Wanita Milik Ceo Dingin

Wanita Milik Ceo Dingin
66


__ADS_3

Dego mengecup lembut kening Emma membuat Emma terganggu tidurnya.


"Bangun istriku yang cantik .."Bisiknya membuat perlahan Emma membuka matanya yang masih mengantuk melihat kearah suaminya.


"Jam berapa ini suamiku..?"Emma kembali memejamkan matanya, tubuhnya terasa remuk dan matanya masih sangat mengantuk karena sejak mereka datang,suaminya lansung mengajaknya bermain. suaminya bahkan tidak memberikan dia sedikit waktu untuk dia istrirahat.Dego terus mengempurnya terus dan terus menerus sampai membuat dia kelelahan.Emma tidak menolak keinginan suaminya karena dia juga menginginkan lagi dan lagi sentuhan yang suaminya berikan.


"Ini sudah jam 6 sore sayang..." Emma lansung membuka matanya,terkejut mengetahui jika hari sudah berubah menjadi malam lagi. Dego berbaring mendekat kearah istrinya lalu memeluknya.


"Maafkan aku ya membuat kamu melupakan makanmu,ayo bangun.. Isi dulu perut kamu.." Ucap Dego.


Emma membalikan tubuhnya menghadap kearah suaminya,lalu membelai rahang tegak suaminya itu.


"Jangan merasa bersalah,lagi pula kita sama -sama mau suamiku.." Ucap Emma.


"Aku tau,tapi aku membuat kamu begitu kelelahan begini.makan ya,aku suapin kamu.." Emma menganggukan kepalanya, perlahan Dego mengambil makanan lalu pelan-pelan menyuapi istrinya makan.


"Aku belum cuci muka dan lain suamiku.." Ucap Emma teringat dia belum membersihkan dirinya.


"Tadi siang aku sudah mengelap tubuh kamu dan mengolesi milik kamu pakai salep.maafkan aku membuatnya begitu bengkaknya.." Emma melototkan matanya dengan mulutnya menganga karena mendengar ucapan suaminya. Apa? Dego membersihkan miliknya, ya ampun kenapa dia sama sekali tidak ingat,pikir Emma.


"Ka..kamu mengelap tubuhku dan itu aku...?" Tanya Emma memastikan apa yang dia dengar benar.


"Kamu istriku,aku yang membuat kamu kelelahan seperti ini dan itu kamu bengkak.sudah kewajiban aku harus mengurus kamu,istriku." Ucap Dego menatap wajah istrinya.

__ADS_1


"Tapikan__" Ucap Emma terhenti.


"Jangan merasa tidak enak.aku berhak atas apa pun yang terjadi sama kamu Emma.Aku mencintaimu..." Ucap Dego yang saat itu mendapatkan pelukan hangat dari Emma.


"Terimakasih suamiku..." Ucap Emma begitu bahagianya,suaminya begitu cintanya sama dia.


"Ia..,Ayo makan lagi.." Dego mendekatkan wajahnya kearah telinga Emma lalu membisikan kata sensualnya.


"Biar kamu bertenaga mengimbangi permainan aku nanti." Emma lansung memukuli dada suaminya yang membuat selimut yang menutupi atasnya melorot kebawah yang membuat Dua bukit kembarnya terlihat jelas oleh suaminya.


"Kamu sengaja ingin mengodaku istriku.." Ucap Dego yang menyadari Emma lalu segera menutupi lagi dadanya dengan selimut.


"Suamiku..." Pukul Emma malu membuat Dego tertawa kecil.


"Kamu masih saja malu,aku bahkan sudah hapal yang ada dalam tubuhmu.." Kedipan Mata Dego membuat Emma semakin merasa malu.Emma menyembunyikan wajahnya di dada suaminya itu.


"Baiklah,hanya mandikah.."ucap Emma.


"Lebih dari itu,bukannya akan lebih seru." ucap Dego mengoda istrinya yang kembali mendapat pukulan kecil dari istrinya,namun dia kembali serius menyuapi lstrinya hingga selesai. Setelah itu,Dego pun benar membantu istrinya menuju kamar mandi untuk membersihkan tubuhnya.


"Beremdamlah,biar tubuhmu terasa nyaman.." Dego mengecup lembut kening Emma kemudian dia mau keluar dari sana namun di hentikan Emma memegang tangan suaminya.


"Ada apa?"

__ADS_1


Emma tidak menjawab melainkan memberikan kodean matanya menyuruh suaminya masuk kedalam bak itu untuk mandi bersamanya.tampa menolak Dego pun masuk kedalam bak peremdaman itu namun sebelumnya dia membuka celana pendek yang dia gunakan lalu menyisakan boxernya disana,barulah Dego masuk ikut beremdam bersama istrinya.Dego tidak akan mungkin membiarkan kesempatan itu terlewati.tatapan mereka bertemu, Dego membawa istrinya mendekat kearahnya dengan mendudukan bokong istrinya tepat di bawah miliknya.


Dengan lembut Dego mencium bibir istrinya yang menjadi candu sekarang.


Mereka berdua masih dengan bertautan saat itu,namun lima menit kemudian Dego menatap mata istrinya karena merasakan tangan Emma mengusap miliknya yang saat itu sudah berdiri tegak,tidak lama tampa Dego sangka Emma bahkan mengeluarkan miliknya dari boxernya lalu perlahan memegangnya dan tidak lama pula Emma menaik sedikit bokongnya lalu memasukannya kedalam miliknya sendiri.


Emmm...Ahh...lenguhan bercampur rasa sakit namun nikmat Emma rasakan saat itu,sedangkan Dego setelah itu tersenyum kearah istrinya.


"Kamu membuatku Gila Emma..." ucap Dego yang membuat Emma tersenyum malu.


"Aku ngak tau,kenapa ingin sekali suamiku..!" jawabnya jujur,mendengar itu Dego kembali menautkan bibir mereka.


"Apa terasa nyaman begini..?" tanya Dego yang saat itu di angguki Emma. Entah kenapa dia ingin sekali merasakan sensasi bermain dengan suaminya dengan posisi seperti ini.


"Buat aku yang kelelahan karenamu istriku.." Emma menganggukan pelan kepalanya.benar-benar sunguh nyaman sekali posisi sekarang mereka berdua rasakan,Emma merasakan milik suaminya begitu masuk sempurna dalam intimnya dan miliknya bergitu menjepit milkk suaminya.Emma mulai mengoyangkan pinggulnya bergerak manis diatas suaminya.Dego memejamkan matanya menikmati permainan mereka sampai kemudian hasratnya memuncak.Dego menyesap kuat bukit kembar istrinya yang saat itu tepat di wajahnya dengan tangannya membantu istrinya bergoyang sampai air dalam bak itu tumpah-tumpah keluar.


Ahh...ahh..."Emmma aku mencintaimu..." Recau Dego selah esapan bukit kembar Emma dengan dibawah mereka berdua terus menyatukan.tidak puas bermain seperti itu.Dego membawa Emma bangun menuju tempat tidur mereka dengan keadaan mereka masih basah dan bawah mereka tetap menyatu.sampai ditempat tidur mereka,Dego yang memimpin permainan mereka. Pompaannya terus membuat Emma mengerang hebat,dia sudah berapa kali keluar.


"Aku Mencintaimu Emmaaaa!!!" Erangan panjangan Dego setelah 2 jam mereka bermain.Dego masih belum mengeluarkan miliknya dalam milik istrinya.


"Aku masih ingin Emma.." Bisik Dego yang kembali memompa pelan tubuh istrinya,meski sudah bermain lama sebelumnya,Dego sama sekali tidak ada lelah ataupun miliknya mengecil melainkan miliknya On terus memenuh intimnya istrinya.


Pasangan pengantin itu tidak menyiakan nyiakan waktu mereka sama sekali untuk tidak bermain dan bermain.sama halnya dengan Dea dan suaminya, mereka juga sama gilanya.

__ADS_1


Sungguh Dunia mereka sekarang tengah di penuhi kebahagian mereka rasakan.


ENDING~~


__ADS_2