Wanita Milik Ceo Dingin

Wanita Milik Ceo Dingin
37


__ADS_3

Dego yang awalnya sibuk dengan pekerjaannya,mengalihkan pandangannya kearah jam tangannya untuk melihat jam berapa saat itu.


"Ternyata sudah jam setengah 6 sore sekarang." Ucap Dego mengambil ponselnya untuk menghubungi Emma.


"Ia kak.." jawab Emma disana.


"Jam 7 aku jemput kamu kesana." Ucapnya.


"Ia kak,Apa kita akan menginap?" tanya Emma.


"Apa kau berharap aku membawamu menginap?" Dego malah mengoda Emma membuat Emma disana lansung gugup.


"Eh.Bu..bukan begitu kak,ah sudahlah di jelaskan pasti kakak malah lain menanggapi ucapanku lagi." Ucap Emma disana membuat Dego tersenyum.


"Jika kita menginap,aku tidak yakin kau tidur sendirian." lagi-lagi Dego kembali mengoda Emma,membuat dia disana semakin gugup.


"Apaan sih kak.." ucap Emma.


"Hmm,bersiaplah,aku juga mau bersiap." ucap Dego menyuruh kekasihnya bersiap siap karena dia menjemputnya dan akan membawanya kesuatu tempat.


"Emm.."Hanya itu jawaban Emma kemudian mematikan telepon Dego.


"Berani sekali dia mematikan teleponku.awas kau nanti." Ucap Dego kemudian bangun berjalan menuju ruangan pribadinya.


Dia membuka semua pakaiannya lalu menuju kamar mandi untuk segera membersihkan tubuhnya.selesai mandi,Dego segera memakaikan pakaiannya,menyemprotkan wangian farpum di seluruh tubuh.


"Baiklah Dego,tunjukan pesonamu." ucapnya melihat penampilan dirinya dari pantulan kacanya. Melihat dirinya sudah rapi,Dego pun keluar dari kamarnya segera turun menuju mobilnya dan pergi menjemput Emma.


Tidak lama dia datang di Restoran Emma,dia membunyikan klakson memanggil Emma.Emma pun keluar dengan memakai Dres merahnya membuat aura kecantikannya semakin bertambah.seketika itu Dego lansung terpesona dengan Emma,

__ADS_1


bahkan penampilan mereka malam itu sangatlah serasi.


"Kak.."Panggilan Emma mengejutkan Dego,membuat dia lansung membuka pintu mobilnya untuk Emma.Emma masuk kedalam,kali ini Emma yang terpesona dengan penampilan Dego, menurutnya Dego malam itu sangat lah semakin tampan.


"kenapa menatapku seperti itu,Apa kau mengakui kalau aku sangat tampan?" Emma tersenyum mendengar ucapan Dego.


"Kakak terlalu kepedean." sangkal Emma tidak mengakui sebenarnya.


"Baiklah,ayo kita pergi." Emma menjawab dengan anggukan kepalanya.kemudian mobil mereka melaju menuju tempat yang sudah di persiapkan Dego untuk makan malam bersama Emma.


"Kita sebenarnya mau kemana kak?" tanya Emma penasaran.


"Hanya makan malam.." jawab Dego dengan fokus menyetir mobilnya.


tidak lama mereka berdua sampai di Restoran.


"Ayo kita masuk.."


membuat jantung Emma saat itu tiba tiba berdegup kencang.perlahan mereka berdua masuk kedalam yang saat itu di sambut semua pelayan disana.Saat sampai di dalam,Emma terpana dan mengangumi dekorasi ruangan itu.


"Duduklah." Ucap Dego.


Emma pun duduk menghadap kearah Dego.Saat sudah Duduk,Dego menjentikan jarinya memanggil pelayan,seketika itu semua pelayan mengantar makanan mereka. Tidak lama lantunan lagu romantis ikut di putarkan dalam ruangan itu.Emma semakin bertambah berdegup jantungnya karena dia merasa gugup saat itu.


"Kenapa diam?" tanya Dego mengejutkan Emma yang hanya dia jawab dengan gelengan kepalanya. Hal itu membuat Dego tersenyum.


"Kamu sangat cantik malam ini.." Puji Dego membuat wajah Emma memerah malu mendengar pujian Dego barusan.


"Terimakasih kak.." Ucap Emma.

__ADS_1


"Ayo kita makan dulu." Ucap Dego yang kembali di tanggapi Emma dengan Anggukan kepalanya.


mereka berdua memulai memakan makanan di meja itu dengan sesekali mereka memberikan lirikan mata mereka berdua.


"Malam ini kamu banyak Diam,tidak biasanya..apa kamu merasa tidak nyaman?" tanya Dego lagi-lagi Emma hanya menjawabnya dengan Gelengan kepalanya.


"Bu..bukan seperti itu.A..aku.A..aku hanya tidak terbiasa makan dengan suasana seperti ini,ini pertama kalinya kak."Jawab Emma.


"Makanlah jangan malu,Aku tidak mau membuat kamu malah kelaparan karena malu makan.." Ucap Dego.


"I..ia,aku makan." Jawab Emma,


kemudian memakan makananya sambil terus melirik sebentar- sebentar kearah Dego,begitu juga Dego.


sepuluh menit kemudian,mereka sudah selesai makan,dan sekarang masih menikmati alunan musik romantis yang mereka dengar saat itu. Perlahan tangan Dego menarik tangan Emma,membuat Emma terkejut dan kembali gugup.


"Emma Aku membawamu makan malam ini,Aku mau mengatakan sesuatu denganmu.." Dego menghentikan ucapannya.


"Emmanuela Gresilea,Malam ini dengan keadaan sadar dan jujur aku Dego Handaranata mengungkapan perasaanku padamu,bahwa aku sangat menyukaimu.karena itu aku tidak mau kamu pergi dariku,dan karena itu aku memutuskan malam ini aku akan mengatakan keinginanku sebenarnnya." Dego menarik tangan Emma lalu membawanya ketengah,


kemudian Dego lansung berjonkok di depan Emma,membuat Emma menegang.


"Emmanuela Gresilea Will you marry me??" Ucap Dego dengan jelas.


Emma sangat terkejut mendengar apa yang Dego katakan padanya.Emma belum menjawab karena dia masih sangat terkejut.


"Emma..." Panggil Dego.


Emma masih belum bergerak dengan posisinya yang sama.

__ADS_1


"Emma,Aku mau kamu menjawab ucapanku ini,entah itu tidak atau pun ia,aku siap Emma dengan jawaban kamu?." Ucap Dego masih berjongkok dengan memegang kotak cincin berlian di tangannya,dia tunjukan di depan Emma.


__ADS_2