Wanita Milik Ceo Dingin

Wanita Milik Ceo Dingin
55


__ADS_3

Hari ini,hari yang sangat di tunggu kedua pasangan yang akan menikah pagi ini.


Dari jam 4 subuh tadi mereka semua sudah bangun dan bersiap-siap untuk menghadiri acara pemberkatan pernikahan Dego dan Emma serta Dea dan Damian.Dua Pria itu tengah berada di ruangan yang sama menunggu calon istri mereka berdandan saat itu.


"Kak bersiaplah kesana kalian,kenapa masih disini,ini sudah jam setengah 6 loh.." Ucap Emma karena melihat suaminya dan suami adik iparnya masih juga belum bersiap-siap, padahal jam 8 nanti acara pembekertan pernikahan mereka akan segera di mulai.


"Ia Dam,kamu juga ganti sana..bentar lagi kalian harus duluan berangkat kan.."Ucap Dea juga memberitahu calon suaminya.


Mendengar itu Dego bangun tampa perduli dengan tim mek up yang tengah mendandani Emma, dia pun lansung mencium sekilas bibir istrinya.


"Baiklah Istriku.." Ucap Dego kemudian keluar menuju kamarnya sampai di disana dia segera memakai bajunya sedangkan Damian juga begitu,setelah mengecup seklias bibir Dea,dia pun lansung keluar juga dari ruangan itu menuju kamar Dea untuk segera memakaikan bajunya.


"Ya Ampun Damian,kamu belum juga ganti pakaian..?" Ucap Mamy Rosa terkejut melihat Damian yang keluar dari ruangan mek up masih mengunakan pakaian santainya.


"Aaa..aa nak,cepatlah berganti kamu. masa kamu mau menikah tapi kamu belum siap.." Ucap tantenya Damian istri Deri juga ikut mengomeli Damian.


"Ini mau ganti Mam,tante.Aku tidak akan lama berganti pakaian,tidak seribet kalian para wanita.aku kekamar dulu.." sahut Damian kemudian kembali meneruskan langkahnya menuju kamar Dea. Sampai di dalam dia pun lansung berganti pakaian dan juga menyemprotkan seluruh tubuhnya dengan farpum miliknya.


"Benar-benar Anak sama menantu kamu Ros.."Ucap Oma mamanya.


"Biasalah Ma..,ngak bisa jauh dari pawangnya begitulah.."Ucap Mamy Rosa.


"Mbak Lastri cantik banget mbak..." Ucap Mamy Rosa melihat kedatangan bibiknya Emma ikut bergabung duduk kearah mereka.


"Biasa aja Nyonya.." Jawab bibiknya Emma.


"Ia kak,kamu cantik banget..,benaran deh." Ucap sepupunya Mamy Rosa.


"Biasa aja mbak.." Sahut Bibik Emma lagi.


"Emma sama Dea sudah selesai berdandannya..?" Tanya bibiknya.

__ADS_1


"Belum mbak,mereka masih di dandan sekarang.." jawab Mamy Rosa.


"Ayolah kita lihat nyonya,aku lihat anakku gimana cantiknya.pasti cantik banget." Ucap Bibik Emma


"Ayolah kita kesana.." Mereka berempat kemudian berjalan masuk kedalam ruangan Mek up.


"Bibik,Mamy.." Ucap Emma dan Dea bersamaan melihat kedatangan mereka.


"Ya Ampun kalian berdua cantik banget sayang...," Ucap Mamy Rosa mengusap bahu Emma dan Dea bersamaan.


"Ia nak,kalian berdua cantik sekali nak.."Ucap bibiknya Emma juga.


"Makasih Mamy,Tante.." Ucap Emma maupun Dea.Mereka masih mengobrol bersama saat itu sambil menunggu Emma dan Dea selesai di dandani.


Satu jam kemudian mereka sudah bersiap-siap pergi menuju keGereja karena tidak lama lagi waktu pemberkatan mereka akan segera di mulai.Damian dan Dego sebelumnya sudah duluan pergi menuju kegereja menunggu kedatangan Dea dan Emma disana,begitu juga keluarga mereka yang lainnya.


"Kau terlihat sangat gugup Damian?" Ucap Dego melihat Damian terus memegang kedua tangannya.


"Tarik napasmu lalu buang,anggap kau tengah berhadapan dengan rekan bisnis jadi kau tidak perlu setegang ini."Ucap Dego membantu Damian supaya dia tidak gugup dan tegang lagi saat itu.apa yang Dego katakan lansung Damian lakukan,perlahan Damian merasa bisa mengendalikan dirinya. "Terimakasih kak" Dego menganggukan kepalanya menanggapi ucapan Damian.


"Apa pengantin wanitanya sudah datang?kalau sudah kita mulai saja." tanya Romo yang akan memimpin acara pemberkatan pernikahan mereka.


"Saya tanyakan bagian Luar dulu Romo.." Romo menganggukan kepalanya mengiyakan ucapan Dego.


"Mamy kalian sudah di luar..?" tanya Dego dengan alat yang tersambung di telinganya.


"kami baru sampai nak,sebentar, kami tengah menyiapkan Emma dan Dea." Ucap Mamy Rosa.


"Gimana sudah siap semuanya?" tanya Mamy kepada seluruh keluarha yang ikut mengantar Emma dan Dea masuk.Mereka pun menyauti Mamy dengan mengacungkan jempol mereka mengatakan sudah siap.


"Son kami sudah siap.." Ucap Mamynya.

__ADS_1


"Ia Mam.."Jawab Dego kemudian lansung bicara dengan Romo mengatakan semuanya sudah siap. mendengar itu Romo lansung menyuruh bagian kor melantunkan lagu pembukaan setelah itu Romo memulai ibadat misa itu dengan berdoa yang kemudian mempersilahkan kedua mempelai wanita masuk kedalam.Emma dan Dea yang saat itu di antar oleh Mamy dan bibik,perlahan mereka mulai memasuki area dalam Gereja menuju kedepan Altar.


"Tampa berkedip Dego dan Damian begitu terpana melihat masing-masing pasangan mereka begitu cantik dengan balutan gaun berwarna putih itu begitu juga semua keluarga dan kerabat yang menghadiri acara pemberkatan pernikahan itu ikut melihat kearah Emma dan Dea dengan sangat memuji kecantikan kedua mempelai wanita.sampai di depan Altar mereka berdua lansung di sambut Dego dan Damian.


Misa pemberkatan pernikahan mereka pun lansung di mulai dengan penuh hikmat dan kedamaian.


pasangan yang berbahagia itu saling mengucap janji pernikahan mereka setelah itu mereka pun di persilahkan menyematkan cincin pernikahan mereka kemasing- masing pasangan.


2 jam lebih Misa pemberkatan pernikahan berlansung,dan sekarang barulah selesai.


saat ini semua keluarga bergilir berganti mengucapkan selamat kepada kedua pasangannya yang sekarang sudah sah di mata Tuhan maupun di Negara mereka kemudian setelah itu mereka pun kembali bergantian bersua foto dengan kedua pasangan pengantin baru itu.


"Istriku" bisik Dego begitu bahagianya dengan menyatukan erat kedua tangan mereka membuat Emma tersenyum malu."Suamiku.." sahut Emma juga berbisik.


"Aku tidak sabar istriku.." Ucap Dego membuat Emma melototkan matanya, dia sangat tau apa maksud dari ucapan suaminya.


"Dasar Mesum.."Bisik Emma, mendengar itu Dego mengedipkan sebelah matanya kearah Emma.


"Bukan mesum tapi wajar,kamu istriku."Ucap Dego membuat Emma kini mencubit perut Dego membuat Dego lansung mengaduh.


Aukh "Sakit sayang,kamu tidak sabar ya.." Ucap Dego sedikit berteriak sengaja.


"Kakak ah,jangan gitu malu aku.." Ucap Emma membuat keluarga yang mendengar,melihat saling pandang dan tersenyum.


"Sabar Dego..!" ledek Omnya membuat semuanya lansung tertawa.


"Dego sih sabar Om,istriku yang tidak sabar..!" Dego kembali mendapatkan cubitan dari Emma di perutnya lagi. mereka semua kembali tertawa.


"Kita sama kak,lihatlah adikmu bahkan sejak kemarin dia tidak sabar juga kak.." Ucap Damian mengoda istrinya membuat kali Ini giliran Damian yang mendapatkan cubitan di perutnya.


semua keluarga kembali tertawa melihat kelakuan kedua pengantin itu.

__ADS_1


Mereka kemudian beramai-ramai menuju kearah Hotel yang akan menjadi tempat resepsi pernikahan kedua pengantin itu.


__ADS_2