When A Man Falls In Love

When A Man Falls In Love
Bagian 50


__ADS_3

Jam kini sudah menunjukkan pukul 17:00 sore dan Arianna masih tertidur pulas di dalam balutan selimut tebal tersebut namun rasa lapar di dalam perutnya memaksa mata wanita itu untuk terbuka . Saat kedua mata Arianna terbuka ia tak melihat siapapun di sana hanya ada dirinya seorang diri , sosok pria tampan yang bersama nya tadi sudah menghilang entah kemana .


Arianna mendudukkan tubuhnya dan melihat kearah dirinya yang tak mengenakan apapun selain berbalut selimut tebal yang menutupi tubuhnya banyak bekas yang Bryan tinggalkan di sana dan seketika tatapan Arianna melihat bercak darah yang mengotori spray tempat ia tertidur tadi , tiba-tiba pikirannya pun langsung mengingat kejadian tadi hingga membuat Arianna kembali menutup seluruh tubuhnya kedalam selimut karna merasa malu . Bagaimana tidak , ia mengingat ketika dirinya menangis saat Bryan hendak memasukkan juniornya kedalam tubuhnya dan hal itu membuat Arianna benar-benar merasa sangat malu pikirnya .


Cukup lama Arianna menutup seluruh tubuhnya di dalam selimut hingga panggilan perutnya kembali membuat Arianna tersadar dan menyibakkan selimut tersebut .


Arianna mengambil bajunya yang berada di sofa dekat dengan ranjangnya , Mungkin Bryan sudah merapikan nya sebelum pria itu keluar dari ruangan tersebut pikir Arianna . Dengan segera ia memakai pakaiannya tersebut dan berniat untuk keluar dari ruangan itu namun saat Arianna tengah mengancingkan kemejanya tiba-tiba tangan besar kembali memeluk dirinya dari belakang tanpa Arianna menoleh pun ia tau siapa pemilik tangan tersebut .


" Terimakasih sayang " ucap Bryan lembut namun Arianna hanya menyentuh kedua tangan pria itu sebagai jawabannya


" Apa kau baik-baik saja ?? " Tanya Bryan khawatir


" Aku baik-baik saja kak , tapi tidak dengan perut ku " ucap Arianna memasang wajah lirih seraya membalikkan tubuhnya menghadap kearah Bryan hingga membuat Bryan terlihat khawatir


" Apa ada yang sakit ?? " Tanya Bryan khawatir namun Arianna hanya menggelengkan pelan kepalanya

__ADS_1


Sejujurnya bagian intim Arianna terasa sedikit sakit dan perih namun sebisa mungkin Arianna menahan nya agar tidak membuat prianya itu merasa khawatir .


" Aku hanya lapar kak " ucap Arianna dengan senyum lebarnya


" Benarkah " ucap Bryan sedikit ragu namun Arianna terus meyakinkan kekasihnya itu dengan menggunakan kepalanya tanda yakin


" Kau tunggulah di sini aku akan menyuruh Lucas agar memesankan makanan untuk kita " ucap Bryan sambil mencium lembut kening Arianna dan hendak keluar dari ruangan tersebut


" Oya kak . Bagaimana dengan pekerjaan ku ?? " Tanya Arianna tersadar bahwa seharusnya ia sedang bekerja tadi hingga membuat langkah pria itu terhenti dan menatap kearah nya


Setelah makanan datang Bryan pun memanggil Arianna untuk keluar dari ruangan tersebut agar keduanya bisa menikmati makanannya . Sesaat Arianna hanya terdiam seraya menatap kearah meja ia merasa penasaran saat keluar dari ruangan tersebut karena tadi Jenny sempat membawa makanan untuk makan siang mereka . Arianna pun langsung mengalihkan pikiran dan mencoba untuk tidak memperdulikan nya . Bryan yang mengetahui nya pun langsung membuka suara .


" Aku sudah memberikan makanan yang Jenny bawa pada Lucas sayang " ucap Bryan lembut yang sejak tadi berada di Arianna seraya memeluk pinggang wanita tersebut


Arianna pun tersenyum kearah Bryan dan berjalan menuju meja untuk menikmati makanan tersebut . Mereka pun menikmati makan siang atau makan malam itu dengan khidmat nya seraya berbincang-bincang ringan .

__ADS_1


" Hmmm , kak ? " Panggil Arianna pelan hingga membuat Bryan yang tengah menikmati makanannya menatap kearah sang kekasih


" Ada apa , hm ?? " Tanya Bryan lembut


" Em... Apa aku keterlaluan jika aku melarang mu untuk tidak terlalu dekat dengan Nona Jenny ?? " tanya Arianna gugup dengan wajah lirihnya


Bryan yang mendengarnya pun langsung tersenyum lembut seraya menyentuh lembut pipi Arianna .


" Tidak , itu hak mu untuk cemburu sayang . aku janji akan menjaga jarak ku dengan wanita manapun " ucap Bryan sambil tersenyum


Bryan memang tidak keberatan dengan sikap atau ucapan Arianna , sejujurnya ia malah merasa sangat senang karena wanita yang ia cintai itu merasa cemburu terhadap dirinya .


.


.

__ADS_1


.


__ADS_2