When A Man Falls In Love

When A Man Falls In Love
Bagian 14


__ADS_3

Di balik pintu kamar Jenny Lucas terdiam seolah tengah menenangkan dirinya seraya memegangi dadanya saat itu . ternyata jantungnya pun merasakan hal yang sama saat ini , Sejak tadi saat menggendong Jenny Sebenarnya jantung Lucas sudah berdetak sangat cepat dan sebisa mungkin Lucas mengontrol dirinya agar tetap tenang dan terlihat biasa saja di depan Jenny .


setelah merasa tenang Lucas pun pergi kelantai bawah dan mengambil segelas air untuk Jenny . sebelum masuk kedalam kamar Jenny lagi Lucas sedikit mengambil nafas dan membuangnya dengan pelan lalu berjalan santai kedalam kamar tersebut .


" Minumlah " suruh Lucas seraya mendudukkan pantat nya di tepi ranjang dan membantu Jenny untuk minum


" Kau yang mengantarkan ku pulang ?? " tanya Jenny setelah menyelesaikan minum nya dan merubah posisinya menjadi sedikit bersabar di ranjangnya


" He'em " sahut Lucas santai


" Lalu di mana Bryan ?? " Tanya Jenny


" Dia pergi karena ada sedikit urusan " sahut Lucas berbohong


Jenny pun langsung tersenyum miring saat mendengar ucapan Lucas , Jenny sudah tahu bahwa saat ini Lucas tengah berbohong .


" Kau tak perlu menutupi nya Lucas , aku tahu dia tidak mau mengantarkan ku pulang lalu dia menyuruh mu untuk mengantarkan ku " ucap Jenny lirih seraya mengalihkan pandangannya kearah lain


" Tidak seperti itu Jenny , kau terlalu banyak berpikir " ucap Lucas membela Bryan dan menenangkan Jenny


" Kau selalu saja membela nya " ucap Jenny pelan namun masih terdengar oleh Lucas


" Istirahatlah kau pasti sudah sangat lelah " suruh Lucas mengalihkan pambicaraan seraya menaruh gelas yang saat itu masih berada ditangannya dan menaruhnya di meja dekat ranjang Jenny


Lucas merapikan sedikit selimut yang ada di atas tubuh wanita itu , Jenny yang melihat perlakuan Lucas pun langsung menatap kearah pria tersebut .


" Tidurlah " Suruh Lucas dengan nada lembut seraya menatap kearah wanita tersebut


" Lucas " panggil Jenny pelan


" ada apa ? , kau menginginkan sesuatu ? " tanya Lucas namun Jenny hanya menggelengkan pelan kepalanya


Jenny kini menatap Lucas dengan mata lirih dan berkaca-kaca seperti tengah menahan tangis hingga membuat Lucas yang melihatnya merasa sedikit heran dan bingung .


" Ada apa dengan mu ? , apa kepalamu masih terasa sakit ? " tanya Lucas khawatir


melihat Jenny yang hanya terdiam menatap kearahnya dengan tatapan lirih membuat Lucas merasa bingung . Dengan segenap keberanian akhirnya Lucas memberanikan diri untuk menyentuh kepala Jenny lalu memijatnya dengan pelan .

__ADS_1


" Ada apa dengan mu ?? " tanya Lucas lagi dengan nada lembut seraya memijat pelan kepala Jenny


" Lucas , mengapa Bryan tidak pernah menyukai ku ? " tanya Jenny lirih dengan pandangan kosongnya namun Lucas hanya terdiam menatap wajah lirih wanita tersebut


" Kau tau bukan bawah aku sudah sangat menyukainya sejak lama , tapi mengapa dia tidak pernah melihat ku " ucap Jenny lirih hingga membuat air matanya kini telah keluar dari pelupuk matanya tanpa ia sadari


" Dan kau tau , aku rela melakukan apapun agar aku bisa dekat dengan nya , tapi Sampai saat ini dia bahkan tidak melihat ku "


" Apa menurutmu aku tidak menarik ?? " tanya Jenny emosional seraya menatap mata Lucas dengan mata basahnya hingga membuat pandangan mereka saling bertemu satu sama lain


Sejak tadi Lucas hanya terdiam mendengarkan dan menatap wajah lirih wanita tersebut . ia sendiri pun merasa bingung harus berbicara apa pasalnya saat ini hatinya pun tengah merasa perih saat mendengar semua ucapan Jenny barusan , namun dengan sekuat tenaga Lucas tetap bersikap tenang dan biasa saja seolah tengah menjadi pendengar yang baik untuk wanita tersebut .


" Lucas maukah kau membantuku untuk mendapatkan Bryan " sambung Jenny tepat di depan wajah Lucas hingga membuat Lucas menghentikan gerakan nya .


" Kau mau kan membantu ku ? " tanya Jenny lagi


" Tidak Jenny , aku tidak bisa membantumu " ucap Lucas


" Mengapa kau tidak ingin membantu ku ? , apa aku ini bukan teman mu " tanya Jenny kesal


" Jenny , tidak seperti itu " bantah Lucas cepat


" Aku hanya bisa mengharapkan mu Lucas , kau tahu bukan bahwa aku sangat menginginkan dia menjadi kekasihku " sambung Jenny penuh emosi dengan wajah basahnya


Lucas yang melihatnya merasakan sangat frustasi di buatnya , ia memalingkan pandangannya dan menutup kedua matanya seolah tengah memenangkan diri dan pikirannya saat ini . Sedangkan Jenny masih menatap Lucas dengan tatapan lirihnya .


" Lucas , aku mohon " ucap Jenny lirih dengan nada memohon


Lucas kembali menatap wajah cantik wanita tersebut , ia menatap setia inci wajah cantik itu dan dengan refleks Lucas menempatkan kedua tangannya di pipinya jenny . Lucas menatap dalam mata sayu wanita tersebut hingga keduanya saling menatap satu sama lain .


Lucas pun mendekatkan wajahnya ke wajah Jenny hingga jarak mereka kini semakin dekat , dan tanpa terasa kini Lucas sudah menempelkan bibirnya ke bibir sintal milik Jenny . saat ini Lucas sudah tidak bisa menahan diri lagi pikirnya , ia tidak perduli jika nantinya Jenny akan sangat membenci dirinya . Lucas hanya ingin memberi tahu Jenny bahwa ada seseorang yang sangat menginginkan dirinya juga . Lucas mencium bibir Jenny seraya menatap mata Jenny.


( Ingat ya hanya mencium bukan ******* )


Jenny yang mendapat ciuman langsung dari Lucas pun hanya terdiam mematung seraya membalas tatapan Lucas saat itu , setelah beberapa menit Jenny pun tersadar dan langsung mendorong tubuh pria tersebut dan memasang wajah kagetnya .


" Apa yang kau lakukan Lucas ? , apa kau sudah gila " sentak Jenny langsung seraya mengerutkan keningnya

__ADS_1


" Maafkan aku jenny " ucap Lucas lirih namun tidak ada raut penyesalan di sana dan Lucas pun terus menatap kearah mata Jenny


" Apa yang kau pikirkan ?? " tanya Jenny masih dengan wajah kagetnya


" Aku sangat menyukai mu Jenny " ucap Lucas langsung memberanikan diri untuk mengeluarkan isi hatinya yang sejak lama ia pendam


Jenny yang mendengarnya pun langsung terdiam seraya terus menatap Lucas , ia tidak menyangka bahwa Lucas akan berbicara hal tersebut . pasalnya selama ini sikap Lucas kepada nya biasa saja seperti seorang teman biasa .


" Aku mohon Jenny , berhentilah mengejar seseorang yang tidak mencintaimu , Aku juga ingin kau melihat kehadiran ku , Lihat lah aku juga mencintai mu Jenny " Sambung Lucas dengan nada lirih seraya menatap wajah cantik itu dan memberanikan diri untuk kembali menyentuh kedua pipi Jenny namun Jenny masih terdiam seolah tengah di hipnotis


" Berhentilah bercanda Lucas , Lebih baik kau pulang sekarang " suruh Jenny mengalihkan pembicaraan setelah sadar


" Aku tidak pernah bercanda dengan semua yang kulakukan " sahut Lucas meyakinkan hingga membuat wanita itu terdiam lagi


Lucas menatap Jenny yang kini tengah terdiam di depan seraya mengelus lembut kedua pipi Jenny dengan ibu jarinya yang saat itu masih menempel di pipi wanita cantik tersebut seolah tengah menenangkan wanita itu . Kini Lucas memberanikan diri untuk menempelkan kembali bibirnya di bibir Jenny dan memainkan bibirnya bersama dengan bibir Jenny namun Jenny yang merasa syok hanya terdiam tak membalas ciuman dari Lucas dan langsung mendorong kembali tubuh Lucas hingga membuat tubuh pria itu sedikit menjauh darinya . Lucas yang mendapat sikap tersebut tidak merasa marah ia terus menatap Jenny yang saat itu tengah menundukkan pandangannya .


" Pulanglah , aku ingin beristirahat " ucapan yang keluar dari mulut jenny saat ini seraya menundukkan kepalanya seolah tidak ingin menatap Lucas


" Tapi sebelum itu aku ingin kau mempertimbangkan semua ucapan ku barusan Jenny " ucap Lucas masih menatap wanita tersebut


" Pulanglah Lucas " suruh nya lagi hingga membuat wajah Lucas berubah lirih


" Baiklah " sahut Lucas pelan seraya bangkit dari duduknya namun masih menatap kearah Jenny yang tertunduk


" Beristirahatlah " sambung Lucas seraya berbalik dan berlalu meninggalkan kamar tersebut


Melihat Lucas yang sudah membalikkan badannya dan berjalan menuju pintu kamarnya Jenny pun menatap punggung gagah pria tersebut . ia merasa sangat bingung dengan dirinya saat ini , tidak ada amarah yang menguasai dirinya saat Lucas mengambil ciuman itu dari nya Jenny hanya merasa kaget saat Lucas menciumnya tadi . jenny juga merasa bingung pada perasaan ya saat ini , ia tidak marah namun ia juga tidak suka jika Lucas menciumnya karna jenny memang tidak memiliki perasaan apapun terhadap nya . Jenny mengacak rambutnya dengan asal seraya mengumpatkan sesuatu dari mulutnya karna merasa frustasi dengan kejadian itu.


Di balik pintu kamar Jenny Lucas terdiam setelah keluar dari kamar tersebut Lucas tidak langsung pergi melainkan berdiri tepat di depan pintu tersebut . Lucas memasang wajah lirih wajah yang tak pernah ia pasangan sebelumnya , Lucas menundukkan kepalanya menatap kearah ubin marmer tersebut .


" Maafkan aku Jenny , aku tidak perduli jika setelah ini kau akan membenciku , aku hanya ingin kau tau tentang perasaan ku saat ini " ucap Lucas pelan


Setelah merasa tenang Lucas pun akhirnya meninggal kamar tersebut lalu berjalan santai menuruni anak tangga dan meninggalkan rumah besar nan sepi tersebut .


.


.

__ADS_1


.


.


__ADS_2