The Hunter

The Hunter
46. Hadiah Dari Freya


__ADS_3

"Ayo kita berhubungan anal." Kata Deon mengelus wajah Gisella.


"Baik, ayo kita berhubungan anal." Gisella mengangguk. Deon tersenyum kemudian memasukan penisnya ke dalam anus Gisella.


"Aahhh, sakit." Gisella berteriak saat milik Deon masuk ke dalam anusnya. Deon mencium bibir Gisella kemudian mendorong penisnya dengan pelan. "Eeemm." Gisella memejamkan matanya dan memeluk Deon.


1 Jam telah berlalu. Saat ini Deon dan Gisella sedang berhubungan badan. "Aku keluar." Kata Deon mengeluarkan cairanya ke dalam anus Gisella. "Aahhh." Badan Gisella gemetar saat Deon keluar di dalam anusnya.


"Bagaimana rasanya berhubungan anal." Kata Deon melihat Gisella.


"Rasanya sungguh aneh." Jawab Gisella.


"Kring." Deon melihat smartphonenya berbunyi. Deon membuka smartphonenya dan melihat panggilan dari Kathrina.


"Kak, aku sudah pulang." Kata Kathrina. "Baik, aku akan menjemputmu." Jawab Deon kemudian mengakhiri panggilan.


"Aku akan menjemput sepupuku." Kata Deon melihat Gisella.


"Jika begitu aku akan pulang." Kata Gisella.


30 Menit kemudian Deon sampai di sekolah Kathrina. "Kak Deon." Deon melihat Kathrina sedang bersama Jessica.


"Halo kak." Jessica tersenyum.


"Kak Deon, akhir pekan bolehkah Jessica bermain ke apartemen kita." Tanya Kathrina.


"Tentu saja boleh, aku tidak akan melarang temanmu untuk bertemu denganmu." Deon tersenyum.


"Terimakasih kak." Jessica tersenyum mendengar Deon memperbolehkannya bermain di apartemennya.


"Jessica aku pulang dulu." Kata Kathrina menaiki motor dan memeluk Deon.


"Baik, hati-hati di jalan." Jessica tersenyum.


"Broomm." Deon menarik gas dan mengendarai motor.


"Kak." Kata Kathrina. "Apa." Tanya Deon.


"Selamat kak karena menjadi hunter ranking S. Tadi aku menonton siaran langsung kakak yang sedang konferensi pers." Kata Kathrina.


"Terimakasih. Karena saat ini aku dalam suasana hati yang baik. Hari ini kamu bisa membeli apapun yang kamu mau." Kata Deon.


"Ahh, benarkah kak." Kathrina terkejut. "Kapan aku pernah berbohong kepadamu." Jawab Deon.


"Terimakasih kak, Kathrina sangat mencintaimu." Kathrina tersenyum dan memeluk Deon dengan erat.


30 Menit kemudian Deon dan Kathrina berada di dalam mall. "Apa yang kamu mau." Tanya Deon.


"Aku mau jam tangan kak." Jawab Kathrina.


"Baik, aku akan membelikanmu jam tangan." Jawab Deon.


Deon dan Kathrina kemudian masuk ke dalam toko jam tangan. "Ada yang bisa saya bantu." Tanya seorang wanita berambut hitam pendek.


"Kekasihku ingin membeli jam tangan." Jawab Deon.

__ADS_1


"Jam tangan apa yang nona inginkan." Kata wanita berambut hitam pendek melihat Kathrina.


"Aku ingin jam tangan couple." Jawab Kathrina. Wanita berambut hitam pendek kemudian menunjukan beberapa jam tangan couple kepada Kathrina.


"Kak, dua jam tangan ini bagus." kata Kathrina menunjuk jam tangan.


"Berapa harga dua jam tangan itu." Tanya Deon.


"Jam tangan merk Gacci type ini seharga 14 juta. Harga dua jam tangan adalah 28 juta." Jawab wanita berambut hitam pendek.


"Aahh." Kathrina terkejut mendengar harga jam tangan.


"Aku akan membayarnya lewat rekening." Kata Deon.


"Baik." Wanita berambut pendek kemudian memberikan nomor rekening toko jam tangan kepada Deon. Deon kemudian mentransfer 28 juta ke rekening toko jam tangan.


"Terimakasih sudah berbelanja di toko kami. Jika anda mencari jam tangan baru. Silakan datang ke toko kami." Wanita berambut pendek tersenyum dan memberikan 2 jam tangan kepada Deon. Deon mengangguk kemudian keluar dari toko jam tangan bersama Kathrina.


"Kathrina." Kata Deon melihat Kathrina. "Iya kak." Tanya Kathrina.


Deon kemudian memasang jam tangan di tangan kanan Kathrina. Kathrina tersenyum melihat Deon yang memasang jam tangan di tangannya.


"Kak ayo kita makan burger. Sudah lama aku tidak makan burger." Kathrina menarik tangan Deon.


"Baiklah, ayo kita makan burger." Deon tersenyum. Deon dan Kathrina kemudian membeli burger.


30 menit kemudian Deon dan Kathrina keluar dari mall. "Kak." Kata Kathrina.


"Apa." Tanya Deon. Kathrina kemudian mencium bibir Deon. "Terimakasih untuk hadiahnya kak." Kathrina tersenyum.


"Baik kak." Kathrina mengangguk.


"Broomm." Deon menghidupkan motornya. Melihat Kathrina menaiki motor. Deon menarik gas dan mengendarai motor.


Beberapa menit kemudian Deon telah kembali ke apartemennya. "Aahh, sekolah sungguh membosankan." Kata Kathrina berbaring di kasur.


"Aku ingin cepat-cepat lulus sekolah dan menikah dengan kak Deon." Kata Kathrina melihat Deon.


Deon tersenyum mendengar kata Kathrina. "Mandilah dulu sebelum tidur." Kata Deon melihat Kathrina.


"Ayo kita mandi bersama kak." Kathrina tersenyum.


"Baiklah, ayo kita mandi bersama." Kata Deon menggendong Kathrina dan berjalan ke kamar mandi. Kathrina tersenyum saat Deon menggendong dirinya.


Setelah masuk ke dalam kamar mandi. Deon dan Kathrina melepaskan pakaian mereka. "Kak, aku akan membasuh tubuhmu." Kathrina mengambil sabun kemudian membasuh punggung mereka.


"Kak, apa penismu mau di bersihkan juga." Kathrina tersenyum melihat milik Deon yang berdiri.


"Mengapa kamu masih bertanya." Jawab Deon. "Hehe." Kathrina tertawa kemudian menjilati milik Deon.


"Kamu bisa berhenti." Kata Deon melihat Kathrina. Kathrina kemudian berhenti menjilati milik Deon.


Deon membaringkan Kathrina ke lantai kemudian memasukan penisnya ke dalam pussy Kathrina. "Ahhh, Kak, bisakah kamu memperlakukan ku dengan kasar." Kathrina menatap Deon.


"Baiklah, jika kamu mau di perlakukan dengan kasar." Kata Deon kemudian menampar pantat Kathrina. "Plassshh." "Ahhh." Kathrina berteriak saat Deon menampar pantatnya.

__ADS_1


"Tampar Kathrina lebih keras kak." Kata Kathrina. "Plasshh." "Aahhh." Kathrina berteriak saat Deon menamparnya.


Keesokan harinya Deon sedang berada di apartemennya. "Setelah menjadi hunter rangking S. Pengikut di akun media socialku meningkat drastis." Kata Deon melihat pengikut di akun social medianya mencapai 1 juta follower.


"Ting." Deon melihat seseorang mengirim pesan kepadanya.


"Oohh, aku tidak menyangka perusahaan yang sangat terkenal di Indonesia mengirimku pesan." Kata Deon kemudian melihat pesan.


"Saudara Deon, apakah anda tertarik menjadi brand ambassador perusahaan kami. Jika anda tertarik menjadi brand ambassador perusahaan kami. Silakan hubungi nomor saya +62." Kata Deon membaca pesan.


Deon kemudian menghubungi nomor yang di berikan perusahaan yang memberikan tawaran brand ambassador. "Siapa." Kata suara wanita.


"Aku Deon." Kata Deon.


"Ahh, ternyata anda hunter Deon." Kata wanita.


"Apa kita bisa bertemu. Aku ingin membicarakan tawaran brand ambassador yang di berikan perusahaan tempat kamu bekerja." Kata Deon.


"Baik, kapan kita bisa bertemu." Tanya wanita.


"Hari ini kita bisa bertemu." Jawab Deon.


"Baik, mari kita bertemu nanti jam 8 malam di gourmet restoran." Kata wanita.


"Oke." Kata Deon kemudian mengakhiri panggilan. Deon meletakkan smartphonenya kemudian masuk ke dalam kamar mandi.


1 Jam kemudian Deon berada di depan rumah Freya. "Deon." Deon melihat Freya keluar dari rumahnya.


"Deon, ayo masuk." Freya tersenyum kepada Deon. Deon mengangguk kemudian masuk ke dalam rumah Freya.


"Dimana kedua orang tuamu." Tanya Deon melihat Freya.


"Orang tuaku sedang bekerja." Jawab Freya. "Deon, tunggulah disini." Kata Freya melihat Deon.


"Baik." Deon mengangguk kemudian duduk di kursi.


Tidak lama kemudian Deon melihat Freya keluar dari kamarnya dengan membawa sebuah kotak. "Ini hadiah yang aku janjikan kepadamu." Freya tersenyum dan memberikan kotak kepada Deon.


Deon membuka kotak dan melihat jam tangan bermerk Applex. "Kamu sungguh memberiku jam tangan ini." Kata Deon melihat Freya. Deon tahu harga jam tangan Applex 10 juta ke atas.


"Apa kamu tidak suka dengan jam tangan yang aku berikan." Tanya Freya.


"Tidak, aku suka dengan jam tangan yang kamu berikan." Deon tersenyum.


"Bagus, aku pikir kamu tidak suka dengan jam tangan yang aku berikan." Freya tersenyum.


Deon kemudian memakai jam tangan pemberian Freya di tangan kirinya.


"Deon, ayo kita berburu monster bersama. Sudah lama kita tidak hunting bersama." Kata Freya.


"Baik, aku akan mencari dungeon ranking A terdekat dari sini." Kata Deon membuka aplikasi hunter.


"2 Km dari sini ada dungeon ranking A." Kata Deon melihat aplkasi hunter.


"Baik, ayo kita pergi kesana." Kata Freya. Deon kemudian keluar dari rumah Freya.

__ADS_1


__ADS_2