Tertambat Bad Boy Insyaf

Tertambat Bad Boy Insyaf
Nama Samaran


__ADS_3

"Pa, memangnya Papa nggak penasaran siapa yang sudah mengkhianati Papa waktu itu? Papa nggak marah atau Papa nggak mau cari tahu tentang Om Bram?" Tanya Diandra yang masih tampak bingung dengan sikap sang ayah yang terlihat begitu santai.


"Sayang, Papa tidak pernah mengajarkanmu untuk dendam apalagi membenci seseorang. Lagipula Papa tidak tahu siapa yang kamu maksud Om Bram itu. Ya Papa cukup terkejut saat kamu mengatakan dia adalah orang tuanya Kenzo, Papa tidak menyangka bahwa Kenzo adalah anak dari seseorang yang sudah tega mengkhianati Papa, tapi kembali lagi Bram itu siapa? Papa tidak pernah merasa pernah punya partner ataupun pegawai yang bernama Bram," ucap Danu apa adanya.


"Kalau memang tidak ada, kenapa tadi Papa tidak kebingungan, kenapa Papa terlihat santai?" Tanya Diandra yang masih tak mengerti.


"Siapa bilang, Papa cukup terkejut tapi Papa hanya berusaha untuk santai, itu lebih tepatnya. Akan tetapi seperti apa yang Papa katakan tadi, Papa tidak pernah mengajarimu untuk dendam atau membenci seseorang. Memang Papa tidak akan lupa akan hal itu, tapi mau bagaimana lagi, toh semuanya juga sudah terjadi. Kalau kamu menganggap masalah itu yang menyebabkan Mama kamu meninggal, mungkin benar karena masalah yang Papa hadapi saat itu membuat Mama kamu stres. Tetapi kamu juga tidak lupa 'kan kalau sebelumnya Mama kamu juga sudah sakit, Mama kamu sudah memiliki penyakit itu sejak lama. Mama kamu juga sudah tenang di alam sana, sekarang tinggal bagaimana kita mengikuti jejak Mama kamu yang selalu memaafkan dan berusaha untuk ikhlas," ucap Danu yang memberikan sedikit nasehat kepada putri tercintanya itu.


"Tapi Pa, Papa lihat di video ini aja. Mungkin Papa akan tahu siapa itu Om Bram," ujar Diandra seraya menunjukkan sebuah video yang tadi memang dikirimkan oleh Sasa melalui pesan WhatsApp agar Diandra bisa memberitahu orang tuanya. Menurut Laura, setelah itu hubungan Diandra dan Kenzo pasti akan benar-benar berakhir.


"Apa? Jadi yang kamu maksud Bram ini Joni?" Tanya Danu yang terlihat sangat terkejut, sangat berbeda sekali ekspresinya di saat tadi Diandra memberitahu bahwa ia mengetahui siapa orang yang telah mengkhianatinya.


"Iya Pa, itu Om Bram, ayahnya Kenzo," jawab Diandra.


"Pantas saja Papa tidak mengenalinya, jadi ternyata Bram ini adalah Joni. Pasti dia sengaja menyembunyikan identitasnya agar Papa tidak mengetahui keberadaannya," tukas Danu.


"Jadi Bram itu bukan nama asli ayah Kenzo Pa?" Tanya Diandra yang tak mengerti.


"Iya Sayang, nama aslinya Joni Brahmana Matthew. Papa yakin dia memang sengaja mengubah namanya supaya Papa tidak bisa menemukan keberadaannya. Dulunya dia adalah Asisten papa, tapi Papa tidak menyangka ternyata dia lah orangnya. Benar-benar sangat keterlaluan!" Ucap Danu dengan nada amarahnya.

__ADS_1


"Sabar dong Pa. Bukannya tadi Papa bilang tidak pernah mengajarkan kebencian," ucap Diandra yang mengingatkan sang ayah.


"Kamu benar, Papa dan Mama kamu memang tidak pernah mengajarkan hal itu Diandra, Papa hanya tidak menyangka jika orang yang telah mengkhianati Papa adalah orang yang paling Papa percaya, bahkan Papa sudah menganggapnya seperti sahabat Papa sendiri. Sewaktu Papa terkena masalah, dia yang selalu menguatkan Papa dan meminta Papa untuk tidak mempermasalahkan hal itu terus karena menurutnya orang yang telah mengkhianati Papa telah pergi jauh. Papa yang bodoh terlalu percaya dengan Joni, seharusnya waktu itu Papa curiga tiba-tiba saja dia menghilang dengan alasan ke luar negeri karena ada tawaran pekerjaan, tapi setelah itu dia sama sekali tidak ada kabarnya dan ternyata ini alasan yang sebenarnya," ucap Danu yang berusaha untuk bersikap sabar di depan sang anak.


"Pa, aku tahu kok bagaimana rasanya, aku juga syok Pa setelah mengetahuinya hari ini. Tapi semua itu sudah berlalu dan aku harap sekarang kita benar-benar bisa menjalani hidup kedepannya dengan baik. Lagipula sekarang kehidupan kita juga sudah lebih baik 'kan Pa karena bantuan Om Harry," ucap Diandra.


"Iya, kamu benar Sayang. Papa juga sudah berusaha melupakannya. Tapi Papa boleh 'kan meminta sama kamu, Papa tidak mau kamu dekat dan berhubungan lagi dengan Kenzo," ucap Danu dan tanpa ragu Diandra pun langsung saja menganggukkan kepalanya, lalu memeluk erat sang ayah. Tanpa diminta oleh ayahnya pun ia juga sudah mengakhiri hubungan dengan pria tersebut.


*****


"Akh brengsek!"


Sebuah pukulan yang dilayangkan oleh Kenzo mendarat di pipi Andre karena selisih pendapat yang terjadi di antara keduanya.


"Apa kau pikir semua masalah akan selesai dengan cara seperti itu? Kau pikir kau itu siapa? Kau hanya ketua baru yang tidak tahu apa-apa, kau sama sekali tidak pantas untuk menjadi ketua," ucap Kenzo yang terlihat sangat murka.


"Baji ngan! Aku ketua di sini, jadi aku yang berhak menentukan segala sesuatu. Bukan malah meminta anak-anak mengikuti apa katamu," ujar Andre tak terima dan membalas pukulan Kenzo.


Di saat itu pun terlihat anggota geng motor Eagle yang datang memisahkan keduanya.

__ADS_1


"Heh kenapa dengan kalian? Kenapa kalian berdua malah bertengkar seperti ini? Malu sedikitlah. Kalian berdua ada di dalam geng motor yang sama yaitu Geng Motor Eagle. Kita ini semuanya saudara di sini, apalagi yang aku dengar kalian berdua juga sudah menjadi saudara tiri, kenapa kalian berdua masih saja bertengkar seperti ini?" Ujar Riko yang tak habis pikir melihat keduanya.


"Diam! Kau tidak perlu ikut campur. Perlu kau dan kalian semua ingat bahwa aku sama sekali tidak pernah menganggap pria ini adalah saudaraku, aku tidak sudi," ucap Kenzo.


"Cih, apa kau pikir aku sudi untuk menjadi saudaramu. Meskipun orang tua kita sudah menikah tapi jangan kau pikir aku sudah menerima Ibumu itu, apa kau tahu dengan Ibumu tinggal di rumahku aku pastikan dia akan menderita seperti hidup di dalam neraka!" Ancam Andre yang sama sekali tak membuat Kenzo bergeming.


"Aku tidak peduli, wanita itu sendiri yang memilih untuk menikah dengan selingkuhannya, jadi apapun yang terjadi dengannya itu bukan urusanku," ucap Kenzo layaknya anak yang durhaka kepada sang ibu.


"Sudahlah Ken, ayo ikut aku," ajak Riko yang memaksa menarik tangan Kenzo, hingga mengikutinya menjauh dari Andre.


"Ken kau kenapa, apa yang sebenarnya terjadi? Kenapa kau berubah menjadi seperti ini lagi? Bukankah kau berjanji akan tobat meskipun kau masih bergabung dalam geng motor. Bukankah kau ingin menjadi yang lebih baik? Tapi kenapa tiba-tiba saja kau berulah lagi, bahkan kau yang terlebih dulu memukuli Andre saat dia menyampaikan pendapat yang tidak sama denganmu. Kau bisa saja berbicara, tidak ada larangan jika kau ingin mengutarakan pendapatmu tanpa bermain kasar," ucap Riko yakin.


"Apa kau sedang memiliki masalah yang berat sampai kau bersikap seperti tadi Ken?" Tanya Teddy pula.


"Kalian semua tidak tahu apa masalahnya, jadi lebih baik tidak usah banyak bertanya," tukas Kenzo yang beranjak dari tempat duduknya dan keluar dari markas Geng Motor Eagle.


Akan tetapi baru saja ia hendak menaiki motornya, tiba-tiba saja ada seseorang yang memukulnya dari belakang hingga ia pun terhuyung dan jatuh terkapar di atas tanah.


Bersambung …

__ADS_1


__ADS_2