Wanita Milik Ceo Dingin

Wanita Milik Ceo Dingin
35


__ADS_3

Akkkkh...sial..


Andre menarik rambutnya kesal karena dia tidak bisa menemukan Emma tadi,membuatnya tidak bisa bekerja dengan fokus sekarang.


"Tama kau lihat Cctv di ruas jalan Blok D,setelah itu cepat kirim kepadaku." Ucap Andre.


"Baik Bos..?" jawab Tama,kemudian dia berjalan keluar menjalankan perintah dari atasannya.


"Aku harus bisa menemukanmu Emma." Ucap Andre kemudian dia mulai melanjutkan pekerjaannya.


satu jam kemudian terdengar bunyi pesan masuk keponsel Andre.yang lansung dia lihat. Andre serius menonton vedio tersebut.


"Dia pergi mengarah kampus,untuk apa dia kesana??" pikir Andre masih mencari cari jawaban untuk pertanyaannya sendiri,namun kemudian dia lansung menemukan jawabannya.


"Mungkinkah Emma menjadi Dosen disana,dia kan mahasiswi terbaik dari kampus dulu. Baiklah aku besok harus mencarinya kesana." Ucap Andre tersenyum senang karena sudah menemukan setitik cercah keinginannya menemui Emma.


***


Tring...


Terdengar suara deringan ponsel Emma yang lansung dia lihat.


"Cie kakak kamu.." Ucap Emma.


"Angkatlah." Ucap Dea menyuruh Emma segera mengangkat telepon dari kakaknya.


"Hallo kak.".jawabnya.


"Kamu dimana?" tanya Dego.


"Aku udah di Resto,ini ada Dea juga disini,kenapa kak?" tanya Emma.


"Nanti malam bersiaplah." Ucapnya.


"Kakak mau ngajak aku pergi kemana lagi..?" tanya Emma.

__ADS_1


"Mau mengajak kamu menikah." jawab Dego membuat Emma melototkan matanya,sedangkan Dea tertawa kecil mendengar ucapan kakaknya.


"Kakak apa apaan sih." Ucap Emma kesal.


"Bersiap saja,aku mau mengajakmu jalan jalan." Ucap Dego lagi.


"Baiklah." jawab Emma.


Emm.." Kakak sudah makan siang..?" tanya Emma."


"Belum.sebentar lagi,kenapa?,mau menyuapiku..??" tanya Dego menatap Emma,membuat dia sedikit gugup.


"Em..,ti..tidak.aku hanya bertanya saja. Kakak jangan lupa makan" Ucap Emma.


"Hmm baiklah,kalau begitu aku tutup dulu." ucap Dego.Emma menganggukan kepalanya,setelah itu Dego mengahkiri vedio call mereka.


"Kau kenapa senyum senyum sendiri cie..?" tanya Emma merasa aneh melihat sahabatnya itu.


"Tidak...,aku merasa lucu aja dengan kakakku,itu bukan gayanya cie..,aku juga Geli melihat kamu gugup begitu cie.."


hahahaha...


"Dasar kau yang aneh,tauh ah..pulang sana kamu,kayak nggak ada kerjaan..?" ucap Emma dengan wajahnya berubah merah.


"Aku nggak kerja uangku ada cie.." ucap Dea menaik turunkan alisnya dengan tersenyum kearah Emma.


"Ya aku tau.." ucap Emma malas.


"E eee Ada yang memerah wajahnya karena mau di ajak nikah..,Asek...."


Hahahahaha....Dea kembali tertawa sambil terus mengoda Emma.


"Apaan sih kamu cie,siapa juga mau nikah sekarang." jawab Emma.


"Berarti artinya nantinya kamu mau dong nikah sama kakak aku,ya kan??." Ucap Dea kembali memggoda Emma.

__ADS_1


"Apaan sih,tau ah.." ucap Emma.


Hahahahaha..


"Baiklah..Cie..,Aku tidak menggoda kamu lagi."Ucap Dea.


"Antarin aku ke Mall yuk,ada yang mau aku beli." ucap Dea.


"Em..gimana ya.." ucap Emma masih berpikir.


"Ayolah cie..." Ucap Dea memohon.


"Baiklah."jawab Emma ahkirnya setuju mengantar Dea ke Mall.


Mereka berdua bersiap siap ingin pergi ke Mall.tidak lama mereka lansung berangkat menuju kesana. Berapa belas menit kemudian mereka sampai,Emma dan Dea lansung masuk kedalam menuju lantai ketiga.


"Kamu mau beliin apa sih cie sebenarnya...?" tanya Emma.


"Aku lihat ada sepatu keluaran terbaru,aku mau membelinya.kita samaan beli warnanya." Ucap Dea.


"Ya ampun cie,sepatu kamu kan udah banyak,bahkan rumahku kalau diisi sepatu kamu,nggak cukup cie. Jangan deh beli terus,mending buat makan aja." Ucap Emma.


"Cie ini sepatu ini limite edision cie.." Ucap Dea.


"Kau ini..,bukannya sepatu kamu limite Edision semua yang ada di rumah itu..?,bagus kau sumbangkan banyak banyak tu sama orang ndak mampu uang kamu,pakain,sepatu kamu juga lainnya dari pada ndak kamu pakai cie ataupun di poya hal hal yang tidak berguna.." Ucap Emma memberitahu sahabatnya.


"Kami selalu membagikan uang cie,


entah itu kepanti asuhan maupun orang miskin cie.untuk Ide kamu bagus juga cie,nanti kamu bantuin aku pilih pilihnya ya..." Ucap Dea.


"Hmm baiklah.." Ucap Emma.


Mereka berdua,masih berjalan mencari barang barang yang ingin mereka beli.saat itu juga Dea dan Emma tidak sengaja menabrak seseorang karena asik mengobrol sambil berjalan.


"Maaf Tuan,maafkan kami Tuan,kami tidak sengaja." Ucap Emma lansung membantu pria itu mengambil barang barang bawaannya habis terjatuh.

__ADS_1


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


Terimakasih dukungan like dan komentar novel ini dengan kata yang baik. Jika ada salah ketik akan di perbaiki nantinya.😊🙏


__ADS_2