Wanita Milik Ceo Dingin

Wanita Milik Ceo Dingin
36


__ADS_3

"Maaf Tuan,maafkan kami Tuan,kami tidak sengaja." Ucap Emma lansung membantu pria itu mengambil barang barang bawaan pria itu yang habis terjatuh karena mereka berdua tadi.


"Ini Tuan,maafkan kami." Ucap Emma sekali lagi sambil menyerahkan barang barang pria itu.


"Terimakasih." Ucap pria itu menatap kearah Emma.


"Azeo." Ucap pria itu mengulurkan tangannya kearah Emma. Dengan tersenyum Emma membalas jabatan tangan pria itu.


"Namaku Emma." terang Emma tersenyum.


"Nama yang bagus dan cocok untuk dirimu." Ucap Azeo sambil melepaskan jabatan tangannya di tangan Emma.


"Sekali lagi maaf sudah menabrak anda,kalau begitu kami permisi Tuan." Ucap Emma menunduk lalu pergi dari sana dengan Dea yang lansung menarik tangan Emma.


"Menarik.."Guman pria itu lalu meneruskan langkahnya menuju keluar dari Mall.


"Kamu ngapain sih cie ngasi tau nama asli kamu,kamu kan ngak kenal dia. Lain kali jangan begitu,nanti kalau dia berniat jahat gimana.." ucap Dea mengingatkan sehabatnya.


"Jangan berpikir yang ngak baik lah cie,ya gimana,aku ngak mungkin berbohong,lagian tadi kita yang salah loh cie udah nabrakin dia." Ucap Emma.


Hais.."kamu ini,Aku tau kita salah, tapi kamu tidak perlu juga seramah itu, kamu lihat tidak,wajahnya tadi sama sekali tidak terlihat karea di tutupinya pakai masker dan juga kaca mata hitamnya.kelihatan banget dia itu seram cie,kamu lihat dia memiliki tato di tangan kirinya,tatonya sangat aneh menurut aku cie." Ucap Dea tidak menyukai pria yang sempat berjabat tangan dengan Emma tadi.


"Udah ya cie,jangan terlalu negatif menilai orang cie." Ucap Emma tidak mau menuduh macam macam orang yang baru dia kenal tadi.


"Terserah kamu,awas aja kalau suatu saat perkataanku benar cie." ucap Dea lagi yang hanya di tanggapi Emma dengan senyumannya.mereka berdua kembali mengelilingi Mall itu membeli apa yang mereka inginkan. Setelah selesai,mereka berdua kembali menuju Restoran Emma.


***

__ADS_1


Di kantor,Dego Kedatangan mamynya kekantor membuat dia menghentikan sejenak pekerjaannya lalu membawa Mamynya duduk di sofa ruangannya itu.


"Mamy mau aku buatkan minum.." Ucap Dego.


"Boleh..pesankan mamy kopi saja son." Ucap Mamy Rosa. Mendengar itu Dego menghubungi Rehan memberitahu Rehan untuk membuatkan kopi untuk dirinya dan mamynya.


"Ada apa mam sampai kekantor,


mamy kan bisa menghubungi Dego dulu, tidak perlu harus kesini Mam.." ucap Dego bertanya.


"Mamy jarang mengunjungi kantor,


jadi Mamy kangen son jadi keingat daddy kalian dulu." Ucap mamy Rosa tersenyum lalu dia mengambil tangan putranya.


"Dego Apa kamu benar benar sangat menyukai Emma?" tanya mamy Rosa.


"Iya Mam,Aku sangat menyukainya,


"Kalau begitu secepatnya jadikan dia menantu Mamy..,Istri kamu Son.." Ucap Mamy Rosa meminta putranya segera menikahi Emma, mendengar itu Dego terdiam berpikir dalam benaknya kenapa Mamynya tiba-tiba menyuruhnya segera menikahi Emma, kemudian Dego tersadar lalu menatap mata Mamynya.


"Mamy...,Sebenarnya Dego juga ingin secepatnya melamar Emma, tapi Dego masih ragu apakah dia mau menikah dengan Dego Mam.."Ucap Dego.


"Bawa dia makan malam berdua,nanti kamu utarakan perasaan kamu dan niat baik kamu sama dia son..Mamy merasa dia tidak akan menolak son." Ucap Mamy memberikan saran untuk Dego.


"Baik Mam,nanti Dego mencobanya Mam,kalau pun dia belum mau,Dego akan menghargai keputusan Emma Mam.."Ucap Dego.


"Iya Son.." Ucap Mamy Rosa

__ADS_1


"Mam boleh Aku tau kenapa Mamy tiba-tiba menyuruh Dego segera melamar Emma bahkan menikahinya?." Tanya Dego dengan Mamynya.


"Ngak Ada apa-apa son,Mamy hanya ingin melihat kalian segera menikah selama Mamy masih adakan',Mamy juga pengin segera menimang cucu Mamy."Ucap Mamy tersenyum membuat Dego juga ikut tersenyum dengan memegang erat tangan Mamynya.


"Dego usahakan ya Mam,semoga Emma mau menerimanya.." Ucap Dego yang di angguki Mamynya.


Tidak lama Rehan datang keruangan itu membawa 2 cangkir kopi,lalu


meletakannya di depan Dego dan Mamy Rosa.


"Terimakasih Rehan.." Ucap Mamy Rosa


"Sama-sama Nyonya." Jawab Rehan kemudian menunduk lalu segera pergi dari sana.Mamy Rosa dan Dego mulai meminum kopi mereka berdua.


"Bagaimana kerjaan kamu son?,


semuanya baik-baik saja kan?" Ucap Mamy menanyakan pekerjaan putranya.


"Semuanya berjalan dengan baik Mam,Mam tidak perlu khuatirkan urusan perusahaan,biar itu menjadi urusan Dego.ada masalah,aku bisa menyelesaikannya" Ucap Dego.


"Baiklah Son,Mamy percaya kamu bisa mengatasi semuanya." Ucap Mamynya.


"Iya Mam..," Ucap Dego.


"Baiklah..Mamy mau pulang dulu,


nanti sekalian mau singgah ketempat Emma."Ucap Mamy.

__ADS_1


"Baik Mam,berhati hatilah Mam.." Ucap Dego dengan mencium pipi Mamynya.


"Iya son.." jawab Mamynya kemudian keluar dari ruangan putranya menuju kebawah yang di ikut pengawal yang menjaganya.


__ADS_2