Wanita Milik Ceo Dingin

Wanita Milik Ceo Dingin
34


__ADS_3

Saat ini Emma sedang dalam perjalanannya menuju kearah kampus. saat itu dia masih berhenti karena rambu lalu lampu lintas jalan tengah menyala Merah.


Dari arah yang berlawanan seorang pria juga tengah melintas di tempat yang sama, dia juga terhenti karena lampu merah di depannya..sambil menunggu,Pria itu melihat kearah kanannya,saat itu juga dia lansung menajamkan pengelihatannya.


"Emma..?,benarkah Itu Emma...?" Guman pria itu.


"Ahkirnya aku menemukan kamu.." Guman pria itu lagi dengan tersenyum tapi tidak lama senyumannya berubah menjadi panik karena melihat Emma sudah melajukan lagi kendaraannya duluan darinya.


Sial.."Lama sekali lampu ini..,aku harus segera mengejar Emma." ucapnya lagi.tidak lama lampu itu berubah hijau,pria itu pun lansung melajukan kendaraan untuk berbalik arah,karena dia ingin mengejar Emma.


Sial..sial.."Aku ketinggalan jejak Dia lagi." ucapnya sambil memukul setir mobilnya.pria itu adalah Andre,melihat jam tangannya sudah menunjukan jam setengah 9,dia lansung kembali melajukan mobilnya menuju arah perkantoran milik Dego. Tidak lama dia sudah sampai disana masih memarkirkan mobilnya,setelah itu lansung berjalan masuk kedalam Gedung pencakar langit itu.


"Tuan Andre.." Sapa Rehan adiknya Reza yang sekarang menjadi sekertaris Dego.


"Iya saya..,apa Dego sudah di ruangan metting?" tanya Andre.


"Sudah Tuan,anda lansung masuk saja." jawab Rehan.


Andreu pun lansung pergi menuju ruangan metting.


"Kau sudah telat lima menit Andre, pekerjaanku bukan hanya dengan dirimu saja." ucap Dego pedas.


"Maaf Dego,tadi aku terkena macet." jawab Andre berbohong.


"Lansung saja.aku tidak bisa berlama lama." jawab Dego tidak memperdulikan alasan Andre. Mereka berdua lansung memulai metting itu sampai satu jam kemudian barulah selesai.


"Ini peringatan terahkir dariku,Kita memang berteman tapi tidak dengan urusan pekerjaan." ucap Dego tegas. Dia pun keluar dari ruangan metting itu meninggalkan Andre dan asisstennya.


"Bos tadi sebenarnya kemana,setau saya jalanan tidak macet?." ucap asisstennya bertanya.


"Diamlah kau." ucap Andre kemudian dia pergi dari sana,namun dengan cepat di kejar oleh asisstennya. Mereka berdua lansung pergi dari kantor Dego menuju kantornya.


Di ruangan Dego,dia kembali bicara serius dengan Reza dan Rehan mengenai pekerjaan mereka.


Tring..,suara pesan masuk di ponsel Reza yang lansung dia lihat. Reza menyimpan kembali ponselnya dan melanjutkan lagi pembicaraan mereka hingga selesai.


"Tuan muda." Ucap Reza lalu memberikan ponselnya kepada Dego. Dego pun lansung membacanya.

__ADS_1


"Lihat Cctvnya." ucap Dego.


"Baik tuan muda." jawab Reza lansung mengirim pesan kepada anak buahnya untuk mengambil Cctv tersebut.


***


Di kampus,Emma sudah berada di dalam ruangan kelasnya,dan saat ini dia juga sudah memberikan meteri pembelajarannya kepada mahasiswanya.satu jam kemudian ahkirnya dia selesai juga dia mengajar.


"Galang,dimana Bara?,apa dia tidak masuk lagi..?" tanya Emma.


"Benar bu,Bara tidak masuk lagi hari ini." jawabnya.


"Hmm,baiklah." ucap Emma tidak menanyakan Bara lagi,kemudian dia lansung keluar dari ruangan itu.


"Cie..." panggil Dea membuat Emma menoleh kearah sahabatnya.


"Katanya kamu nggak ngajar..,kok disini..?" tanya Emma.


"Awalnya gitu tapi ibu winda minta aku masuk gantiin Leon ngajar kelasnya." jawab Dea.


"Emm gitu..,Aku mau keruangku dulu." ucap Emma.


"Aku mau cerita sesuatu sama kamu tapi nanti.." ucap Emma.


"Cerita masalah apa cie..?" tanya Dea.


"Nanti saja,ndak enak kedengar Dosen yang lain." jawab Emma yang di angguki Dea.


"Ngopi yuk.." Ucap Dea ingin mengajak Emma nyantai di kedai Cafe kopi.


"Ayolah.." jawab Emma.


"Giimana kalau kita ngopi di cafe kamu aja?" ucap Dea.


"Boleh sih tapi jauh loh kesana..,dekat sini aja cie.Aku masih ada kerjaan di rumah." ucap Emma.


"Ya udah kalau gitu,di Resto kamu aja." ucap Dea.

__ADS_1


"Ayolah." ucap Emma.


Mereka berdua berjalan keluar dari kampus itu menuju Restoran Emma. Berapa belas menit mereka ahkirnya sampai juga di Restonya Emma. Mereka berdua menuju rumah belakang terlebih dahulu,setelah itu barulah mereka keruangan depan.


"Zara buatkan mbak minum ya Dua, satunya untuk Dea." ucap Emma menyuruh zara karyawannya membuat minuman untuk mereka berdua.


"Baik Mbak.." jawab Zara.


Emma dan Dea lansung berjalan menuju meja samping Resto lalu duduk disana.


"Aku senang..,Resto kamu selalu ramai cie." ucap Dea tersenyum.


"Iya cie..,aku senang ternyata mereka menyukai makananku dan juga yang lainnya." ucap Emma juga.


"Hmm,tapi benaran deh..Makanan kamu itu semuanya enak enak cie,


Mulai dari makanan sampai kue sama minumannya semuanya tu enak enak.


wajar saja sih orang orang menyukainya." ucap Dea memuji usaha Milik sahabatnya.


"Makasih cie,aku tidak mau merasa meninggi.ini juga berkat kamu cie.." ucap Emma memegang tangan Dea.


"Baiklah.Aa..tadi kamu bilang mau cerita sesuatu sama aku,Apa cie..?" Ucap Dea lalu mengingat Emma mengenai ucapannya yang tadi saat mereka di kampus.


"Ah iya..aku hampir lupa. Itu cie aku tadi belanja bahan bahan dapur Resto ini sama Zara sama Doni juga.Aku tu nggak sengaja ketemu sama Mamanya Andre cie disana.taukan' kamu,dia lansung ngomongin aku ini itu cie kayak sebelumnya,tapi aku nggak takut justru aku lawan dia tadi." Ucap Emma.


"Nenek sihir itu nggak ada kapok kapoknya dia ngatain kamu.jangan di pikirkan cie,dia itu sok sok'an, nggak sadar diri banget." ucap Dea yang sama juga tidak menyukai Mamanya Andre.


"Iya cie,aku nggak mikirin Dia kok.., nggak penting banget.." Ucap Emma.


"Iya baguslah,lain kalia kalau ketemu lagi jangan mau kalah kayak di novel novel mau di tindas semena mena. Kita lihat aja cie seperti apa sih wanita yang dia pilih jadi menantunya nanti." ucap Dea.


"Iya cie.." jawab Emma.


Tidak lama Zara datang membawa Dua Gelas kopi untuk dan Dea dan dua piring kue kesukaan Emma Dea. Mereka berdua masih melanjutkan obrolan mereka dengan membahas masalah pekerjaan mereka.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...

__ADS_1


Terimakasih dukungan like dan komentar novel ini dengan kata yang baik. Jika ada salah ketik akan di perbaiki nantinya.😊🙏


__ADS_2