
1 Jam kemudian. "Deon, papa ayo kita makan." Kata Freya.
"Ayo kita ke ruang makan." Kata ayah Freya melihat Deon.
"Baik paman." Deon mengangguk. Deon, Freya dan ayah Freya kemudian berjalan ke ruang makan.
"Freya, apa kamu yang memasak semua makanan ini." Deon terkejut melihat berbagai makanan yang ada di meja.
"Benar, aku dan mama yang memasak semua makanan ini." Freya tersenyum.
Deon kemudian mulai mencoba masakan Freya. "Bagaimana." Tanya Freya melihat Deon.
"Masakanmu sangat enak." Kata Deon. "Jika kamu menikah dengan anakku. Setiap hari kamu bisa makan masakan buatan Freya." Kata ayah Freya.
"Ayah." Freya tersipu malu saat mendengar kata ayahnya.
"Freya, papamu ingin sekali mempunyai cucu." Kata ibu Freya.
"Uhuukk." Deon terbatuk saat mendengar kata ibu Freya.
"Deon, pelan-pelan jika makan." Kata Freya. "Iya." Kata Deon meminum air.
30 Menit kemudian Deon telah selesai makan. "Freya, aku mau pulang."
"Aku akan mengantarmu ke depan." Kata Freya. Deon kemudian keluar dari rumah Freya.
"Deon, jangan dengarkan kedua orang tuaku." Kata Freya. Deon mengangguk mendengar kata Freya. "Aku pergi." Kata Deon menghidupkan motor scooternya.
"Deon, Hati-hati di jalan." Freya tersenyum. Deon mengangguk kemudian menarik gas dan mengendarai motornya.
Beberapa jam telah berlalu. Saat ini Deon sedang berada di depan sekolah Kathrina. "Kak Deon." Deon melihat perempuan berkulit putih, berambut hitam pendek yang tidak lain Kathrina berjalan ke arahnya.
"Ayo naik." Kata Deon melihat Kathrina. "Baik kak." Kathrina mengangguk kemudian menaiki motor dan memeluk Deon. "Broomm." Deon menarik gas dan mengendarai motor.
Beberapa menit kemudian Deon berhenti di depan sebuah toko. "Ayo masuk." Kata Deon masuk ke dalam toko. "Eemm." Kathrina mengangguk kemudian masuk ke dalam toko. Saat masuk ke dalam toko wajah Kathrina menjadi merah.
"Apa ini pertama kali kamu ke toko **** toys." Tanya Deon. "Iya kak." Kathrina mengangguk dengan malu.
"Ada yang bisa saya bantu." Tanya seorang wanita berambut hitam kepada Deon.
"Aku mencari beads anal ekor rubah." Jawab Deon.
Wanita berambut hitam kemudian menunjukan macam-macam beads anal ekor rubah dan bando telinga rubah kepada Deon. "Aku membeli ini." Kata Deon membeli ekor rubah bewarna putih dan bando telinga rubah bewarna putih.
"Silakan melakukan pembayaran di kasir." Kata wanita berambut hitam. Deon kemudian mulai membayar di kasir. "Ayo pergi." Kata Deon setelah membayar di kasir.
"Baik kak." Kathrina mengangguk dengan malu. Deon dan Kathrina kemudian keluar dari toko. "Ayo kita pergi cari makan terlebih dulu sebelum pulang." Kata Deon.
__ADS_1
"Baik kak." Kathrina mengangguk. "Broomm." Deon menarik gas dan mengendarai motor.
30 Menit kemudian Deon sampai di restoran. "Aku pesan 4 lobster, 4 kepiting dan 2 lemon tea." Kata Deon.
"Baik, silakan duduk. Kami akan membuat pesanan anda." Jawab pelayan restoran. Deon dan Kathrina kemudian duduk di kursi kosong.
Beberapa menit kemudian Deon melihat pesanannya datang. "Ayo kita makan." Kata Deon melihat Kathrina.
"Baik kak." Kathrina mengangguk. Deon dan Kathrina kemudian mulai makan.
30 Menit kemudian Deon dan Kathrina telah selesai makan. "Ayo kita pulang." Kata Deon melihat Kathrina. "Baik kak." Kathrina mengangguk.
Deon dan Kathrina kemudian keluar dari restoran. "Broomm." Deon menghidupkan motornya. "Broomm." Deon menarik gas dan mengendarai motornya.
Beberapa menit kemudian Deon sampai di apartemennya. "Kathrina pakai ini." Kata Deon memberikan beads anal ekor rubah dan bando telinga rubah kepada Kathrina.
"Baik kak." Kathrina mengangguk kemudian memakai bando telinga rubah. Kathrina melepas pakaiannya kemudian memasukan ekor rubah ke anusnya.
"Kamu terlihat semakin cantik." Kata Deon melihat Kathrina yang memakai ekor rubah di anusnya dan bando telinga rubah. Kathrina tersipu malu saat mendengar kata Deon.
Deon melepas celananya dan berkata. "Hisap penisku." "Baik kak." Kathrina mengangguk kemudian menjilati milik Deon.
"Kamu bisa berhenti." Kata Deon melihat Kathrina. Kathrina kemudian berhenti menjilati milik Deon. Deon membaringkan Kathrina ke kasur kemudian memasukan penisnya ke dalam pussy Kathrina. "Aahhh." Kathrina mengerang.
"Kak, aku sangat mencintaimu." Kathrina menatap Deon.
2 Hari telah berlalu. Saat ini Deon sedang berada di dalam apartemennya. "Kring." Deon melihat smartphonenya berbunyi. Deon membuka smartphone dan melihat panggilan dari nomor tidak di kenal.
"Siapa." Kata Deon menjawab panggilan.
"Ini aku James ketua asosiasi hunter." Kata James. "Oohh, ternyata anda ketua James." Jawab Deon.
"Deon, apa kamu ingin mempublikasikan dirimu kepada public bahwa kamu seorang hunter ranking S." Tanya James.
"Mengapa masih bertanya. Aku akan mempublikasikan diriku ke public." Jawab Deon. Deon tahu dirinya akan mendapatkan banyak keuntungan setelah identitas hunter rangking S nya di ketahui public.
"Baiklah, Besok datanglah ke markas asosiasi jam 8 Pagi. Aku akan mengadakan konferensi pers." Kata James.
"Baik. aku akan datang ke markas asosiasi hunter sebelum jam 8 pagi." Jawab Deon.
"Bagus." Jawab James kemudian mengakhiri panggilan.
"Kringg." Deon melihat panggilan dari Kathrina. "Ada apa." Tanya Deon.
"Kak, aku sudah pulang." Kata Kathrina. "Baiklah, aku akan menjemputmu." Kata Deon kemudian mengakhiri panggilan.
Deon keluar dari apartemennya dan berjalan ke tempat parkir apartemen. "Brooomm." Deon menghidupkan motornya. "Brooomm." Deon menarik gas dan mengendarai motornya.
__ADS_1
Beberapa menit kemudian Deon sampai di depan sekolah Kathrina. "Kak Deon." Deon melihat perempuan berkulit putih, berambut hitam pendek berlari ke arahnya.
"Kak, hari ini ayo kita pergi keluar." Kata Kathrina menaiki motor dan memeluk Deon.
"Kamu ingin pergi kemana." Tanya Deon. "Terserah kak Deon." Jawab Kathrina.
"Bagaimana dengan pergi karaoke." Tanya Deon. "Baik kak, ayo kita pergi karaoke." Kathrina tersenyum. "Brooomm." Deon menarik gas dan mengendarai motornya.
30 Menit kemudian Deon dan Kathrina sampai ke tempat karaoke. "Aku pesan 1 room Vip." Kata Deon melihat seorang pria.
"Baik, silakan ikuti saya." Kata pria. Deon dan Kathrina kemudian mengikuti pria.
"Ini ruangan anda." Pria membuka sebuah pintu. "Jangan ganggu kami berdua." Kata Deon memberi tips kepada pria.
"Hehe, baik bos." Pria tersenyum.
"Ayo masuk." Kata Deon melihat Kathrina. "Eemm." Kathrina mengangguk kemudian masuk ke dalam ruangan. Deon masuk ke dalam ruangan kemudian mengkunci pintu.
"Kak, kita akan menyanyikan lagu apa." Tanya Kathrina. Deon kemudian memilih lagu Coldplay A Sky Full Of Stars.
"Cause you're sky full of stars." Deon mulai beryanyi.
"Cause You light up the path." Deon beryanyi dan memeluk Kathrina.
Kathrina tersenyum dan mulai beryanyi. "I don't care, go on and tear me apart."
"I don't care if you do oohh oohh." Kathrina beryanyi dan menatap Deon.
"Cause in a sky, cause in a sky full of star." Deon beryanyi dan menatap Deon.
"I Think I saw you oohh oohh." Deon dan Kathrina mulai beryanyi bersama.
"Cause you're a sky, you're sky full of star. Such a heavenly view.." Deon dan Kathrina kemudian selesai bernyanyi.
Deon dan Kathrina saling menatap kemudian mulai berciuman. "Tadi itu sangat seru kak." Kathrina tersenyum dan memeluk Deon.
"Benar, barusan sangat seru." Deon tersenyum.
"Sekarang pilihlah lagu yang kamu suka." Kata Deon melihat Kathrina. "Baik kak." Kathrina mengangguk kemudian memilih lagu Lisa Money.
"I came here to drop some money, dropping all my money. Drop some money, all this bread so yummy, yeah.." Deon tertawa saat melihat Kathrina beryanyi rap.
"Dolla bills, dolla bills. Watch it fallin for me." Deon mulai beryanyi. Kathrina tersenyum melihat Deon mulai beryanyi.
"I came here to drop some money, dropping all my money. Drop some money, all this bread so yummy, yeah.." Deon dan Kathrina mulai beryanyi bersama.
"My money moves, money I choose. Watch how my wons and yens and dollars be dropping on you, you, you." Deon dan Kathrina kemudian selesai beryanyi.
__ADS_1
"Aku tidak menyangka kamu bisa nge rap." Kata Deon melihat Kathrina. "Hehe." Kathrina tertawa mendengar kata Deon.