
Di tempat lain,tempat pengantin baru yang mulai semalam bermain sampai pagi bahkan siang bermain.Dea mengerjap- ngerjapkan matanya karena perutnya keroncongan terasa lapar.Dea tersenyum menyadari tangan suaminya memeluk erat tubuhnya.tangan Dea terulur kewajah suaminya lalu dia membelai lembut wajah tampan suaminya dan kemudian perlahan dia mengecup lembut kening dan bibir suaminya.
"Selamat pagi suamiku." Bisik Dea perlahan membuat Damian membuka matanya lalu menatap Dea dengan tersenyum manis.
"Selamat pagi juga istriku."Damian mencium bibir istrinya dan berpindah kearah keningnya.
"Aku lapar.."Ucap Dea manja. Wajar saja dia merasa lapar karena saat itu waktu sudah melewati siang bahkan mau sore.mendengar itu Damian baru mengingat mereka bahkan melupakan makan pagi dan siang mereka.
"Maaf ya istriku,aku membuat kamu kelaparan.baiklah,ayo kita bangun.." Ucapnya mengusap belakang Dea dengan lembut.
"Lepasin dulu anuan kamu suamiku.." Damian tersenyum mendengar ucapan istrinya,dari semalam mereka bermain sampai pagi sampai mereka kelelahan Damian tidak melepaskan miliknya dari dalam milik istrinya. Bahkan Miliknya selalu berdiri seperti sekarang.
"Milik istriku membuatku selalu ketagihan.." Ucap Damian membuat wajah Dea memerah.
"Kita mandi bersama ya.."Perlahan Damian melepaskan penyatuan mereka kemudian membawa Dea menuju kamar mandi.
"Apa terasa sakit sekali..?" Mendengar itu Dea menganggukan kepalanya.
"Ia suamiku."Jawab Dea. Sampainya di kamar mandi,perlahan Damian meletakan tubuh Dea diatas Meja. Damian mengisi air sedikit hangat kedalam bak peremdaman. Dea menatap suaminya dengan sangat intens,dia bahagia sekali bisa bersama suaminya apalagi mengingat permainan mereka semalam membuatnya bahagia.meskipun suaminya terus mengempurnya sepanjang waktu tapi suaminya melakukannya dengan kelembutan membuat Dea begitu menikmati permainan suaminya berikan membuat dia yang lagi dan lagi meminta kepada suaminya.
__ADS_1
Cup..kecupan suaminya menyadarkan lamunan Dea lalu tersenyum kemudian memeluk tubuh suaminya.
"Kenapa melamun hmm?"Ucap Damian membelai tubuhnya.
"Aku mencintaimu suamiku.." Ucap Dea.Damian kembali mengendong tubuh istrinya lalu membawanya beremdam.
Uuhhs..."Perih suamiku.."rintih Dea merasakan perih di areal sensitifnya terkena air.mendengar itu tangan Damian terulur kebawah lalu perlahan mengusap lembut milik istrinya yang terasa bengkak Damian rasa.
Cup..Damian mencium sekilas bibir istrinya."Aku juga sangat mencintaimu Dea istriku.maaf ya aku membuatnya bengkak..,apa begini enak." Ucap Damian yang saat itu mendapatkan anggukan kepala Dea sambil dia menahan rasa perih bercampur kenikmatan karena suaminya memainkan miliknya.berapa menit kemudian Dea merangkulkan tangannya keleher suaminya kemudian dia mengangkat bokongnya perlahan menyuruh suaminya memasukan milik suaminya kedalam miliknya.
Ahh...******* mereka berdua bersamaan.
"Baiklah,sepertinya dia memang tidak bisa jauh istriku.." Ucap Damian dengan kembali membawa istrinya bertautan bibir lalu perlahan Damian kembali melahap Dua bukit kembar istrinya bahkan seluruh tubuh Dea sudah habis Damian berikan tanda cintanya kepada istrinya itu.Di bawah air sudah mulai bergejolak karena pompaaan Damian dan istrinya.
Aahh.."Ini sangat nikmaaat sekali.. Istriku..." Recau Damian kembali menyesap kuat gunung kembar istrinya.
Ah..ah.."Sua..suamiku aku ke..keluar.."Ucap Dea bergetar sampai memegang kuat kedua bahu suaminya.dia kembali mencampai kenikmatannya membuat suaminya begitu senang melihat istrinya terpuaskan.satu jam kemudian Giliran Damian mencampai puncaknya menyemburkan semua cairan miliknya kedalam milik istrinya.terdengar suara engahan mereka berdua baru menyelesaikan permainan mereka.
"Sudah ya,kita makan dulu.kamu lemas sekali istriku.."Ucap Damian membawa istrinya menuju ruangan shower.sampai disitu baru Damian melepaskan miliknya dari milik istrinya.Damian membantu Dea mandi dengan sangat telaten menyabunnya dan juga yang lainnya.setelah selesai dia meletakan istrinya di bangku Sofa karena dia mau mengantikan seprai bekas mereka bertempur semalaman pagi dan siang tadi.Damian tersenyum saat mengantikan seprai mereka karena melihat ada noda kesucian istrinya dia bukakan semalam.setelah selesai mengantinya,dengan masih mengunakan handuk Damian keluar mengambil makanan di samping pintu kamarnya lalu membawanya masuk kedalam mendekati istrinya.
__ADS_1
"Kita makan ya.." Dea hanya menganggukan kepalanya,karena baru sekarang dia merasakan lelahnya.dengan sangat telaten Damian menyuapi Dea makan bersamaan dengan dia juga makan. Sesekali Damian mencium Kening istrinya.
"Kenapa suamiku?" tanya Dea karena suaminya terus menerus menciumnya diselah makan mereka.
"Aku bahagia istriku,aku bahagia kita menjadi suami istri sekarang." ucapnya membuat Dea tersenyum lalu memegang kedua pipi suaminya lalu dia balas mencium kening suaminya.
"Begitu juga aku.." Ucap Dea.
"Ia istriku."Ucap Damian kembali menyuapi Dea makan sampai selesai. Setelah itu Damian barulah membawa istrinya berbaring diatas tempat tidur mereka.
"Kita tidak berganti pakaian,kalau ingin tinggal lepaskan.."Ucap Damian membuat Dea mencubit perut suaminya itu.
"Bukannya itu benar.." Ucap Damian lagi.
"Terserah suamiku saja..Aku mau tidur ya ngantuk suamiku.." Ucap Dea yang saat itu mendapatkan usapan lembut dari suaminya.
"Tidurlah,aku berikan kamu tidur sampai kamu puas.setelah itu baru kita lanjutkan lagi" Damian mendekatkan wajahnya kearah telinga Dea."Aku tidak akan tahan, tidak masuk istriku." Ucapnya membuat Dea tersenyum lalu memeluk tubuh suaminya.saat itu juga Damian memeluk erat tubuh istrinya. Karena kelelahan tidak lama Dea tertidur lelap dalam pelukan suaminya. Melihat istrinya sudah tertidur,Damian mengambil ponselnya lalu mengirimkan pesan kepada asisstennya untuk menyiapkan Mension Utama di Negara B karena Damian akan membawa Dea kembali bersamanya kesana.sebelumnya Damian dan Dego juga Mamy sudah bicara,kalau dia akan membawa Dea pulang bersamanya kesana. keputusan Damian di setujui Dego Dan Mamy karena lagi pula mereka sudah menikah.Mamy meminta Damian sering-sering membawa Dea pulang karena dia pasti akan merindukan putrinya.
Setelah mengatakan kepada asisstennya,Damian ikut memejamkan matanya menyusul istrinya.
__ADS_1