The Hunter

The Hunter
35. Membunuh Ular


__ADS_3

30 Menit kemudian Kathrina dan Deon telah selesai makan. "Kak, malam ini ayo kita keluar." Kata Kathrina.


"Kamu ingin keluar kemana." Tanya Deon.


"Bioskop kak. Ayo kita menonton film." Jawab Kathrina.


"Baiklah, malam ini ayo kita menonton film." Deon mengangguk. Kathrina tersenyum saat mendengar jawaban Deon.


2 Jam kemudian Deon dan Kathrina berada di bioskop yang terletak di dalam mall. "Kathrina, kamu ingin menonton film apa." Tanya Deon.


"Aku ingin menonton film Love Again kak." Jawab Kathrina.


"Kami ingin menonton film love again." Kata Deon melihat pemuda.


"Baik, totalnya 100 ribu." Kata pemuda.


"Kathrina, kamu mau popcorn." Tanya Deon. "Aku mau popcorn kak." Kathrina mengangguk.


"Kami pesan 2 popcorn dan minuman." Kata Deon.


"Totalnya 300 ribu." Kata pemuda.


Setelah membayar tiket bioskop Deon dan Kathrina masuk ke dalam studio."


Beberapa menit kemudian Deon melihat film telah di mulai. "Kathrina." Kata Deon melihat Kathrina.


"Iya kak." Kathrina melihat Deon. Deon kemudian mencium bibir Kathrina. "Emmm." Kathrina memejamkan matanya saat Deon mencium bibirnya.


"Kathrina hisap penisku." Kata Deon melihat Kathrina. Melihat tidak ada orang yang duduk di dekat mereka. Kathrina mulai menjilati milik Deon.


"Kathrina lepas celanamu dan duduklah di pangkuanku." Kata Deon melihat Kathrina.


"Kak, bagaimana jika ada orang yang melihat kita." Tanya Kathrina.


"Kamu tidak perlu khawatir. Tidak ada yang akan melihat kita." Kata Deon melihat di dalam studio hanya ada beberapa orang.


"Baik kak." Kathrina melepas celananya kemudian duduk di pangkuan Deon. Deon kemudian memasukan penisnya ke dalam pussy Kathrina. "Emmm." Kathrina menutup mulutnya dan menahan erangan. Deon dan Kathrina mulai berhubungan badan di dalam studio.


30 Menit kemudian Deon dan Kathrina masih berhubungan badan di dalam studio. "Aku keluar." Kata Deon mencium bibir Kathrina. "Aahhh." Badan Kathrina gemetar saat Deon mengeluarkan cairannya ke dalam pussynya.


"Ayo kita pergi dari sini." Kata Deon mengelus bibir Kathrina.


"Baik kak." Kathrina mengangguk.


Deon dan Kathrina kemudian keluar dari studio. "Ayo masuk ke kamar mandi pria." Kata Deon melihat Kathrina.


"Baik kak." Kathrina mengangguk. Deon dan Kathrina kemudian masuk ke dalam kamar mandi.


Setelah masuk ke dalam toilet, Deon kemudian melepas pakaian Kathrina. "Duduklah di water closet." Kata Deon melihat Kathrina.


"Baik kak." Kathrina kemudian duduk di water closet. Deon melebarkan kaki Kathrina kemudian memasukan penisnya ke dalam pussy Kathrina. "Ahhh." Kathrina mengerang saat milik Deon masuk ke dalam pussynya.

__ADS_1


"Film tadi sangat bagus." Kata Seorang pria masuk ke dalam toilet. "Benar, film tadi sangat bagus." Kata pria lain masuk ke dalam toilet.


"Pelankan suaramu." Deon menutup mulut Kathrina. "Emmm." Kathrina mengangguk.


Melihat kedua pria telah keluar dari kamar mandi. Deon kemudian mencium bibir Kathrina dan mendorong penisnya ke dalam pussy Kathrina. "Emmm." Kathrina mengerang.


30 Menit kemudian Deon dan Kathrina masih berhubungan badan di dalam toilet. "Aku keluar." Kata Deon mengeluarkan cairannya di dalam pussy Kathrina. "Ahhh." Badan Kathrina gemetar saat cairan Deon masuk ke dalam pussynya.


"Ayo kita keluar." Kata Deon melihat Kathrina.


"Baik kak." Kathrina mengangguk. Setelah selesai berpakaian. Deon dan Kathrina kemudian keluar dari kamar mandi pria.


Tidak lama kemudian Deon berada di tempat parkir mall. "Kak, lain kali ayo kita berhubungan badan di tempat umum lagi." Kata Kathrina tersipu malu.


"Oohh." Deon terkejut mendengar kata Katrhina.


"Apa kamu suka berhubungan badan di tempat umum." Tanya Deon.


"Emm." Kathrina mengangguk dengan malu.


"Aku tidak menyangka Kathrina lebih mesum dariku." Gumam Deon melihat Kathrina.


"Baiklah, lain kali ayo kita berhubungan di tempat umum." Kata Deon. Kathrina tersenyum Bahagia saat mendengar kata Deon.


"Ayo kita pulang." Kata Deon menaiki motornya.


"Baik kak." Kathrina menaiki motor dan memeluk Deon dengan erat. "Brooom." Deon menarik gas dan mengendarai motor.


"Baik kak." Kathrina mengangguk dan masuk ke dalam kamar.


"Kak." Kata Kathrina melihat Deon.


"Apa." Tanya Deon.


"Aku sangat mencintaimu." Kathrina tersenyum.


"Aku juga mencintaimu." Jawab Deon. Deon dan Kathrina saling menatap kemudian mulai berciuman.


Keesokan harinya Deon berada di apartemennya. "Ting." Deon melihat sebuah pesan masuk. Deon membuka smartphonenya dan melihat pesan masuk dari Freya.


"Deon, sekarang aku sudah menjadi hunter rank B." Deon membaca pesan dari Freya.


"Selamat karena sudah menjadi hunter rank B." Deon membalas pesan.


"Ting." Deon melihat Freya membalas pesannya. "Deon, jika kamu tidak sibuk. Ayo kita berburu bersama. Sudah lama kita tidak berburu bersama." Deon membaca pesan dari Freya.


"Baiklah, tapi kita akan berburu di dungeon rank A." Deon membalas pesan.


"Ting." Deon melihat Freya membalas pesannya. "Tidak masalah, ayo kita berburu monster di dungeon rank A." Deon membaca pesan dari Freya.


"1 Jam dari sekarang, ayo kita bertemu di dungeon rank A yang terletak di dekat apartemenku." Kata Deon membalas pesan Freya.

__ADS_1


1 Jam kemudian Deon berada di depan gate bersama Freya dan Agnes. "Agnes apa kamu menjadi hunter rank B juga." Tanya Deon.


"Benar, sekarang aku hunter rank B juga." Agnes tersenyum.


"Baiklah, ayo kita masuk ke dalam dungeon." Kata Deon melihat Freya dan Agnes.


"Baik." Freya dan Agnes mengangguk.


Deon, Freya dan Agnes kemudian masuk ke dalam gate. Saat masuk ke dalam dungeon Deon melihat dirinya berada di sebuah hutan.


"Sssss." Deon melihat ular bewarna hitam sebesar 10 meter yang bergerak ke arahnya. "Freya, Agnes bunuh ular itu." Kata Deon.


"Baik." Freya dan Agnes mengangguk.


"Lightning ball." Kata Freya kemudian menembakan 10 bola petir sebesar 1 meter ke arah ular hitam.


"Fire ball." Kata Agnes kemudian menembakan 10 bola api sebesar 1 meter ke arah ular hitam. "Boooom." Ledakan terjadi.


"Sssss." Setelah asap ledakan menghilang, Freya dan Agnes terkejut melihat ular masih hidup.


"Bahkan setelah terkena serangan kita berdua. Ular hitam itu masih belum mati." Agnes terkejut melihat ular hitam yang bergerak setelah terkena serangannya dan Agnes.


"Serang ular itu sekali lagi." Kata Deon melihat Freya dan Agnes.


"Baik." jawab Freya dan Agnes.


"Lightning ball." "Fire ball." Freya dan Agnes kemudian menembakan 10 bola petir dan 10 bola api ke arah ular hitam. "Booom." Ledakan terjadi.


Setelah asap ledakan menghilang. Freya dan Agnes melihat bahwa ular hitam raksasa telah mati.


Deon melihat mayat ular hitam dan berkata. "Bangkit." "Wuuzz." Bayangan hitam keluar dari mayat ular hitam dan membentuk bayangan ular sebesar 10 meter.


"Anda berhasil membangkitkan arwah." "Arwah yang bisa di summon 6/31."


"Sebelum menjalankan Quest, aku setidaknya harus mempunyai 25 arwah." Gumam Deon melihat notifikasi yang muncul di depannya.


"Ayo kita masuk ke dalam hutan." Kata Deon melihat Freya dan Agnes.


"Baik." Freya dan Agnes mengangguk. Deon, Freya dan Agnes kemudian masuk ke dalam hutan.


1 Jam telah berlalu. Saat ini Deon sedang bertarung dengan ular hitam. "Mati." Teriak Deon kemudian meninju wajah ular hitam. "Booomm." Ular hitam menghantam tanah dengan keras.


"Bunuh ular itu." Deon memberi perintah kepada prajurit arwahnya. "Ssss." "Mookk." 5 arwah ular dan 5 arwah gajah kemudian menyerang ular hitam. Deon melihat arwah ular melilit tubuh ular hitam dan arwah gajah menginjak kepala ular hitam.


"Level Up." "Poin +5." "Silakan pilih hadiah anda. New Skill / Poin +10." Notifikasi muncul di depan Deon.


"Aku akan memilih new skill." Kata Deon kemudian memilih new skill.


"Shadow Exchange. Skill yang membuat anda dapat bertukar lokasi dengan pasukan arwah yang di pilih."


"Aku mendapatkan skill yang bagus lagi." Deon tersenyum melihat skill yang dia dapat.

__ADS_1


__ADS_2