Veel World : The Miracle With Flaws

Veel World : The Miracle With Flaws
Chapter 2.4


__ADS_3

Di Ruang Tahta Kerajaan Waren.


"Begitulah isi laporan yang diberikan oleh Ketua Helder" ucap utusan dari asosiasi penyihir kerajaan.


"Hmm... Raja Iblis kah?" Ucap Raja tertegun di kursinya.


Ia adalah Raja Kerajaan Waren, namanya Adam Waren IV. Ia memiliki tubuh Kekar dengan tatapan yang tajam, dari posturnya saja sudah menunjukkan keagungan yang tinggi. Rambut hitam bercampur putih uban dan warna matanya yang coklat gelap membuatnya terlihat pebuh wibawa seorang Raja.


"Ayah... Biarkan aku ikut melindungi kerajaan ini!" Ucap Seorang gadis muda berambut pirang di sebelah Raja.


Gadis itu adalah putri kerajaan waren, ia adalah anak tunggal dari Raja dan mendiang Ratu. Ia memiliki wajah cantik dan manis, namun nilai itu pudar karena hoby dan kebiasaannya yang tomboy.


"Tunggu Anna, kita belum tahu bagaimana bisa Raja Iblis langsung datang kemari" ucap Raja.


"Untuk masalah itu Ketua dan beberapa anggota penyihir sedang mencari informasi... Gadis Pencipta sedang melihat masa depan dibantu oleh Penyihir baru bernama Zhel... sedangkan ketua-" ucap Utusan terhenti setelah Raja mendengar sebuah nama yang tidak asing.


"Zhel katamu?" sela Raja.


"Ya... Zhel Draze." jawab Si utusan.


"Apakah Zhel Draze Si Keajaiban Yang Cacat?" tanya Raja.


"Emm.. Ya begitulah laporannya" ucap Si Utusan.


Kemudian sebuah senyum lebar muncul di wajah Raja bagai mengingat sebuah kenangan indah dimasa lalu.


"Hahaha ternyata dia ya... Sudah lama aku tidak melihat bocah itu" ucap Raja Gembira.


"Ayahanda... Apa Zhel yang dimaksud itu?" tanya Putri Anna.


"Ya... Zhel Draze... Anak yang dahulu sering sekali bertengkar denganmu itu" jawab Raja.


"Ma-ma-maksud ayah?!" wajah putri Anna bagai mendidih karena candaan dari sang ayah.


"Baiklah... Aku tahu kau ingin sekali bermain lagi dengannya namun ini adalah saat yang penting... Wahai utusan... Kuperintahkan warga untuk mengungsi ke luar gerbang bagian selatan ibukota... Akan kuperintahkan prajurit untuk menjaga mereka ketika diluar... Sedangkan Para penyihir dan Paladin akan menghalau Raja Iblis di dalam ibukota... Dan utusan... Bawa pria bernama Zhel itu kemari jika ia sudah selesai dengan urusannya" Ucap Raja dengan Tegas.


"Baik!" ucap utusan yang kemudian meninggalkan ruangan.


Keadaan saat ini begitu sulit, namun Raja tetap menunjukkan sikap agung nya supaya para prajurit tidak patah semangatnya.


Saat ini yang ada di pikiran Raja adalah bagaimana menangani Raja Iblis, ditambah kerajaan Severth masih egois dan tidak ingin membantu mereka di keadaan seperti ini.

__ADS_1


"Anna"


"Ya ayah?"


"Aku akan maju ke medan perang untuk terakhir kalinya"


~Di Gedung Asosiasi Penyihir Kerajaan~


Disebuah ruangan kosong yang ada dalam gedung asosiasi penyihir kerajaan.


"Helen... bagaimana?" tanya Zhel.


"Masih belum... Sepertinya Raja Iblis akan datang hampir tengah malam" jawab Helen.


"Teruskanlah... Cari sampai kau menemukan sesuatu... Aku akan mengalirkan mana lebih banyak lagi" ucap Zhel.


Walau Zhel berkata seperti itu, namun sebenarnya Mana miliknya juga hampir habis. Zhel tidak tahu ternyata Sihir ini membutuhkan Mana yang sangat besar, namun itu cukup untuk membayar hasilnya.


~Di Ruangan Ketua Helder~


"Hmm mereka nampaknya tak memiliki hubungan sebelum bergabung di sini" ucap Kon.


"Berarti ada kemungkinan bahwa seseorang disini sudah memiliki hubungan dengan Raja Iblis.. Lalu ia mengajarkannya pada para pengkhianat ini" ucap Ketua Helder.


"Ngomong-ngomong Kon... Sebenarnya apa kekuatan temanmu itu?" tanya ketua dengan serius.


"Saya juga tidak mengerti... Namun ia mengatakan kekuatannya adalah memanipulasi Mana" jawab Kon.


"Tidak ada kekuatan semacam itu di dunia ini... hanya Raja Iblis Ouroboros saja yang memiliki kekuatan semacam itu" ucap Ketua Helder.


"Ya... Saya juga beranggapan seperti itu... Namun kekuatannya itu nyata... Dan kekuatannya agak berbeda dengan Raja Iblis Ouroboros" ucap Kon.


"Berbeda? Maksudnya bagaimana?"


"Raja Iblis Ouroboros memiliki Mana yang tak terbatas... Sedangkan Zhel... Ia... Memiliki Kapasitas Mana yang tak terbatas"


Ketua Helder sedikit terkejut mendengar klimat Kapasitas Mana Tak Terbatas yang dikatakan oleh Kon. Makhluk seperti itu seharusnya bisa setara melawan seorang Raja Iblis sekalipun.


"Kau tahu darimana ia mendapatkan kekuatan itu?" tanya Ketua Helder.


"Yang saya tahu sedari lahir ia memang memiliki kapasitas Mana luar biasa, namun ia sendiri tak bisa menggunakan sihir apapun... tak seperti Raja Iblis Ouroboros yang bisa menggunakan banyak Sihir luar biasa, Zhel menggunakan Mana di tubuhnya untuk memperkuat bagian tubuhnya" ucap Kon.

__ADS_1


"Ironis sekali... Ia sendiri tak bisa menggunakan Mana yang dimilikinya... Namun kapasitas luar biasa dan kapasitas tak terbatas itu berbeda... Lalu bagaimana ia bisa mendapatkan kapasitas Mana tak terbatas seperti itu?" tanya Ketua Helder.


"Sewaktu Bertarung dengan Shasa, ia memakan Mana Fruit dari Magical Tree yang Shasa coba tumbuhkan" ucap Kon.


Ketua Helder membelalakkan kedua bola matanya, sebenarnya ketua Helder mengetahui fakta bahwa manusia takkan bisa bertahan jika ia memakan Mana Fruit. Ketua tahu bahwa manusia takkan bisa menahan kekuatan yang Mana Fruit berikan, para peneliti juga sudah membuktikan bahwa takkan ada manusia manapun yang bisa menerima kekuatan besar dari Mana Fruit.


"Tunggu... Mana Fruit katumu?" tanya ketua Helder.


"Ya... Saya sendiri juga tidak percaya... Namun ia mengatakan bahwa Mana di tubuhnya itu mengalir... Tidak seperti kita semua" ucap Kon.


"Mustahil... Aku tidak mengerti" ucap Ketua sembari menggaruk kepalanya.


-Ia tidak bisa menggunakan sihir dari lahir... Namun ia tidak mati setelah memakan Mana Fruit... Bagaimana bisa? Aku harus menanyainya langsung... Jika benar maka... Zhel sendiri adalah Seorang Pahlawan yang berasal dunia ini.


Ketua Helder memperbaiki Posisinya dan melanjutkan.


"Baiklah aku mengerti... Sisanya aku akan menanyai Zhel secara langsung" ucap Ketua.


Mereka berdua berhenti berbicara dan mulai mencari lagi, namun tak lama mereka mencari seseorang mengetuk pintu dengan gusar.


"Permisi ketua... Ada berita baru dari penyihir Helen" ucap Seseorang yang kemudian membuka pintu.


"Katakan" jawab Ketua Helder.


"Penyihir helen mengatakan bahwa Raja Iblis akan muncul melewati sebuah Prisma Teleportasi" ucap si pelapor.


"Prisma Teleportasi?!" tanya Kon.


"Hmm begitu ya.... Pantas saja aku merasa agak janggal sejak kemarin" ucap Ketua Helder.


"Apa maksud anda?" tanya Kon.


"Akhir-akhir ini ada banyak masalah yang terjadi di berbagai distrik ibukota... namun berita itu datang dari laoran langsung dan bukan dari pihak berwajib... Secara spontan aku meminta beberapa penyihir mengurusnya... Ternyata untuk hal ini ya" ucap Ketua dengan nada kecewa.


Ia menyesal karena tidak menyadari dengan kelalaiannya sendiri, bahkan ia tidak curiga tentang kejanggalan itu dan membiarkannya.


"Ja-jangan kecewa ketua... Dari data para pengkhianat kita bisa mengethui dimana letaknya mantra itu dipasang" ucap Kon menghibur.


"Benar juga... Baiklah kau bawa beberapa pasukan untuk menghapus Mantra-Mantra yang telah dipasang" ucap Ketua.


"Baik!" jawab Kon.

__ADS_1


"Maaf menggangu ketua... Namun... Orang yang membantu nona Helen saat ini jatuh pingsan" ucap si pelapor dengan sedikit ragu.


__ADS_2