
Sepeninggal Bryan dan Arianna kini suasana di tempat tiga orang itu terasa sangat canggung bagi masing-masing tak ada yang memulai pembicaraan hingga akhirnya .
" Aku ke toilet sebentar kak " ucap David memecahkan keheningan seraya bangkit dari duduknya dan pergi meninggalkan Lucas dan Jenny di sana
Susana di tempatnya kembali hening tak ada yang memulai pembicaraan . Jenny yang merasa bosan pun mulai bangkit dari duduknya namun Lucas yang melihatnya langsung menahan pergelangan tangan wanita tersebut agar Jenny tetap pada tempatnya .
Jenny yang merasa tak suka pun langsung menghempaskan tangan Lucas dengan kasarnya dan memasang wajah judesnya pada Lucas .
" Ada yang ingin aku tanyakan pada mu Jenny " ucap Lucas dengan suara berat nya seraya menatap Jenny dan mencoba untuk tetap tenang
" Apa !! " Sahut Jenny ketus seraya mengalihkan pandangannya kearah lain
" Aku yakin kau mengetahui sesuatu tentang kenalan David , bukan ?? " tanya Lucas seraya menatap lekat kearah Jenny yang tidak menatap balik kearahnya
" Aku tau kau sangat mengenalnya , dari ekspresi mu aku juga tau siapa wanita yang kau bicarakan tadi . Aku hanya ingin memperingati mu Jenny agar kau tidak berbuat hal yang malah membuat dirimu semakin di benci oleh Bryan " sambung Lucas lantang hingga membuat Jenny menatap tak suka kearahnya
Dari melihat sikap Jenny saat bicara tadi Lucas sudah bisa menyimpulkan siapa wanita yang di bicarakan nya tadi terlebih lagi dengan sikap gugup sang adik . Lucas sengaja menanyakan hal ini agar bisa menghentikan Jenny walaupun ia tau ini akan mustahil karna melihat sikap keras Jenny yang seperti ini namun setidaknya Lucas bisa memperingati Jenny agar tak berbuat hal yang terlalu jauh pikirnya .
" Baguslah jika kau mengetahui siapa wanita yang telah mencampakkan adik mu , dan harusnya kau juga berpikir bahwa wanita itu memang tak pantas untuk Bryan . Lucas " sahut Jenny dengan wajah kesalnya
" Lalu siapa yang pantas bersama dengan Bryan , apakah kau ?? " Ucap Lucas tenang masih dengan posisi duduknya seraya menatap tajam kearah Jenny
" Jenny ku peringatkan pada mu agar menjauh dari Arianna dan jangan pernah mengganggu hubungan mereka . masalah pantas atau tidaknya itu bukan urusanmu atau urusanku itu hanya urusan Bryan , dia memilih Arianna itu tandanya wanita itu pantas untuk dirinya . Apa kau mengerti !! " Sambung Lucas panjang lebar dan sukses membuat Jenny bertambah kesal
" Jika aku tidak berhenti untuk memisahkan mereka , apa yang akan kau lakukan pada ku Lucas " ucap Jenny menantang Lucas dengan wajah antagonis nya
" Aku tak akan segan-segan berurusan dengan mu Jenny atau siapapun itu , aku tak akan perduli walaupun aku menyukai mu , aku menghentikan mu saat ini karna aku masih peduli padamu Jenny " ucap Lucas seraya menekankan kata terakhir nya
__ADS_1
Jenny yang mendengar hal tersebut pun menjadi tak karuan saat ini ada rasa marah dan kesal yang mengguncang hati dan perasaannya namun Jenny tak tau apa yang ia rasakan saat ini , apa rasa benci pada Arianna atau rasa marah pada Lucas yang tengah ikut campur urusan nya , Jenny benar-benar tak mengerti situasi saat ini pikirnya .
Dengan penuh emosi tanpa menjawab ucapan Lucas Jenny pun langsung menghentakkan kakinya tanpa bicara dan meninggalkan Lucas yang masih terus menatap kearahnya saat ini .
Lucas terus menatap kearah tubuh jenny yang semakin lama semakin menjauh dan menghilang dari pandangan nya .
" Aku tak masalah kau tak pernah melihat perasaan ku sekali pun Jenny . tapi aku hanya ingin kau sadar , tak semua yang kau inginkan harus kau dapatkan " ucap Lucas entah pada siapa seraya terus menatap kearah Jenny berjalan tadi hingga terlihat Lucas seperti tengah menatap kosong kearah depannya
" Kak ... " Panggil David yang sudah tiba dan melihat sang kakak yang tengah melamun
" Emm.. , kau sudah kembali ?? " Tanya Lucas pada sang adik setelah sadar dan David pun mengangguk pelan
" Di mana Nona Jenny ?? " Tanya David yang melihat sang kakak hanya duduk sendirian
" Ah , dia sudah kembali " ucap Lucas seraya bangkit dari duduknya
David pun hanya menuruti sang kakak seraya berjalan santai mengikuti langkah Lucas menuju mobilnya .
Sepanjang perjalanan menuju rumah keduanya hanya terdiam namun sesekali Lucas menatap kearah sang adik melalui celah matanya.
" Emm David , aku ingin menanyakan sesuatu padamu " ucap Lucas di sela-sela kesibukannya hingga membuat sang adik menatap kearahnya
" Apa benar kau sudah melupakan wanita yang kau kenal itu ?? " Tanya Lucas hingga membuat kening David bertautan
" Hmm , memangnya ada apa kak ?? " Tanya David penasaran seraya menganggukkan pelan kepalanya seolah meyakinkan sang kakak walau kenyatan adalah tidak
" Tidak ada , aku harap kau benar-benar sudah melupakan nya David , aku tak mau kau berhubungan lagi dengan wanita itu " ucap Lucas mengingatkan seraya menatap kearah depannya
__ADS_1
Lucas hanya ingin memastikan bahwa adiknya memang sudah benar-benar melupakan wanita itu yang tak lain adalah Arianna , Karena Lucas tidak ingin hal buruk terjadi di masa depan nantinya pikir Lucas
" Kakak tenang saja , aku sudah tidak ada perasaan apapun lagi padanya , lagi pula di sudah bahagia mungkin saat ini " ucap David meyakinkan sang kakak walupun ucapan nya saat ini tak seratus persen jujur mengenai perasaannya terhadap wanita itu dan di tambah lagi ia akan sering bertemu dengan wanita itu nantinya namun di sisi lain ia tak ingin mengecewakan kedua kakaknya pikir David .
Lucas yang mendengarnya pun merasa sangat lega ia berharap apa yang dikatakan sang adik adalah kebenaran karena Lucas tak ingin hubungannya dengan Bryan hancur hanya karena perasaan sang adik terhadap wanita itu pikirnya .
" Baguslah , aku tau siapa wanita itu David dan aku harap kau benar-benar melupakan nya . Apa kau mengerti " ucap Lucas hingga membuat David yang mendengarnya pun terkejut
" Apa Nona Jenny mengatakan sesuatu pada mu kak ?? " Tanya David seraya menatap sang kakak yang masih fokus pada arah jalan nya
" Tidak , aku tau dari cara dia menatap Arianna tadi . Jenny sangat membenci Arianna dan aku yakin dia akan melakukan apapun untuk menghancurkan hubungannya dengan Bryan " ucap Lucas tenang
David yang mendengarnya pun langsung terdiam dan fokus pada sang kaka yang mungkin akan mengucapkan sesuatu hal lagi pikirnya .
" Sudah bertahun-tahun Bryan mencintai Arianna David , dia rela berjuang dan berkorban apa pun untuk mendapatkan wanita itu hingga terjalinlah hubungan seperti saat ini , aku hanya tidak ingin dia kecewa dengan mengetahui kenyataan bahwa wanita yang kau kenal adalah pacarnya saat ini "
" Aku harap kau mengerti David , dan aku mohon lupakan Arianna dari hati dan pikiran mu dan satu hal lagi jangan pernah mencoba untuk mendekati Arianna lagi " sambung Lucas panjang lebar menyuruh sang adik agak mengerti situasi ini
" Baik kak , aku mengerti " ucap David singkat seraya menatap kearah luar jendela
Sejujurnya di hati dan pikiran David saat ini tengah menimbang-nimbang ucapan sang kakak . Di sisi lain ia masih menyimpan Arianna di dalam hatinya maka dari itu ia memutuskan untuk segera kembali ke negaranya agar bisa bertemu dengan wanita yang selalu ada di hati dan pikirannya saat itu . Namun di sisi lain David harus di paksakan untuk menghentikan dan menghilangkan perasaannya terhadap Arianna . Itu sungguh sangat menyesakkan pikir David namun ia juga tak ingin mengecewakan kedua kakaknya saat ini .
Haruskah David bersikap egois atau ia harus benar-benar melupakan wanita tersebut pikirnya .
.
.
__ADS_1
.