
Saat ini acara Resepsi pernikahan Dego dan Dea sudah berlansung. Para tamu undangan dari karyawan Dego maupun Emma dan juga kerabat Damian sudah berdatangan, bergantian memberikan ucapan selamat kepada dua pengantin baru itu.
"Selamat ya Tuan,Nona.semoga pernikahan kalian selalu di berkati dengan kebahagian,langgeng selamanya dan diberikan banyak anak." begitulah ucapan yang berulang kali mereka katakan kepada pasangan Dego maupun Dea.
meskipun hanya di hadiri keluarga maupun kerabat dekat saja,namun acaranya sangat meriah sekali.
Bahkan mereka saat ini masih menikmati hiburan yang di suguhkan sambil menikmati makanan maupun minuman yang sudah tersedia disana,begitu juga kue mau hidangan lainnya.
Buk! Zara yang tengah ingin mengambil kue untuk dia bawa kemejanya lagi,dia tidak sengaja bertabrakan dengan tubuh seorang pria yang saat itu juga tengah ingin mengambil kue di tempat yang sama dengan Zara.
"Maaf.." Ucap Pria itu yang tak lain adalah Reza.Zara menganggukan kepalanya menanggapi permintaan maaf dari Reza.
"Duluanlah,biar aku nanti."Ucapnya lagi,mendengar itu Zara mengambil kue yang mau dia makan.
"Bukanya kamu bekerja dengan Nona Emma..?" tanya Reza masih menatap kearah Zara.
"Ia pak.."Jawabnya membuat Reza tersenyum karena mendengar Zara memanggilnya dengan sebutan bapak.
"Namaku Reza." Ucapnya mengulurkan tangan kearah depan Zara,tapi Zara belum membalas uluran tangan Reza karena dia masih ragu-ragu namun kemudian dia membalas juga jabatan tangan Reza.
"Namaku Zara.." Jawabnya tersenyum membuat Reza juga tersenyum.
__ADS_1
Diatas Emma tidak sengaja melihat kearah kirinnya dan matanya lansung menajam ingin memastikan apa yang dia lihat saat itu,dia melihat Reza dan Zara tengah berjabatan tangan saat itu membuat Emma lalu tersenyum. "Kenapa kamu tiba-tiba tersenyum?" Tanya Dego.
"Kamu lihat kesana.." Ucap Emma menunjuk dengan matanya memberitahu suaminya apa yang tadi dia lihat.seketika itu Dego baru mengerti lalu dia juga ikut tersenyum.
"Sepertinya Reza tertarik dengan karyawan kamu."ucap Dego.
"Ia suamiku,aku setuju aja kalau mereka berdua bersama..sepertinya Asissten kamu itu pria yang baik" Ucap Emma tersenyum.
"Dia memang pria yang sangat baik, bertanggung jawab bahkan penyayang.Dia dan adiknya Rehan sama sepertimu,mereka tidak lagi memiliki orangtua,beruntungnya kami masih memiliki Mamy.."Ucap Dego mengusap tangan istrinya dengan tersenyum.
"Ia suamiku.." jawab Emma kemudian mereka kembali berdiri karena ada karyawan Dego ingin bersalaman dengan mereka lagi.
"Kamu bekerja dimananya dengan Nona?" Tanya Reza yang saat itu ikut duduk satu meja bersama Zara dan Zarel adiknya.
"Zara aku belum setua itu sampai kamu memanggilku bapak,panggil saja aku dengan kakak jika kamu keberatan memanggil namaku." Ucap Reza membuat Zara tersenyum malu lalu saling pandang dengan adiknya karena ucapan Reza.
"Maaf..baiklah kalau begitu aku panggil kakak."Ucap Zara.
"Itu lebih enak di dengar!ems kamu tadi menanyakan aku kerja dimana??" Ucap Reza yang membuat Zara menganggukan kepalanya.
"Aku bekerja dengan Tuan muda Suami Nona.aku asissten pribadinya." Jawab Reza membuat Emma dan adiknya terkejut.
__ADS_1
"Ma..maksud kak Reza,kakak kerja dengan Suami mbak Emma..?" tanya Zara belum yakin.
"Yap..Benar sekali.." Ucap Reza membuat Zara terdiam,ternyata pria di depannya bukan orang sembarangan.dia bahkan seorang asissten Ceo Handaranata yang sangat terkenal di Negara mereka itu.
"Jangan merasa tidak enak setelah tau siapa dan apa pekerjaanku,itu semua hanya rejeki yang Tuhan berikan maupun di titipkan padaku, bisa bekerja disana.." Ucap Reza terus menatap kearah Zara yang kemudian menganggukan kepalanya.
"Ia kak.." Jawab Zara.
"Nanti kalian pulang naik apa?" tanya Reza lagi.
"Kami pakai Taxi kak,jadi pulangnya nanti pakai itu lagi.." jawab Zara.
"Hmm begitu,kalau begitu pulangnya biar kakak antar bagaimana..,mau ya..??" Ucap Reza.
Mendengar itu,Zara melihat kearah adiknya "Gimana Dek,kamu mau..?" bisik Zara dengan adiknya.
"Terserah kakak saja." Jawab Zarel. Zara kembali melihat lagi kearah Reza.
"Kakak ngak sibuk,nanti ganggu kerjaan kakak kalau mengantar kami." Ucap Zara.
"Aku lagi ngak kerja sekarang,ngak apa-apa.mau ya Aku antar.." Ucap Reza.
__ADS_1
"Ia kak,boleh..." Ucapnya membuat Reza sangat senang sekali mendengar jawaban Zara. Di meja lain Rehan tersenyum sambil mengelengkan kepalanya melihat kakaknya begitu bahagia sekali saat itu,bahkan sekarang kakaknya lansung mengirimkan pesan kepadanya mengatakan kalau dia mau mengantar wanita yang lagi tengah dia dekati kerumahnya. Menyuruh Rehan pulang membawa Mobil Tuannya.Rehan sampai tidak menyadari ada seseorang dari jauh melihat kearahnya setiap saat sejak tadi.