The Hunter

The Hunter
60. Membunuh Titan END


__ADS_3

"Baiklah. Aku akan memilih Deon sebagai pemimpin tim." Kata James.


"Huuhh." Wanita berambut pendek dan pria berambut coklat terkejut mendengar kata James.


"Aku juga memilih Deon, Deon dapat mengambil keputusan dengan cepat." Kata pria berambut hitam.


"Sigh, karena kalian berdua memilih Deon. aku juga akan memilih Deon." Kata pria berambut coklat.


Wanita berambut pendek melihat Deon dan berkata. "Aku juga akan memilihmu."


"Baiklah, sudah di putuskan Deon akan menjadi pemimpin tim untuk menyelesaikan dungeon ranking S. Aku harap kalian bertiga mendengarkan perintah Deon saat di dalam dungeon." Kata James melihat semua orang di dalam ruangan.


"Deon, kapan kita akan masuk ke dalam dungeon ranking S." Tanya pria berambut hitam.


"Besok pagi jam 8 kita akan masuk ke dalam dungeon ranking S." Jawab Deon.


Keesokan harinya Deon sedang berada di apartemennya. "Deon, kembalilah dengan selamat. Jika kamu mati. Bayi kita tidak akan memiliki seorang ayah." Kata Gisella melihat Deon. Gisella tahu monster ranking S 10x lebih kuat dari monster ranking A.


"Kamu tidak perlu khawatir. Aku tidak akan mati dengan mudah." Balas Deon kemudian keluar dari apartemennya.


"Broomm." Deon menghidupkan motornya. Deon menarik gas kemudian mengendarai motornya.


30 Menit kemudian Deon sampai di depan sebuah gate. "Kamu terlambat lagi." Kata wanita berambut hitam pendek.


"Maaf, saat di jalan aku terjebak macet." Balas Deon.


"Deon, apa hanya kita berempat yang akan memasuki dungeon." Kata pria berambut coklat.


"Benar, hanya kita berempat yang akan masuk ke dalam dungeon. Tapi kamu tidak perlu khawatir. Prajurit arwahku tidak lebih lemah dari kalian bertiga." Balas Deon.


"Aku percaya denganmu." Kata pria berambut hitam.


"Baiklah, ayo kita masuk ke dalam dungeon." Kata Deon melihat wanita berambut hitam pendek, pria berambut hitam dan pria berambut berambut coklat.


"Wuuzzz." Deon kemudian masuk ke dalam dungeon di ikuti wanita berambut hitam pendek, pria berambut hitam dan pria berambut coklat.


Saat masuk ke dalam dungeon Deon melihat dirinya berada di tengah hutan. "Booomm." Deon melihat titan sebesar 10 meter yang berjalan ke arahnya.


"Ice spear." Kata pria berambut hitam kemudian menembakan tombak es sepanjang 1 meter ke arah titan. "Kraakk." Tombak es hancur setelah mengenai tubuh titan.


"Skill ice spearku yang bisa membunuh monster ranking A dalam sekali serang. Bahkan tidak bisa menembus kulitnya." Pria berambut hitam terkejut melihat titan baik-baik saja setelah terkena serangan miliknya.


"Jangan samakan monster ranking S dengan monster ranking A. Monster ranking S 10x lebih kuat dari monster ranking S." Kata Deon melihat pria berpakaian hitam.

__ADS_1


"Bangkit." Kata Deon kemudian 51 arwah naga dan 19 arwah wyvern muncul di sekelilingnya.


Wanita berambut hitam pendek, pria berambut hitam, dan pria berambut coklat terkejut saat melihat prajurit arwah Deon.


"Bunuh titan itu." Kata Deon memberi perintah kepada prajurit arwahnya.


"Rooaarrr." 51 arwah naga dan 19 arwah Wyvern terbang ke langit kemudian menyerang titan.


"Wuusshh." Deon melihat 19 arwah wyvern menyemburkan api ke arah wajah Titan. "Waaaaa." Titan berteriak saat 19 arwah wyvern membakar wajahnya. "Booommm." Titan kemudian terjatuh ke tanah.


"Apa titan itu mati." Pria berambut coklat terkejut melihat titan yang tidak bangkit lagi.


"Mengapa kamu masih bertanya. Tentu saja titan itu sudah mati." Jawab Deon melihat wajah titan yang hanya tersisa tengkorak.


"Deon, bagaimana kamu bisa mempunyai puluhan arwah dragon." Tanya wanita berambut hitam pendek.


"Kamu tidak perlu tahu bagaimana caranya aku mempunyai prajurit arwah dragon. Yang harus kamu tahu kita akan menyelesaikan dungeon ranking S tanpa terluka sama sekali." Jawab Deon.


Beberapa jam telah berlalu. Saat ini Deon sedang melihat prajurit arwahnya sedang bertarung dengan titan. "Rooaarr." Arwah dragon berteriak kemudian menembakan bola api hitam ke arah titan. "Boomm." "Waaaa." Titan berteriak saat terkena bola api.


"Rooaarr." Arwah Dragon lain berteriak kemudian menembakan bola petir bewarna hitam ke arah titan. "Boomm." Bola petir meledak setelah mengenai wajah titan. "Booomm." Titan terjatuh di tanah dengan kepala hancur.


"Meski tanpa bantuan kami bertiga. Kamu seorang diri bisa menyelesaikan dungeon ranking S." Kata pria berambut hitam melihat wajah titan yang hancur.


"Anda berhasil membangkitkan arwah." "Arwah yang bisa di bangkitkan 71/71."


"Booomm." "Booomm." Deon melihat titan berkulit hitam sebesar 20 meter yang berjalan ke arahnya.


"Ukurannya 2x lebih besar dari pada titan-titan lainnya." Kata pria berambut coklat melihat titan bewarna hitam.


"Bunuh titan itu." Kata Deon memberi perintah kepada prajurit arwahnya. "Waaaa." Arwah titan berteriak kemudian menyerang titan bewarna hitam.


"Booomm." Titan bewarna hitam memukul wajah arwah titan. "Arwah telah kembali ke kematian abadi." Deon melihat arwah titan mati dalam sekali serang.


"Rooaarr." 45 arwah Dragon berteriak kemudian menembakan bola cahaya, bola petir, bola angin, bola air dan bola api ke arah titan bewarna hitam. "Booommm." Ledakan besar terjadi.


"Waaaa." Titan berteriak saat terkena serangan 45 arwah naga. Saat asap ledakan menghilang Deon melihat titan hitam berdiri dengan tubuh yang penuh dengan luka.


"Serang titan itu sekali lagi." Teriak Deon memberi perintah. "Rooaarr." 45 arwah naga kemudian menembakan bola api, bola air, bola cahaya, bola petir dan bola kegelapan ke arah titan. "Booomm." Ledakan terjadi.


Saat asap ledakan menghilang Deon melihat titan hitam berdiri dengan tubuh penuh luka bakar. "Dia masih belum mati juga." Wanita berambut hitam pendek terkejut melihat titan bewarna hitam hitam masih berdiri.


"Serang titan itu sekali lagi." Teriak Deon. "Rooaarr." 45 arwah naga kemudian menyerang titan.

__ADS_1


Beberapa menit kemudian Deon melihat titan bewarna hitam terjatuh di tanah. "Apa titan itu mati." Tanya pria berambut coklat.


"Wuuzzz." Gate muncul di depan Deon. "Jika gate muncul sudah jelas titan itu mati." Kata wanita berambut hitam melihat gate yang muncul di depan Deon.


"Aku tidak menyangka dungeon ranking S semudah ini." Kata pria berambut coklat melihat gate yang muncul di depan Deon.


"Jika tidak ada Deon, mustahil kita bisa menyelesaikan dungeon ranking S dengan mudah." Kata pria berambut hitam.


"Baiklah, ayo kita pergi." Kata Deon melihat pria berambut hitam, pria berambut coklat dan wanita berambut hitam pendek.


"Baik." Pria berambut hitam, pria berambut coklat dan wanita berambut hitam pendek mengangguk.


Deon kemudian keluar dari dungeon di ikuti pria berambut hitam, pria berambut coklat dan wanita berambut hitam pendek.


"Wuuzzz." James yang berada di dekat Gate, terkejut melihat Gate yang menghilang setelah Deon, pria berambut hitam, pria berambut coklat dan wanita berambut hitam pendek keluar dari gate.


"Kalian menyelesaikan dungeon ranking S dalam waktu 12 jam." James terkejut melihat Deon, pria berambut hitam, pria berambut coklat dan wanita berambut hitam pendek.


"Kami menyelesaikan dungeon ranking S dengan cepat berkat Deon. Jika tidak ada Deon, kami tidak akan menyelesaikan dungeon ranking S dengan cepat." Pria berambut hitam tersenyum dan merangkul Deon.


"Anda telah menyelesaikan cerita. Anda akan kembali ke kenyataan." Notifikasi muncul di depan Deon.


"Huuhh. Kembali ke kenyataan." Deon terkejut melihat notifikasi yang muncul di depannya.


"Aku tiba-tiba mengantuk." Kata Deon kemudian tertidur.


"Deon." James, pria berambut hitam, pria berambut coklat dan wanita berambut hitam pendek berteriak melihat Deon yang tiba-tiba pingsan.


Saat ini di tempat lain. Seorang pria berkulit putih dan berambut ikal sedang tertidur di kasur. "Uuuhh." Pria berambut ikal terbangun.


Saat melihat cermin pria berambut ikal terkejut. "Ini adalah tubuh asliku. Jangan bilang aku sudah kembali ke kenyataan." Pria berambut ikal terkejut.


Pria berambut ikal mengambil sebuah novel yang tergeletak di kasur kemudian mulai membaca novel berjudul The Hunter.


"Sial, karakter utama yang awalnya Zion berubah menjadi Deon." Pria berambut ikal terkejut.


"Sayang bangun. Sarapannya sudah siap." Kata sebuah suara wanita.


"Aku sudah bangun sayang." Kata Pria berambut ikal kemudian keluar dari kamar.


Terimakasih untuk kalian semua yang telah membaca novel The Hunter.


Novel The Hunter berakhir disini.

__ADS_1


Novel Baru akan upload Tanggal 5 bulan agustus.


__ADS_2