Tujuh Pendekar Penguasa

Tujuh Pendekar Penguasa
CH 7. Apa Maksudnya..?


__ADS_3

"Sebenarnya apa yang ingin kakak katakan" tanya We Fui dia sungguh sangat penasaran.


"huft kakak ingin kalian belajar, kalian harus mencari guru sendiri kalian harus mencari masa depan kalian" ucap Fu Kai berhasil membuat mereka semua terdiam.


"Apa maksud kakak, kakak ingin membuang kami atau apa..!!?" tanya Cao Ya dengan nada yang agak kasar.


"Tidak kakak tidak menginginkan hal itu, kakak hanya ingin kalian menjadi pendekar hebat, jika kalian terus disini kalian tidak akan berkembang" ucap Fu Kai mencoba menjelas kan pada adik adiknya.


"Aku tidak ingin kita berpisah" ucap Yan Sha air matanya tumpah begitu saja.


" Yan Sha dengarkan kakak yan sha ingin menjadi pendekar hebat dan pemberani kan, yan sha harus bisa mencari seorang guru yang bisa membimbing mu" ucap Fu Kai sambil mengelus kepala yan Sha.


"Kita bisa bersama sama kan kak, kita bisa melakukan semuanya bersama kan seperti yang kita lakukan biasanya kan" ucap We Fui.


"Kakak merasa tidak mampu melindungi kalian, kakak merasa gagal menjadi kakak yang baik dan ini saatnya kakak membuat keputusan untuk kalian" ucap Fu Kai.


"Apa kita memang tidak bisa bersama lagi" ucap Cao Ya dia yang biasanya jarang menangis kini ikut meneteskn air matanya.


"Kalian jangan menangis sungguh maafkan kakak, kakak hanya ingin yang terbaik untuk kalian, kakak janji lima tahun lagi kita akan bertemu disini lagi" ucap Fu kai.


"Lalu bagaimana dengan kakak" tanya Ji Huo.


"Kakak juga akan mencari guru seperti kalian, kakak juga akan berusaha untuk memberi kalian uang setiap bulan untuk biaya hidup kalian" ucap Fu Kai dengan tersenyum.


"Aku tidak perlu uang aku hanya ingin bersama kakak kakakku"Ucap pelan Sao feng .


"Sao feng kau memang yang paling kecil tapi kakak yakin kau adalah yang terkuat , bukankah kau ingin melindungi saudara saudaramu" tanya Fu Kai dan diangguki oleh Sao Feng .


"Tapi kak dimana kita akan mendapat kan guru" tanya Ji Huo.


"Kakak sudah menyiapkan beberapa guru terbaik, kalian hanya perlu mencarinya dan satu hal lagi ini juga akan mengasah energi spiritual kalian, kakak akan beri tau siapa yang harus kalian cari" ucap Fu Kai dengan tersenyum.


"tapi kami belum pernah keluar dari desa kak" ucap We Fui.

__ADS_1


"kakak tidak akan membiarkan kalian pergi sendiri, besok akan kakak jelaskan hari ini kalian bersiaplah dan beristirahatlah dengan baik karena hari esok adalah hari yang berat bagi kalian" ucap Fu Kai.


mereka semua akhirnya pergi dari sana kecuali yan Sha dan Sao Feng.


"Kalian kenapa tidak berkemas juga, atau kalian lapar ya , baiklah kakak akan siapkan makanan untuk kalian" ucap Fu Kai sambil melangkah .


tapp.. Sao Feng dan Yan Sha bersamaan memegang tangan Fu Kai.


"Kakak aku tidak memiliki energi spiritual pasti tidak akan ada guru yang mau menerimaku" ucap Sao Feng sambil meemgang tangan kanan Fu Kai.


"Bagaimana jika guru adalah orang yang jahat, aku sangat takit" ucap Yan Sha sambil memegang tangan kiri Fu Kai .


"Kalian berdua bukanlah anak yang pemberani, kakak beritau pada kalian ya suatu saat kita akan menjadi pendekar hebat yang bisa menyelamatkan banyak orang, apa kalian tidak menginginkannya" ucap Fu Kai dia berharap dengan berkata seperti itu adiknya bisa termotivasi.


"Aku ingin melindungi banyak orang, agar kejadian yang menimpa ayah dan ibu tidak terjadi pada orang lain" ucap Sao feng kata katanya membuat Fu Kai terdiam sejenak sebelum akhirnya dia tersenyum.


"Tentu saja , kalian pasti bisa melakukannya kakak percaya pada kalian" ucap Fu kai.


" baik kakak" ucap Sao Feng Dan Yan Sha mereka berdua kemudian berlari untuk mempersiapkan barang barangnya.


"Ayah ibu, aku akan melakukan setiap yang kalian inginkan, aku pastikan adik adikku menjadi orang yang hebat dan aku juga akan memastikan mereka hidup tanpa kekurangan." ucap Pelan Fu Kai.


Sebenarnya sebelum kejadian perampokan yang terjadi didesa waktu itu Ceng Ho telah mempersiapkan untuk mengantar anak anaknya pergi berguru dan itu hanya diketahui oleh sang Ruo dan Fu Kai.


Karena itulah meski ragu melakukan hal ini Fu Kai teta melakukannya karena semua persiapannya memang sudah dipersiapkan ayahnya termasuk guru yang akan mereka ambil nantinya, Fu Kai menemukan semua catatan tentang guru itu diruang bawah tanah Rumahnya .


Fu Kai sekarang sedang memasak dibantu oleh Shi mei, dia sudah selesai mengemas dan yang lainnya masih saling membantu.


"Kakak siapa nama guruku" tanya Shi Mei.


"Kau akan tau besok Mei'er, dan yang pasti kakak akan mengirimmu kepada guru yang hebat tentang energi racun dan seni bela diri, bukankah itu yang kau inginkan" ucap Fu kai.


"Sungguh, kakak memang yang terbaik tapi tentang..."

__ADS_1


" kakak akan pikirkan cara agar kalian tidak kekurangan apapun jadi jangan pikirkan soal itu" ucap Fu Kai dengan tersenyum.


"Bisakah aku membantu kakak saja mencari uang" ucap Shi Mei.


"Tidak..!! kau harus belajar kau tidak boleh melakukan hal itu fokus saja dengan apa yang gurumu ajarkan kelak" ucap Fu Kai dengan sedikit marah.


"Tapi Kak, aku ingin membantu kakak aku tidak ingin kakak berjuang sendirian" ucap Shi Mei dengan menatap Fu Kai.


"Huft dengarkan kakak mei'er kakak hanya ingin yang terbaik untuk kalian, biarkan kakak yang memikirkan caranya." ucap Fu Kai sambil menatap balik Shi Mei.


"Berhentilah bersikap seperti seorang ayah kita ini bersaudara kita harus melakukan semuanya bersama, kau tidak seharusnya melakukannya sendiri" ucap Shi mei.


Fu Kai membalikkan badannya.


" Jika kau ingin membantuku, bantu aku menjaga adik, mereka masih terlalu kecil untuk ini semua" ucap Fu Kai dengan memejamkan matanya.


" Tanpa kau minta aku pasti akan melakukannya, tapi kumohon jangan pendam semuanya sendiri" ucap Shi Mei.


"Semua sudah kufikirkan kau tenang saja tidak akan terjadi apapun denganku" ucap Fu Kai dengan tersenyum tipis.


"Tenang!!, kakak aku tau dirimu kau bahkan rela menyerahkan nyawamu untuk kami , tapi kak kami sungguh tidak ingin kehilanmu..! berjanjilan untuk tidak melakukan hal yang berbahaya" ucap Shi mei.


Shi mei tentu mengerti bagaimana Sikap Fu kai yang selalu gegabah jika itu soal saudaranya, bahkan pernah Fu Kai hampir kehilangan nyawanya karena menyelamatkan Ji Huo yang hampir tenggelam didanau, bahakan Fu Kai sendiri tidak bisa berenang dan di danau itu banyak terdapat hewan spirit air.


"Kau tenang saja kakak pasti akan baik baik saja dan kakak berjanji akan tetap baik baik saja sampai saat kita akan bertemu lima tahun lagi" ucap Fu Kai dengan tersenyum.


"Aku berharap begitu, aku tidak ingin kakak terluka lagi" ucap Shi Mei sambil memeluk Fu Kai dan Fu Kai mengelus pelan rambut Shi Mei.


.


.


.

__ADS_1


__ADS_2