
Keesokan harinya ....
David kini tengah terduduk lemas di salah satu aula yang terletak di belakang hotel tersebut seraya memegangi ponselnya , wajah lirih dan kecewa terlihat jelas di wajah tampan pria itu bagaimana tidak saat ia terbangun dari tidurnya dan melihat ada kotak masuk di dalam ponselnya David langsung membaca pesan tersebut yang di kirimkan oleh seseorang yang tak lain adalah Arianna . David langsung terbangun dari tidurnya dan mandi dengan secepat mungkin agar bisa menemui wanita tersebut namun hasil yang ia dapat adalah nihil karena Arianna sudah meninggal hotel terlebih dahulu tanpa sepengetahuan David .
David terus menatap kearah layar ponselnya dan baca setiap kata yang dikirimkan oleh wanita tersebut melalui pesan teksnya .
*** " Arianna "
Hay David
Terimakasih karena sudah menemani dan menolong ku selama aku aku berada di sana , aku merasa sangat senang bisa mengenal dan bertemu dengan mu , aku senang melihat kekonyolan mu dan itu membuat ku merasa sangat nyaman bersama dengan mu .
*Aku juga ingin meminta m**aaf* karena sudah menyusahkan mu selama beberapa hari berada di sana dan terimakasih juga karna sudah membawa ku berkeliling di tempat itu aku sangat menikmati nya , namun aku harus mengakhiri pertemuan ini dan mungkin ini adalah pesan terakhir yang aku kirimkan untuk mu mari untuk tidak bertemu lagi satu sama lain di kehidupan selanjutnya . Terimakasih ***
Rasa kecewa terlihat jelas di wajahnya dan kini David benar-benar tidak mengerti dengan ucapan Arianna saat ini . ia selalu mengingat-ingat apa saja yang telah dirinya perbuatan dan kesalahan apa yang telah di lakukan oleh nya hingga Arianna mengirim pesan teks seperti ini pikirnya . David pun membuka galeri ponselnya ia melihat satu persatu foto Arianna yang sengaja ia potret tanpa sepengetahuan sang empunya dan menyimpannya di dalam handphone miliknya .
" Apa yang kau lakukan di tempat ini David ?? " tanya seseorang dari belakangnya hingga membuat David terkejut dan menatap kearah asal suara tersebut
__ADS_1
" Hay Nona Jenny , Emm , aku hanya sedang beristirahat saja " sahut David bohong namun Jenny merasa ada yang aneh dengan pria tersebut
Jenny yang melihat raut wajah David merasa sangat penasaran dengan yang terjadi pada pria tersebut di tambah lagi dengan foto wanita yang ada di ponsel David membuat Jenny semakin penasaran di buatnya . Jenny pun memutuskan untuk duduk di sebelah pria tampan tersebut .
" Apa kau sedang merasakan sesuatu ?? " Tanya Jenny memancing pembicaraan
" Ya , sepertinya aku sudah di campakkan " sahut David dengan senyum getir
" owh , wanita mana yang berani menolak pria tampan seperti mu " goda Jenny merubah suasana hingga membuat David tersenyum kecil
Jenny yang melihat foto tersebut pun terdiam sejenak seraya mengingat sesuatu , Jenny merasa sangat tidak asing dengan wanita yang ada di dalam gambar tersebut namun ia masih belum menemukan titik terang dari ingatannya itu .
" Bagaimana kau bisa mengenal nya ?? " tanya Jenny penasaran
David pun menceritakan awal mula pertemuan nya dengan Arianna yang tidak di sengaja itu , tanpa di sadari seketika wajah David terlihat sangat sedikit ceria dari sebelumnya seperti ada kebahagiaan tersendiri saat ia menceritakan tentang wanita yang sudah mengganggu hatinya selalu tiga hari belakangan ini . Jenny yang duduk di sebelah David hanya menatap seraya mendengarkan pria itu berbicara seolah menjadi pendengar yang baik saat itu.
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
__ADS_1
Di sisi lain.....
Arianna kini sudah berada di bandara bahkan ia sudah duduk tenang di dalam
kursi pesawat tersebut , setelah bergelut dengan pikirannya semalam akhirnya Arianna memutuskan untuk kembali lebih awal ke negara nya tanpa memberi tahukan keberangkatan nya pada David , Arianna hanya berpamitan melalui pesan teks yang ia kirim saat tiba di bandara .
Arianna sudah memikirkan dengan matang untuk mengakhiri hubungan nya dengan pria yang baru saja ia temui selama tiga hari di tempat tersebut walaupun hatinya telah merasa sangat nyaman pada pria itu namun Arianna selalu meyakinkan dirinya sendiri untuk sadar karna pertemuannya dengan David sangatlah singkat .
Arianna pun memejamkan matanya berharap ingatan tentang David menghilang dari dalam pikirannya namun semakin ia memejamkan matanya senyum tampan pria tersebut selalu terlihat jelas dalam ingatannya dan seketika ada rasa bersalah yang merasuki hati Arianna saat ini .
.
.
.
.
__ADS_1