Wanita Milik Ceo Dingin

Wanita Milik Ceo Dingin
65


__ADS_3

Di tengah malam itu,Dego dan Emma tiba juga di pulau pribadi miliknya.


Mereka berdua beriringan masuk menuju kedalam villa yang ada di pulau tersebut.


"Kamu menyukai tempat ini?" tanya Dego sambil menyelipkan anak rambut Emma ketelinganya.


"Aku sangat menyukainya suamiku.. bagus sekali tempat ini, pemandangannya indah dan aku tidak menyangka kamu memiliki pulau pribadi ini." Ucap Emma memuji tempat tersebut dan tidak mengira tempat yang sekarang mereka pijaki milik suaminya. Sungguh kaya sekali suaminya pikir Emma.


"Kau baru menyadari suamimu ini sangat kaya?" kedipan mata Dego membuat Emma memukuli dada suaminya itu.


"Apaan sih kamu.." Ucap Emma malu-malu.Dego lansung mengangkat tubuh Emma kedalam gendongannya.


"Kita kan' sudah mandi dan makan, kita lansung saja istriku.." bisik Dego membuat dada Emma kembali bedegup kencang,gugup dan bercampur takut.


kini mereka berdua sampai di kamar utama.saat masuk, Emma terperangah melihat kamar mereka di hiasi banyaknya bunga-bunga disana.


"kamu melakukan ini suamiku..?" tanya Emma.


"Tentu saja,biar malam pertama kita di saksikan harumnya bunga-bunga ini." ucap Dego kemudian perlahan membuka satu persatu kancing baju kemejanya,seketika itu kembali membuat Emma semakin kuat gugup.


"ini sudah sering kamu lihat istriku, kamu masih tidak percaya memiliki suami sepertiku?" Ucap Dego kembali mengoda Emma yang saat itu tersenyum.


"Kamu membuatku setiap saat gugup suamiku.." Ucap Emma malu-malu. Dego melepaskan bajunya kemudian mendekat kearah Emma.Dia memegang wajah Emma lalu membelainya,perlahan mengecup lembut bibir istrinya yang sudah menjadi candunya.


"Aku kekamar mandi dulu suamiku.." Ucap Emma.


"Baiklah jangan lama-lama ya.." Ucap Dego yang di angguki Emma yang lansung berlari kecil menuju kamar mandi,sedangkan Dego dia malah lansung berbaring diatas tempat tidur mereka.


Lima menit kemudian Emma keluar dari kamar mandi yang saat itu membuat Dego tersenyum melihat istrinya ternyata berganti pakaian dengan gaun tidur seksinya

__ADS_1


"Kemarilah.." Dego menepuk tempat tidur disisinya menyuruh Emma mendekatinya.Emma berjalan mendekat kearah suaminya lalu berbaring di dekat suaminya,saat itu juga tangan Dego kembali terulur mengusap lembut wajah istrinya.


"Sudah siap..?" Tanya Dego dengan matanya memandang Emma dengan penuh cinta.Emma menganggukan kepalanya memberitahu suaminya kalau dia sangat siap menjadi istri seutuhnya dari suaminya.Dego kembali tersenyum lalu tangannya mulai melepaskan tali baju tidur istrinya,perlahan membuka baju itu dari tubuh istrinya.


Dego membawa Emma kembali bertautan bibir mereka,saling menukarkan silva mereka dengan penuh cinta.Kini Dego yang membuka bawahannya bahkan tidak dia tinggalkan apa-apa lagi,hal itu membuat Emma terkejut menegang.


"Kalau dia bangun memang seperti ini istriku.." Bisik Dego yang kemudian kembali mencium istrinya,perlahan turun dan turun lalu sampailah di bukit kembar istrinya yang membuat dia setiap malam menikmatinya.


Emm..."Suamiku..." Emma sampai bergetar tubuhnya karena kelakuan suaminya yang membuatnya menikmati sentuhan itu.Dego mulai memposisikan Rudalnya kedepan milik istrinya lalu mengesek-geseknya dengan lembut.


Aahh..."bahkan begini saja sudah terasa nikmat istriku." Emma hanya bisa menganggukan kepalanya karena suaminya menyesap kuat lagi gunung kembarnya dan di bawah terus dia gesekan.


"Su..suamiku...." Emma mencengkram kuat bahu suaminya karena dia keluar saat itu yang Dego rasakan begitu hangatnya mengenai rudalnya muntahan milik istrinya.


"Puaskan milikku istriku.." Ucap Dego kemudian menyilangkan tubuhnya kearah istrinya.


"Bagaimana?" tanya Bingung melihat suaminya bergaya seperti sekarang.


Ahh...."Suamikuuuuh." triak Emma karena suaminya membuat dia hampir gila saat itu,begitu nyamannya kecupan barusan suaminya lakukan di miliknya.


"Ayo sayang..." Mendengar itu kedua tangan Emma memegang Rudal suaminya perlahan memainkannya seperti sedang memakan eskrim.Dego lansung kesetrum rasa gejolak tubuhnya menikmati apa yang istrinya lakukan.


Ahh yeah..."Teruskan istriku...." Ahh.. Tidak tahan lagi,Dego kembali menyesap lagi milik istrinya yang saat itu membuat Emma kembali melenguh kuat.puas dengan permainan itu selama 5 menit,Dego menyudahinya lalu lansung memposisikan Rudalnya kearah milik istrinya lagi dan kembali mengeseknya dengan diatas bibir Dego kembali mencium istrinya dan tangannya meremas 2 bukit kembar istrinya lagi.


"Aku masuk istriku.."lagi-lagi Emma hanya bisa menganggukan kepalanya karena dia juga tidak sabar ingin merasakan milik suaminya.Dego mulai mencoba ingin menembus dinding pertahan milik istrinya namun belum bisa juga.percobaan kedua Ahkirnya Dego mampu juga menembusnya.


Ahkkkk...Hiks..."Sakit suamiku..sakit..." Triak Emma mencengkram kedua bahu Dego dengan menangis.


Cup..Dego mencium kening istrinya yang saat itu masih menangis.

__ADS_1


"Terimakasih istriku,ini sangat membuatku bahagia sekali.sekarang kau hanya milikku untuk selamanya.." Ucap Dego begitu bahagianya karena dia yang sudah memerawani istrinya.


"Sakit..suamiku...uhh.." Ucap Emma masih belinang air matanya.


"Tahan ya,nanti perlahan tidak akan sakit.ini saja baru kepalanya masuk, belum semuanya sayang.." Ucap Dego kembali menautkan bibir mereka menenangkan istrinya.melihat Emma sudah sangat tenang,dengan satu hentakan lagi Dego memasukan rudalnya lebih dalam,yang membuat Dego sangat puas sekali karena sudah memasukan Rudalnya sepenuhnya kedalam milik istrinya yang kembali membuat Emma kesakitan. Dego kembali mendiami miliknya di dalam sana.


"Sakit sekali suamiku..." Cicit Emma kesakitan namun ada rasa mengigit dia rasakan.


"Maafkan aku menyakitimu.." Ucap Dego merasa bersalah juga melihat istrinya kesakitan seperti itu.


"Bisakah kamu kecilkan,milikku terasa sakit suamiku..." Ucap Emma.


"Tidak bisa sayang,bahkan kamu bisa rasakan' dia bahkan semakin mengembang disana karena sudah menemukan rumahnya.tenanglah aku diamkan dulu ya.." Dego menyapu peluh istrinya dan kemudian kembali membawa istrinya bertautan bibir lagi.


Merasa istrinya sudah tenang lagi,Dego perlahan mulai memaju mundur sedikit pompaannya.


"Tidak sakit lagikan..?" Tanya Dego yang di angguki Emma tersenyum.


"Ini terasa nyaman suamiku.." Jawab Emma kembali membuat Dego mengecup lembut keningnya dengan penuh rasa bahagianya.


"Aku mencintaimu Emma.." Ucap Dego di selah kayuhan lembutnya memompa istrinya.


"Aku juga mencintaimu suamiku." deg! Begitu bahagianya Dego mendengar ucapan istrinya,dia bahkan meneteskan airmatanya membuat Emma terkejut bingung.


"Kenapa kamu menangis suamiku..?" ucapnya membelai wajah Dego,Dego menghentikan pompaannya.


"Aku menangis mendengar pengakuan cinta kamu sama aku istriku." Dego kembali mencium kening istrinya lalu kembali mengucapkan terimakasihnya kepada istrinya.


"Terimakasih istriku..." Kali ini Emma menciumi suaminya.

__ADS_1


"Ia suamiku,kamu membuatku kesakitan tadi,jadi sekarang puaskan aku.." Ucap Emma membuat Dego tersenyum,Dego memulai kembali pompaannya yang semakin menit semakin bertambah cepat Pompaannya, begitu juga dengan suara suatan mereka berdua menikmati permainan yang begitu membahagiakan untuk mereka berdua itu.Malam itu di kamar yang di penuhi lilin dan Bunga itu, di penuhi suara sautan erangan dan lenguhan mengema setiap sudutnya.


__ADS_2