau boleh ke sana. Untuk saat ini kau bisa ikut briefing lewat daring," ucap Riko yang tak ingin sahabatnya itu kenapa-napa.

__ADS_1


"Tidak, aku harus ikut andil dalam masalah ini," kata Kenzo.


"Aku mengerti keinginanmu Ken, tapi apa kau sendiri tidak mengasihani tubuhmu. Tungga saja sampai kau benar-benar pulih baru kau boleh datang ke markas lagi," kata Riko.


"Ok, baik wakil ketua," jawab Kenzo yang akhirnya pun menurut saja, tak ada gunanya jika harus berdebat dengan Riko saat ini.


Lalu Riko segera saja pergi meninggalkan kediaman Kenzo menuju ke markas.


Setelah melihat Riko sudah tak lagi terlihat dari rumahnya, kini Kenzo pun langsung bersiap-siap dan pergi menuju ke suatu tempat. Tentu saja ia tidak bisa tenang karena mendapatkan kabar tentang geng motor yang selalu saja dianggap buruk oleh masyarakat.


*****


Kini Kenzo telah tiba di salah satu markas geng motor yang bernama The Blues, dimana para anggotanya menggunakan motor berwarna biru dari berbagai macam model motor sport di dalamnya. Geng motor ini juga sudah lama bersahabat dengan Geng Motor Eagle yang selalu mencintai kedamaian dan selalu saja bekerja sama untuk menangani sebuah masalah jika diperlukan.


"Kenzo? Kenapa kau datang ke sini? Yang aku dengar kau sedang mengalami musibah? Maaf aku belum sempat untuk menjengukmu," Ucap Bara yang merupakan ketua Geng Motor The Blues.


Kenzo dan teman-temannya memang memanggil semua anak Geng Motor The Blues dengan sebutan Kak, karena geng motor ini terkenal sudah lama dan anggotanya juga lebih dewasa. Ada yang sudah bekerja dan bahkan ada yang sudah menikah.


Silahkan masuk dulu," ucap Bara, lalu bersama Kenzo masuk ke dalam ruangan yang biasa digunakan untuk rapat bersama.


"Jadi begini Kak, akhir-akhir ini selalu saja ada beberapa orang yang selalu membuat rusuh di jalanan dengan menggunakan motor sport dan berlagak sebagai geng motor. Aku yakin mereka juga yang telah mencelakaiku. Aku sangat khawatir jika hal ini akan membuat masyarakat akan semakin menganggap bahwa geng motor selalu membuat masalah, padahal kita tidak pernah bermaksud untuk seperti itu. Aku sendiri juga diserang oleh mereka Kak," ucap Kenzo.


"Kenzo, Kenzo, kau masih saja memikirkan hal itu padahal kau sendiri sedang terluka parah seperti ini. Seharusnya kau itu duduk diam dulu di rumah sampai keadaanmu pulih," kata Bara.


"Aku tidak mungkin tinggal diam Kak. Semenjak aku memutuskan untuk kembali lagi ke geng motor, maka aku akan ikut andil lagi dalam masalah ini meskipun aku bukan ketua Eagle lagi," ucap Kenzo.


Kau memang lebih pantas untuk menjadi ketua geng daripada Andre yang terlihat sama sekali tidak peduli, bahkan di saat kau seperti ini saja yang aku dengar dia hanya diam saja. Ya kau benar ini memang sangat meresahkan dan sebenarnya aku juga sudah mendengar dari beberapa anggotaku. Hanya saja masalah ini memang belum aku tindaklanjuti. Kau tenang saja, pasti aku akan mencari tahu siapa mereka. Apakah kau mencurigai Warrior?" Tanya Bara.

__ADS_1


"Riko dan Andre sempat mengatakan hal itu, tetapi tidak denganku Kak. Karena menurutku itu bukan mereka, sudah jelas yang ada di balik heln itu adalah orang yang berbeda. Tetapi waktu itu aku sendiri, sehingga aku tidak bisa mengetahuinya," jawab Kenzo.


Lalu Bara dan Kenzo pun menyusun suatu rencana, bagaimana caranya agar mereka bisa mengetahui siapa dalang di balik orang-orang yang meresahkan itu.


*****


Malam hari di kediaman Kenzo, tampak teman-temannya yang saat ini berada di sana untuk menjenguknya. Tetapi tidak dengan Andre, ia tidak ikut menjenguk Kenzo dengan alasan ada urusan keluarga.


"Bagaimana keadaanmu sekarang Ken? Apa sudah baik-baik saja?" Tanya Bobby.


"Iya, aku baik-baik saja. Oh ya thanks ya karena kemarin kau telah membawa motorku dan memperbaikinya," ucap Kenzo.


"Santai Ken, namanya juga teman. Bukankah itu sudah sewajarnya," kata Bobby.


"Ya, tapi tetap saja aku harus berterimakasih padamu," ucap Kenzo.


"Iya sama-sama. Oh ya Ken, waktu itu aku memang tidak menemukan siapapun yang ada di lokasi, tapi aku menemukan ini," ucap Bobby yang menyerahkan sebuah gelang yang putus kepada Kenzo.


"Gelang wanita? Itu gelang siapa Ken? Atau waktu itu kau menggonceng seorang wanita dan wanita itu kabur," ucap Riko asal.


"Kau jangan berbicara sembarangan, sudah jelas waktu itu aku hanya sendiri," bantah Kenzo.


"Mungkin ini adalah gelang wanita yang waktu itu menolongmu Ken. Bukankah Dokter mengatakan jika yang menolongmu itu adalah seorang wanita cantik," ujar Teddy yang juga sudah mendengar hal itu.


Kenzo pun tampak berpikir, mungkin apa yang dikatakan oleh temannya itu benar, bahwa gelang tersebut adalah milik seseorang yang sudah menolongnya waktu itu. Sehingga membuat Kenzo menjadi semakin penasaran dan menurutnya ia sudah mendapatkan sebuah petunjuk.


"Selamat siang semuanya," ucap seseorang yang tiba-tiba saja datang dan membuat mereka mengalihkan pandangan ke arah sumber suara, membuat mereka semua sangat terkejut melihat sosok wanita yang saat ini berdiri di hadapan mereka.

__ADS_1


Bersambung …


__ADS_2