Tertambat Bad Boy Insyaf

Tertambat Bad Boy Insyaf
Keluar Dari Geng Motor


__ADS_3

Beberapa hari telah berlalu, kini keadaan Kenzo pun terlihat lebih membaik tetapi masih berada di rumah sakit sampai ia benar-benar pulih. Karena Diandra yang sudah menyebabkan Kenzo siuman, Bram pun mengizinkan wanita tersebut berada di rumah sakit untuk menemani anaknya. Tak bisa dipungkiri jika Kehadiran Diandra juga lah yang sudah memicu kepulihan Kenzo.


Begitu juga dengan Danu, ia mengizinkan Diandra karena rasa kemanusiaannya untuk menolong sesama. Hingga di saat itu pun ia datang ke rumah sakit untuk menjemput Diandra dan terlihat Bram yang berada di depan ruang rawat inap Kenzo.


"Danu," gumam Bram saat melihat sosok Danu yang berdiri tidak jauh dari hadapannya.


"Kau tenang saja Joni, aku datang ke sini bukan ingin mencari masalah. Aku hanya ingin menjemput Anakku karena sudah beberapa hari ini dia tidak pernah ada waktu di rumah. Hanya kuliah, ke rumah sakit, pulang sebentar untuk mandi, setelah itu dia akan pergi lagi untuk menjaga Anakmu," ucap Danu dengan tatapan yang sulit diartikan.


"Danu, sepertinya kita harus berbicara," ucap Bram lirih.


"Apakah di antara kita masih ada yang perlu dibicarakan? Bukankah kau sendiri yang mengatakan jika di antara kita sudah tidak ada urusan apapun lagi," kata Danu mengingatkan.


"Aku mohon Danu, jika bukan berbicara antar sahabat, setidaknya berbicara sebagai seorang ayah," pinta Bram dengan tatapan mendamba penuh harap.


Lalu Danu pun berjalan melangkahkan kakinya mendekati Bram dan duduk di kursi yang ada di depan ruangan tersebut.


"Duduk!" Titah Danu, sehingga Bram pun langsung saja mendudukkan dirinya di kursi samping Danu.


"Cepat katakan, aku tidak memiliki banyak waktu," tukas Danu.

__ADS_1


"Danu, aku tahu aku sudah banyak berbuat salah padamu dan juga keluargamu. Tapi aku sadar bahwa semua itu adalah kesalahan bodoh yang pernah aku lakukan. Padahal Sinta dan Kenzo sudah pernah memperingatkan aku tetapi aku malah sama sekali tak menggubris ucapan mereka, aku tetap bangga dengan apa yang sudah aku lakukan. Bahkan Sinta juga meninggalkanku salah satunya karena itu, karena aku terlalu egois. Sinta lebih menyukai pekerjaanku yang dulu tetapi selalu ada waktu untuknya, daripada aku yang terlalu sibuk mengurusi perusahaan hasil kecurangan dan aku melupakannya. Aku benar-benar minta maaf Danu. Apakah masih ada maaf untukku?" Ucap Bram yang begitu tulus, ia benar-benar merasa menyesal dan ingin memperbaiki keadaan.


"Kau yakin sangat menyesal? Ini bukan semata-mata karena Diandra yang sudah membantu Kenzo 'kan?" Tanya Danu.


"Tidak Danu. Ya mungkin memang aku bisa sadar salah satunya karena Diandra yang begitu tulus terhadap Kenzo, aku juga bisa lihat bagaimana Kenzo menyayangi Diandra. Aku tidak pernah melihat Kenzo seperti ini, bahkan saat dulu ia pertama kali berpacaran, mungkin karena dulu dia juga masih terbilang remaja berbeda dengan sekarang yang sudah dewasa dan merasakan cinta yang sesungguhnya. Tapi terlepas dari itu, aku benar-benar merasa sadar bahwa hidup ini tidak bisa mengikuti semua keinginan kita, kita membutuhkan orang lain. Tapi aku terlalu sombong, aku malah dengan sengaja menyingkirkan orang yang sudah begitu baik denganku, yaitu kamu. Jika maaf saja tidak cukup, aku akan mempertanggung jawabkannya Danu. Aku akan menyerahkan diri ke polisi," kata Bram yang membuat Danu langsung saja menatap tajam ke arahnya.


"Dasar bodoh, kau yakin dengan keputusanmu itu? Lalu jika kau menyerahkan diri ke polisi, bagaimana dengan Kenzo, apakah kau akan membiarkan Kenzo hidup sendiri? Dia masih membutuhkan orang tuanya," tukas Danu murka tetapi sebenarnya ia sedang menunjukkan rasa kepeduliannya.


"Maksudmu? Apa kau akan tetap membiarkanku tetap berkeliaran dengan kesalahan yang pernah aku lakukan padamu," kata Bram yang meminta penjelasan.


"Joni … Joni, apa kau pikir aku benar-benar sudah berubah tidak memiliki perasaan? Asalkan kau sudah menyadari kesalahanmu itu, aku pasti akan memaafkanmu. Tapi jika kau berani melakukannya sekali lagi, aku sendiri yang akan memasukkanmu langsung ke dalam penjara," kata Danu.


"Kau serius? Kau benar-benar tidak mau memasukkanku ke dalam penjara, kau sungguh memaafkanku?" Tanya Bram tak mempercayainya.


Bram begitu sangat senang mendengarnya dan langsung saja merangkul sahabat lamanya itu. Ia juga tak kuasa membendung air matanya yang sedari tadi ditahan hingga mengalir begitu saja. Begitu juga dengan Danu yang merasa sangat sedih atas situasi saat ini.


*****


Setelah 2 minggu berada di rumah sakit, Kenzo pun sudah diperbolehkan pulang ke rumah karena keadaannya sudah lebih baik. Bahkan Kenzo juga sudah bisa beraktivitas seperti biasa meskipun ia tetap harus menjaga kesehatannya dan dilarang keras untuk berkelahi. Tentunya dengan Diandra yang selalu berada di sampingnya, menemani setiap aktivitasnya itu.

__ADS_1


Berhubung Danu dan Bram sudah berbaikan dan hubungan mereka terlihat normal kembali, mereka pun memutuskan untuk merestui hubungan Anak-Anak mereka. Tentunya Diandra dan Kenzo sangat senang mendengar akan hal itu, akan tetapi Diandra tak mau langsung menjalin hubungan kembali dengan Kenzo sebelum pria itu keluar dari geng motor. Bukan tanpa alasan, ini semua demi kebaikan Kenzo, Diandra tak mau melihat Kenzo terluka lagi.


------


"Jadi hanya demi seorang wanita sekarang kau memilih keluar lagi dari geng motor. Kau itu seorang laki-laki tetapi tidak memiliki pendirian sedikitpun," ucap Andre di saat Kenzo datang ke markas Geng Motor Eagle, ditemani oleh Diandra dengan niat untuk mengundurkan diri.


"Terserah kau saja mau berbicara apa. Tapi aku datang ke sini bukan mau mencari ribut denganmu, aku benar-benar sudah tidak mau lagi bergabung lagi dengan geng motor, bukan semata-mata karena keinginan Diandra tetapi juga karena keinginanku sendiri, keinginan orang tuaku yang ingin aku menjadi manusia yang lebih baik. Dan aku sama sekali tidak mengatakan jika kalian semua yang ada di sini tidak baik, bukan itu, tapi ini hanya bawaan diri kita masing-masing saja," ucap Kenzo yang berusaha sabar menghadapi Andre.


"Ya baguslah, lagipula geng motor ini akan lebih baik jika tidak ada kau," tutur Andre.


Kenzo memutar bola matanya malas, sangat enggan untuk meneladani Andre. Tetapi bagaimanapun juga dia merupakan ketua Geng Motor Eagle, sehingga Kenzo pun menghormatinya untuk terakhir kali.


"Ken, kita semua pasti akan merasa sangat kehilangan karena kau sudah tidak ada di sini lagi," ucap Riko yang terlihat sangat sedih.


"Iya Ken, sudahlah kita beda kampus dan sekarang kau juga keluar dari geng motor," sambung Bobby.


"Mudah-mudahan kau bisa menjadi lebih baik dengan keputusanmu ini Ken dan jangan pernah melupakan kami," ucap Teddy pula.


"Terimakasih untuk kalian semua. Aku tidak akan pernah melupakan kalian ataupun geng motor ini. Untuk masalah persahabatan kita tentunya akan tetap terjalin dan nantinya gampang lah, kita bisa bertemu di luar 'kan. Kalian ini jangan sedih-sedih seperti ini lah. Memang kalian pikir aku akan pergi kemana," kata Kenzo lalu mereka berempat pun saling merangkul dan menguatkan.

__ADS_1


Diandra merasa sangat terharu melihat akan hal itu, ia tak menyangka jika Kenzo benar-benar rela meninggalkan geng motor salah satu alasan karena dirinya. Setelah itu Kenzo berpamitan dengan teman-temannya yang lain, lalu pergi meninggalkan markas Geng Motor Eagle bersama Diandra.


Bersambung …


__ADS_2