Tertambat Bad Boy Insyaf

Tertambat Bad Boy Insyaf
Salah Paham


__ADS_3

Teddy, Bobby dan juga Bara saling berpandangan lalu menatap ke arah geng motor yang berada di depan mereka.


"Untuk apa kau berada di sini?" Tanya Bobby yang membuka pembicaraan dan menunjuk ke arah ketua geng motor dengan tatapan tidak suka.


Yang berada di depan markas The Blues saat ini adalah Andre, Boy dan juga anggota yang lain. Setelah mendengar kabar dari salah satu anggotanya bahwa Bobby dan Teddy pergi ke markas tersebut, Andre pun mengajak yang lain untuk menyusul.


"Seharusnya aku yang bertanya dengan kalian berdua? Kenapa kalian datang ke sini untuk meminta bantuan, tetapi tanpa mengabariku terlebih dahulu," kata Andre.


"Ck, untuk apa juga kami mengabari kau dulu. Memangnya kau peduli jika saat ini kami ingin mencari siapa pelaku yang menyebabkan Kenzo celaka? Bukankah kau sama sekali tak peduli saat aku mengatakan jika ada yang ganjal dalam kecelakaan Kenzo. Dan sekarang ini kami mau ke rumah sakit untuk melihat Kenzo, apa kau mau ikut?" Tanya Bobby yang langsung saja ke intinya, rasanya sudah sangat muak melihat kelakuan ketua Geng Motor Eagle yang sama sekali tidak mempunyai rasa empati.


"Sudah-sudah, kenapa kalian jadi ribut seperti ini. Apalagi kalian ribut di depan markas The Blues, kalian tidak tahu malu ya. Apa perlu aku ingatkan jika kalian itu satu tim dan kita adalah partner, seharusnya tidak ada keributan di sini. Dan Kau Andre, sudahlah, ini semua juga demi kebaikan, kau tidak perlu memarahi mereka berdua. Sekarang begini saja, jika kau memang setuju kita bekerja sama untuk mencari dalang di balik ini semua, ayo kita bekerja sama," kata Bara. Sebagai pria yang lebih dewasa di antara yang lain, tentunya ia akan mencari jalan tengah untuk selalu berdamai.


"Baik Kak, aku setuju," jawab Andre dengan malas.


Lalu mereka semuanya pun naik ke atas motor dan melaju menuju ke rumah sakit untuk melihat keadaan Kenzo terlebih dahulu.


Akan tetapi saat sedang berada di jalanan, di saat itu terlihat beberapa orang yang menggunakan motor sport turun dari motornya lalu mengobrak-abrik pedagang kaki lima di tepi jalan, sehingga membuat Bara pun merasa sangat marah dan langsung saja memberhentikan motornya. Begitu juga dengan yang lainnya. Akan tetapi sayangnya orang-orang rusuh tersebut sudah melarikan diri terlebih dahulu saat melihat The Blues dan Eagle yang sudah sangat terkenal di kalangan geng motor mendekati mereka.

__ADS_1


"Kalian bantu pedagang kaki lima ini untuk membereskan barang dagangannya dulu, setelah itu kalian tetap lanjut untuk melihat Kenzo. Biar aku dan anggotaku yang akan mengejar dan mencari tahu siapa mereka!" Titah Bara dan disetujui oleh Teddy, Bobby, Andre dan Boy. Sedangkan beberapa anggota geng motor Eagle lainnya ikut Bara untuk mengejar biang kerok tadi agar lebih mudah tertangkap.


*****


Sasa kembali ke rumah dengan perasaan yang sangat kesal, karena di saat itu Satria datang menjemputnya dan mengajaknya pulang dengan cara paksa di depan Diandra, Riko dan Sasa. Bahkan Riko dan Satria juga sempat berdebat karena Riko ingin membela Sasa yang diperlakukan seperti itu oleh Satria, namun apalah daya pada akhirnya ia juga kalau karena Satria adalah kakak kandung Sasa dan Riko bukan siapa-siapa wanita itu untuk ikut campur. 


Meskipun sebenarnya Riko sudah tahu bahwa Sasa adalah adik dari musuh geng motor mereka, tetapi ia sudah mengenal Sasa sebagai wanita yang sangat baik. Buktinya dia juga bersahabat dengan Diandra, wanita yang baik pula menurut Kenzo. Sehingga Riko pun sama sekali tidak memperdulikan apa hubungan Sasa dan Satria, yang terpenting ia merasa senang karena bisa kenal dengan wanita tersebut.


Sedangkan Laura di saat itu juga sudah diusir pulang karena dokter tidak menyarankan banyak orang berada di sana. Hanya cukup 2 atau 3 orang saja yang menjaganya di depan ruang ICU.  Laura sama sekali tidak mempunyai kepentingan apapun, sehingga Riko pun mati-matian mengusir wanita itu untuk pergi.


"Rik, sepertinya kamu sudah sangat dekat dengan Sasa. Bagaimana bisa?"


"Oh ini Di, itu, apa ya?" Riko menggaruk tengkuknya yang tidak gatal karena merasa kebingungan menghadapi Diandra saat ini.


"Ini, itu, apaan sih Rik?" Tanya Diandra tak mengerti.


"Jadi begini Di, waktu itu tidak sengaja kami bertemu di luar. Lalu aku meminta nomor WA-nya, berawal dari kami sering chat-chatan sampai akhirnya kami dekat seperti sekarang ini. Dari sini juga aku tahu jika kau adalah sahabatnya dan aku juga jadi tahu bagaimana kau dan Kenzo selama berada di kampus. Tapi aku juga tak mendengar dari Sasa saja, dari Kenzo juga yang selalu saja membahas tentangmu," jelas Riko yang tampak gugup, tetapi berusaha untuk tenang agar Diandra tidak mencurigainya.

__ADS_1


"Jadi Kenzo dan Sasa sama-sama suka menceritakan tentang aku ke kamu?" Tanya Diandra untuk memastikannya lagi.


"Iya Diandra dan dari sini pasti kau tahu 'kan kalau Kenzo itu sebenarnya ada rasa terhadapmu," ucap Riko.


"Masa sih, tapi aku nggak yakin karena dari awal pertemuan kami sudah seperti Tom and Jerry, jadi mana mungkin kalau Kenzo itu mempunyai perasaan lebih terhadapku," bantah Diandra.


"Di dunia ini itu tidak ada yang tidak mungkin Di. Mungkin awal pertemuan kalian memang tidak mengenakkan, tapi seiring berjalannya waktu bisa saja 'kan perasaan itu tumbuh," ucap Riko yang sok dewasa, padahal ia sudah lama menjomblo.


"Tapi itu nggak mungkin lah. Kami baru saja kenal, kita sama sekali nggak dekat Rik. Lagipula kalau itu memang benar, aku juga nggak mungkin bisa membalas perasaan Kenzo," ucap Diandra.


"Kenapa? Apa kau sama sekali tidak memiliki perasaan sedikitpun terhadap Kenzo? Itu nggak mungkin 'kan, karena yang aku lihat kau sangat khawatir dengan keadaan Kenzo saat ini. Atau apakah karena kau masih menganggap jika anak motor itu tidak baik? Karena anak geng motor yang sudah menyebabkan adikmu itu meninggal, jadi kau menganggap Kenzo juga sama seperti mereka. Come on lah Di, kau jangan berpikiran sempit seperti itu, tidak semua anak geng motor itu sama," ucap Riko menatap serius.


"Kalau masalah itu, sama sekali bukan urusanmu Riko. Dan yang aku lihat Kenzo sangat dekat dengan Laura, jadi mana mungkin sih dia menyukaiku. Pasti dia menyukai Laura lah," ujar Diandra ketus, ia sangat sudah tidak suka di saat Riko menasehatinya untuk percaya dengan anak geng motor.


"Kau salah paham Diandra, sebenarnya Kenzo terpaksa untuk dekat dengan Laura. Karena wanita itu pernah menolong Kenzo sewaktu Kenzo dikeroyok oleh orang tidak jelas untuk pertama kali, Laura yang menemukannya di jalan dan mengantarnya ke rumah sakit," terang Riko yang membuat Diandra pun sangat terkejut mendengarnya.


Bersambung …

__ADS_1



__ADS_2