Wanita Milik Ceo Dingin

Wanita Milik Ceo Dingin
30


__ADS_3

"Cie bangun...,Aku mau berangkat ngajar nih cie." Ucap Emma,pagi itu dia sudah bersiap siap mau berangkat mengajar kekampus.


Emmm.."Masih ngantuk aku cie,kamu hati hati perginya." Jawab Dea masih berbaring bahkan matanya masih terpejam.


"Baiklah.Aku berangkat dulu,kamu nanti perginya juga hati hati." Ucap Emma kemudian lansung keluar dari kamarnya menuju keluar mengambil motor kesayangannya lalu Dia lansung pergi menuju kampus.tidak lama dia sampai disana.


"Selamat pagi ibu." sapa mahasiswa yang melewati Emma.


"Pagi juga." jawabnya tersenyum.


Dia lansung menuju ruangannya,lalu bersiap siap untuk mengajar kekelasnya. Setelah semuanya sudah siap,Emma keluar dari ruangannya menuju ruang kelas dimana anak anak sudah berada disana menunggunya.


"Selamat pagi semuanya." Sapa Emma.


"Pagi juga ibu." jawab mereka bersamaaan.


"Kita mulai ya."


Emma mulai mengajar dengan kepandaiannya membuat mahasiswanya sangat antusias bertanya jawab dengannya.setelah satu jam di ruangan pertama,Emma kembali melanjutkan mengajar di ruangan Bara dan teman temannya.


"Selamat siang semua." Ucapnya yang juga di balas mereka juga.


"Selamat siang juga Ibu."


"Hari ini saya meminta kalian mengumpulkan tugas yang berapa hari yang lalu saya berikan." Ucap Emma.


"Baik Bu." jawab mereka.


Satu persatu dari mereka maju mengumpulkan tugas mereka,namun Emma merasa ada yang kurang, Emma melihat kearah depannya.


"Galang Dimana Bara?" tanya Emma.


"Bara tidak masuk bu." jawab Galang lalu maju lagi kedepan Emma.


"Tapi dia memintaku memberikan tugasnya kepada ibu." ucap Galang menyerahkan Tugas Bara kepada Emma.


"Baiklah.Apa dia tidak memberikan alasan dia tidak masuk?." Ucap Emma lalu kembali bertanya dengan Galang.


"Tidak ada Bu." jawab Galang lalu kembali ketempat duduknya, setelah itu Emma memulai mengajar mereka dengan memberikan materi pembelajarannya.setelah satu jam lebih baru Emma selesai dari kelas itu. Dia lansung kembali keruangannya dan mengemasi tugas anak didiknya tadi.


Tring...


Emma mengambil ponselnya untuk melihat siapa yang menghubunginya saat itu.


"Hallo kak.." jawabnya.


"Kamu masih di kampus..?" tanya Dego.


"Ia,tapi bentar lagi mau pulang.kenapa kak?" tanya Emma balik.


"Temani saya makan siang,nanti saya jemput kamu kesana." Ucap Dego.

__ADS_1


"Jangan!!,Biar kita ketemuan di tempat makan saja,aku tidak mau membuat heboh kampus lagi." ucap Emma.


"Baiklah.temui aku di Restoran X." Ucap Dego.


"Baiklah,aku pergi kesana." jawab Emma.Dego mematikan sambungan teleponnya,sedangkan Emma lansung beranjak dari ruangannya keluar untuk bertemu dengan Dego sekalian nanti dia pulang.


"Kak aku udah di depan."Ucap Emma.


"Masuklah kelantai 2 ruangan 1." ucap Dego.


"Baik kak." jawabnya.Emma lansung masuk kedalam menuju ruangan yang Dego katakan tadi.Sampai disana Emma mengetuk pintu itu,setelah itu barulah dia masuk.


"kemarilah." ucap Dego menyuruh Emma mendekati dirinya.Emma berjalan kearah Dego lalu duduk di dekat Dego.


"Aku sudah memesan makanan,kamu mau memesan makanan apa?" tanya Dego.Emma masih melihat daptar makanan yang ada disana.


"Mau yang ini sama minuman yang ini aja kak." jawab Emma.


mendengar itu Dego mengirim pesan kebagian dapur yaitu anak buahnya untuk memberitahu pesanan Emma.


"Kakak sering makan disini?" tanya Emma.


"Hmm..,langgananku." jawabnya sambil mengetik sesuatu di laptopnya.


Emma tidak lagi mengajak Dego bicara,karena melihat Dego sangat sibuk sekali dengan laptopnya.tidak lama pesanan mereka pun datang.


"Kamu duluan saja makan,aku sebentar lagi." ucap Dego.


namun sampai setengah makanan yang dia makan,Emma menghentikan makannya.perlahan Emma menarik napasnya melihat Dego belum juga memakan makanannya.


"Makan dulu kak nanti makanannya dingin aja." ucap Emma menyuruh Dego segera makan.


"Ia sebentar lagi." jawabnya masih berfokus kearah layar laptopnya. Melihat itu Emma mengambil piring makanan milik Dego,sama seperti tadi dia juga memotong motong makanan punya Dego.


"Makanlah kak." ucap Emma mengejutkan Dego karena saat ini sendoknya berada di dekat mulutnya.


Perlahan Dego membuka mulutnya dengan matanya menatap kearah Emma.


"Maaf aku mengabaikanmu." ucap Dego lalu meletakan laptopnya lalu mengambil piring miliknya di tangan Emma lalu dia mulai memakannya sendiri.


"Kamu lanjutkan makannya,itu belum habis" ucap Dego.tampa bertanya Emma memakan kembali makanan miliknya tadi lalu menghabiskannya begitu juga Dego.


"Kenapa Diam?" tanya Dego melihat Emma sejak tadi hanya diam.


"Diam saja." jawab Emma.


Ems.." Aku terbiasa makan sendiri,jadi__" terputus.


"Berarti kamu menganggap kehadiranku ini tidak ada?." tanya Emma menatap Dego.


"Bukan begitu.Baiklah aku minta maaf lain kali aku tidak begitu,masalah tadi ini pekerjaan yang harus aku selesai sekarang,karena sudah lama aku menundanya karena pekerjaanku yang lain." ucap Dego.

__ADS_1


"Aku mengerti.boleh aku pulang sekarang,Aku masih ada kerjaan lain kak." ucap Emma.


"Kamu marah?" tanya Dego.


"Tidak.aku tidak marah." jawab Emma.


"Tapi wajahmu nampak sekali kamu menahan kesal Emma." ucap Dego.


"Perasaanmu saja kak,benaran aku ada kerjaan,siang ini aku mau melihat tokoku juga." Ucap Emma.


"Baiklah.Nanti malam aku jemput kamu." Ucap Dego.


"Kemana?"tanya Emma.


"Nanti aku beritahu."


"Baiklah." Emma keluar dari ruangan itu menuju keluar.sampai di motornya,


Emma lansung melajukan motornya menuju Restorannya.


"Ngajak makan tapi dia malah sibuk kerja,kan aku jadi bingung mau lama lama disana,mending pulang.." Ucap Emma mengomel.


Tidak lama dia sampai di rumahnya,dia masuk kedalam menuju kamarnya, Emma menyimpan Tugas anak anak tadi untuk malam nanti dia periksa.


Emma menuju lemari pakaiannya lalu mengganti pakaiannya dengan pakaian biasa.


"Lebih baik sekarang ajalah ketoko,biar awal pulang udah itu nanti bisa keperpustakaan." Guman Emma,Dia bersiap siap lagi lalu keluar lagi dari rumahnya menuju Tokonya namun sebelumnya dia menemui Zara dan Doni kedepan kalau dia akan pergi.


Emma sampai di Toko miliknya.Dia lansung masuk menghampiri karyawannya.


"Mbak Emma.." Sapa karyawannya.


"Sudah berkumpul semuanya?" tanya Emma.


"Sudah mbak." jawab Karyawannya.


Emma masuk kedalam ruang tempat mereka biasa briefing.


"Gimana kabar kalian sehat semua..?" tanya Emma.


"Sehat semua mbak." jawab mereka bersamaan.


"Syukurlah kalau begitu.lansung saja Gimana penjualan kita semingguan ini?." Tanya Emma.


"Lumayan banyak mbak sudah hampir 1000 paket,pagi ini barang pesanan pelanggan kita kemarin yang di kirim hari ini sudah lebih dari 300 paket mbak,sekitar 100 paket lagi masih tahap pegemasan,tapi sebentar lagi akan selesai dan di kirim juga.Untuk hari ini pesanan yang sudah masuk lagi sudah lebih dari 100 pesanan." jelas karyawannya.


"Syukurlah kalau begitu,ini rejeki kita bersama ya,mbak sudah lihat semua laporan yang kamu kirim. Seperti biasanya Minggu nanti Mbak liburkan kalian kerja selama satu hari kalian bisa pergi jalan jalan,biar nggak suntuk kerja.oke.." Ucap Emma.


"Iya mbak,terimakasih banyak mbak." jawab Mereka bersamaan.


"Kalian boleh kembali bekerja lagi dan ingat jangan sampai kalian salah pengiriman maupun pesanan mereka." ucap Emma selalu berpesan dengan karyawannya.

__ADS_1


"Baik mbak." jawab mereka semua lalu mereka bubar dari sana,kembali mengerjakan pekerjaan mereka masing masing,sedangkan Emma dia berpamitan dengan keryawan kepercayaannya menjaga tokonya itu, karena dia akan pergi dari sana.


__ADS_2