VRMMO | Terris Story : Someone "Them"

VRMMO | Terris Story : Someone "Them"
Extra : Joining Sister!


__ADS_3

"Fuuh~"


Meluruskan kakinya, Luna duduk dipinggir ruangan latihan. Mengistirahatkan badannya yang penuh keringat setelah bermain bulu tangkis selama satu set penuh.


"Ooi, Luna. . !"


Merasa dirinya dipanggil, Luna segera menoleh; dan menemukan Sera yang sedang berjalan kearahnya sambil melambaikan tangan.


Luna yang melihat sahabatnya itupun membalas dengan lambaian tangan sambil tersenyum.


"Nih, untukmu." kata Sera kemudian, menyodorkan sebotol minuman dingin padanya.


"Makasih. . ! —Gulp, Gulp, Gulp. . . Fuuah~"


"Kalo minum pelan-pelan, Luna! Huuuuh, boleh aku duduk?"


"Tentu." jawab Luna sambil menepuk-nepuk tempat disebelahnya.


Duduk dengan tenang untuk beberapa waktu, keduanya menonton orang yang sedang berlatih ditempat itu.


"Gimana latih tandingnya?" kata Sera memecah keheningan.


"Mudah. —Gulp."


"Seperti biasa, huh? Kurasa nggak ada yang bisa menang darimu, Luna."


Luna tersenyum pahit dan menggelengkan kepalanya. "Masih ada kakak."


"Ah. . ." Sera pun membiarkan mulutnya terbuka saat mendengarnya.


Karena kebenarannya, meskipun Luna sendiri menjadi pemain bulutangkis terkuat di klub sekolahnya, ia belum pernah sekalipun berhasil mengalahkan kakaknya; Linnea.


Bahkan bulan lalu, Luna kalah dalam set Best of Five dengan hasil 5 - 0; yang kadang masih membuatnya jengkel.


Melihat mood Luna yang sedikit memburuk karenanya, Sera mencoba memperbaiki itu. "Tapi kakakmu kan nggak ikut dalam klub. . ."


"Justru itu! ——"


Dan Luna langsung memuntahkan kekesalannya begitu saja. Membuat Sera yang malang mendengarkan perkataan gadis itu dengan senyum canggung.


Tapi sekalipun sedang kesal, Luna selalu mengagumi kakaknya. Karena saat ini, wajahnya menunjukkan hal itu tanpa ia sadari.


. . .


Di kamarnya, Luna duduk diatas tempat tidur miliknya; memandangi kapsul yang saat ini sudah terpasang diseberang ruangan itu.


'Kakak. . .' Luna bergumam tanpa sadar dan menunjukan ekspresi wajah yang kesepian.


Luna selalu berpikir untuk menjadi lebih dekat dengan kakak yang ia sayangi itu. Karena itu, ia sering menghabiskan waktu senggangnya itu bersamanya.


Tapi, secerewet apapun dirinya dan seberapa pun lamanya gadis itu menghabiskan waktu bersama sang kakak, dinding tak terlihat —seperti sebuah cangkang, masih tetap kokoh sampai saat ini.


Mereka memang dekat jika dilihat, tapi masih ada jarak diantaranya.


Luna pun mengingat orang-orang yang dianggapnya teman, Sera misalnya, dan berandai-andai jika kakaknya akan memiliki orang seperti itu.


Ia penasaran dan ingin tahu alasan sang kakak mengisolasi dirinya sendiri.


'Kenapa. . ?'


Namun gadis itu segera keluar dari lamunannya dengan menepuk pipinya menggunakan kedua tangan.


"Kalau bukan Luna sendiri yang cari tahu, siapa lagi? Ini kesempatan biar Luna bisa sama kakak!" katanya dengan penuh tekad.


Ia pun berjalan mendekati kapsul itu dan berbaring didalamnya. 'Kalo nggak salah, cara log in-nya. . .'


"Dive Start, Terris : Limitless!"


[Device baru terdeteksi]


"Eeh?! Siapa. . ?!" teriak Luna terkejut saat sebuah suara muncul begitu saja. Namun detik selanjutnya dua buah opsi muncul dihadapannya.


[Login | Create]


"E-eh? Login? Eh, sebentar, Luna kan nggak pernah buat akun, jadi. . , Create."


[Scan akan dimulai dalam : 10]


"Eeeh? Tunggu, gimana?!" teriak Luna panik, tidak siap dengan hitungan mundur yang tiba-tiba dimulai.


[Scan akan dimulai dalam : 8]


"Epp!! Uwaah. . !"


[Scan akan dimulai dalam : 7]


"Pause!"


[Scan akan dimulai dalam : 6]


"Cancel! Decline! Abort! H-halt! Terminate!"


[Scan akan dimulai dalam : 1]

__ADS_1


Menjadi panik dan bingung karena semua yang ia lakukan tidak bekerja, Luna pun menutup matanya dengan takut.


. . .


. . . . . .


. . . . . . . . . . . .


[Scan selesai]


[Code : 3950021578044 - F]


[Selamat Datang, Amaryllis Illian Lunary]


Luna membuka sebelah matanya dan segera berakhir dengan raut wajah konyol yang terukir dengan jelas. "Ueeh. . . cuma begitu?


Dan gadis itu melanjutkan semuanya dengan pipi menggelembung seperti balon. "H-hmph, bodo ah! Menu, Character Creation."


[Silahkan pilih ras yang anda inginkan]


Dan sama seperti Linnea, Luna pun juga langsung mengalami kesulitan di tahap pertama untuk menentukan ras yang akan dimainkan.


"Uwaah banyaknya. Malah bikin bingung. . ." gumamnya datar.


'Kalo Elf agak Mainstream. Dwarf jelas nggak mau. . .'


. . .


[Peringatan!]


[Memasuki daftar ras Special, sangat tidak disarankan untuk pemula]


"Eh, apa lagi?" kata Luna dengan alis terangkat.


[Special Race]


Special Race adalah ras khusus yang didesain dengan tingkat ekstrim. Sangat tidak disarankan untuk pemula karena tingkat kesulitan permainan yang tinggi, dengan beberapa keuntungan dan kerugian yang jelas.


"Eeh, kayaknya menarik!" katanya dengan antusias.


Namun hanya beberapa detik selanjutnya. . .


"なんてこったい?!!"


—Dibaca : Nantekotta i?!!


—Translate : "What The Hell?!!"


Luna secara refleks berteriak keras dengan bahasa lain.


• Undead •


Ras dari orang-orang mati yang menolak kematian.


[Note]


• Pemain dengan ras ini tidak akan memulai didalam kota.


• Pemain dengan ras ini akan diburu sebagian besar ras.


Barisan tulang belulang dan daging pucat.


Dibuat ngeri, Luna dengan segera menyingkirkan tampilan ras itu dari hadapannya; menggesernya kesamping dengan keringat dingin. Tapi sayangnya sekali lagi, ras yang muncul setelah itu membuatnya merinding.


• Lamia •


Ras setengah ular dengan setengah tubuh atas seperti manusia.


"Nggak nggak nggak nggak NGGAK! !"


Dan dengan begitu, selama beberapa menit selanjutnya, Luna mengalami perang mental menghadapi daftar ras dengan penampilan [Dihapus] dan [Dihapus].


Luna yang dibuat menyerah untuk melanjutkan akhirnya menggunakan fitur Random Draw karena terpaksa. Dengan beberapa filter tambahan untuk mencegah kemungkinan dimana ia mendapatkan ras yang mengerikan.


[Hidden Race berhasil dipilih!]


[Ras dipilih : Phantom]


Hidden Race. Salah satu hal tersembunyi yang ditinggalkan oleh Developer Terris untuk para pemain yang berani menggunakan fitur Random Draw.


Tidak bisa dipilih dan hanya bisa didapatkan melalui keberuntungan murni, hanya ada kurang dari 0.1% pemain yang berhasil mendapatkan Hidden Race sampai sekarang.


Tapi Luna, yang meskipun mengerti jika 'Hidden Race' adalah sesuatu yang spesial justru menunjukkan wajah khawatir; setelah melalui apa yang sudah ia lihat sebelumnya.


"Tolong bukan yang aneh-aneh. . . tolong." katanya memohon, dan melanjutkan.


• Phantom •


Ras yang selalu hidup dalam bayang-bayang. Hampir tidak pernah terlihat, ras ini dianggap sebagai sebuah mitos.


[Note]


• Pemain dengan ras ini tidak akan memulai didalam kota.

__ADS_1


• Pemain dengan ras ini akan diburu sebagian besar ras.


Potentia :


Strength : 1


Agility : 1


Dexterity : 1


Intelligence : 1


Vitality : 1


Endurance : 1


Spirit Being [Passive]


Kamu adalah keberadaan yang disebut roh.


• Physical Damage diterima berkurang 8%


• Magical Damage diterima bertambah 13%


• Basic Mana Regeneration meningkat sebanyak 7%


Phantom Presence [Passive | Active] [Race]


Kemampuan milik ras Phantom berada dalam darahmu, bersama kabut hitam yang selalu mengelilingimu kemanapun dirimu pergi.


« Passive »


Aggro Reduction : 7%


« Active »


Presence Concealment Delay : 3 Second


Movement Speed Bonus : 10%


Presence Concealment Duration : -


• [Presence Concealment] dihilangkan saat sebuah serangan mengenai target.


• Efek dari Skill yang berhubungan dengan [Stealth] [Concealment] [Disguise] dan semacamnya diperkuat.


• Hawa kehadiran menipis.


• Seluruh efek kemampuan meningkat saat berada dalam gelap.


Cost : 1% Max Mana Per Second


Cooldown : 60 Second


Darkness Nature [Passive] [Race]


Kamu memiliki afinitas kegelapan yang alami. Seluruh Skill yang berhubungan dengan kegelapan akan tumbuh pesat seolah itu natural.


• Pendapatan Mastery Point untuk Skill dengan [Darkness Element] meningkat sebanyak 25%.


• Efek Skill dengan [Darkness Element] sedikit diperkuat.


• Damage [Light Element] yang diterima diri sendiri meningkat 10%


Children Of The Night Sky [Passive] [Blessing]


Phantom adalah ras yang diberkati oleh langit malam. Kekuatanmu meningkat saat malam hari namun melemah di siang hari.


« Day »


-25% Strength


-25% Vitality


-25% Endurance


« Night »


+10% Strength


+10% Agility


+10% Vitality


+10% Endurance


+10% Movement Speed


• Efek malam hari [Children Of The Night Sky] dipengaruhi kondisi tertentu.


• Efek malam hari [Children Of The Night Sky] berada pada kondisi puncak saat [Full Moon].


"Uweeh, sekarang Luna jadi mitos?" celetuknya dengan perasaan campur aduk.

__ADS_1


"Eh, Skill-nya ada empat? Kakak kan sebelumnya bilang cuma ada dua. . . Sebentar. . , jangan-jangan. . . jangan-jangan Luna jadi Overpowered Protagonist?!"


__ADS_2