
" Bagaimana bisa kau ada di sini Jenny ? " Tanya Bryan to the point saat sudah mendudukkan bokongnya di kursi
Sedangkan Arianna hanya duduk terdiam tanpa berminat untuk menatap kearah tiga orang itu , ia hanya menatap minat kearah makanan yang sudah tersusun di meja tersebut .
" Aku yang mengundangnya kak " sahut David mewakili jawab Jenny hingga membuat Arianna menatap kilas kearah David dan segera mengalihkan pandangannya kearah lainnya
Bryan pun hanya menganggukkan kepalanya tanda mengerti .
" Bagaimana kalian bisa saling kenal ?? " Tanya Lucas sesaat setelah beberapa lama terdiam .
Lucas hanya merasa heran dan pemasaran dengan kedekatan keduanya saat ini .
" Kami pernah bertemu dua kali saat di hotel , pertama bersama kak Bryan dan kedua saat kak Bryan sudah pulang , saat itu aku berjanji akan bertemu lagi jika aku kembali ke kota ini " ucap David menjelaskan
Lucas pun mengangguk paham seraya menatap kearah Jenny yang memang sedang menatap kearah tiga pria itu secara bergantian sambil tersenyum miring penuh kemenangan . Menurut Lucas senyum Jenny saat ini sangat membahayakan namun sebisa mungkin ia mengenyahkan pikiran tersebut .
" Baiklah , lebih baik kita makan sekarang " ucap Bryan menghentikan pembicaraan mereka
Mereka pun menikmati makan siangnya dengan khidmat sesekali akan ada obrolan yang mengisi meja makan mereka , dan juga ada kemesraan yang terpancar dari pasangan tersebut hingga membuat Jenny terlihat sangat tidak suka melihat kemesraan pasangan tersebut sedangkan David sejak tadi terus mencuri pandang kearah Arianna tak jarang tatapan keduanya saling bertemu saat tengah kepergok satu sama lain namun kedua segera mengalihkan tatapannya kearah lain dan lain halnya dengan Lucas ia sedari tadi hanya fokus pada makanan nya walaupun sesekali ia akan menatap kearah Jenny yang jelas tidak akan pernah menatap balik kearah nya .
" Oya David . Bagaimana , apa kau senang bertemu lagi dengan wanita yang mencampakkan mu di hotel tempo lalu ? " Tanya Jenny dengan sengaja hingga membuat ke empat orang itu menatap kearah dirinya dengan tatapan dan pemikiran masing-masing
Arianna yang mendengarnya spontan langsung menatap kearah Jenny saat wanita itu membicarakan hal tersebut dan yang membuat Arianna kaget saat ini Jenny tengah menatap kearah dirinya dengan tatapan dan senyum yang sulit di artikan . Arianna merasa terkejut , bagaimana Jenny bisa tau apakah David menceritakan tentang pertemuan dirinya dangan David pada wanita itu pikir Arianna menerka-nerka .
Sedangkan Bryan dan Lucas mereka hanya terdiam seraya mengerutkan keningnya saat mendengar Jenny berucap " apa kau senang bertemu lagi dengan wanita yang mencampakkan mu di hotel lempo lalu ? "
Pasalnya David bilangin pada mereka David telah di campakkan namun saat ini Jenny malah berkata lain seolah Jenny mengetahui siapa wanita yang di temui sang adik saat di hotel tempo lalu .
" Apa kau mengenal wanita yang mencampakkan David , Jenny ? " tanya Bryan penasaran
" Apakah wanita itu berasal dari negara kita juga ? " Sambung Lucas yang juga merasa penasaran
Jenny pun tersenyum ia sengaja menjeda jawaban atas pertanyaan kedua pria itu seraya menatap kearah empat orang tersebut secara bergantian namun senyum puas terlihat jelas di wajah Jenny saat tatapan nya bertemu dengan tatapan Arianna .
__ADS_1
Sebisa mungkin Arianna bersikap tenang seolah ia tak perduli dengan bahan obrolan saat itu namun sejujurnya jantungnya terasa berdetak tak beraturan rasa khawatirnya akan jawaban Jenny membuat nya tak karuan saat ini .
Sedangkan David terus menatap kearah Jenny seolah memberikan isyarat agar wanita itu tak menceritakan hal yang bukan-bukan namun sialnya Jenny malah tersenyum kearahnya dengan senyum yang sulit untuk di artikan
" Aku tidak begitu mengenalnya , tapi yang aku tau dia juga berasal dari negara dan kota ini "ucap Jenny santai dengan senyum dan wajah yang sangat puas seraya menatap remeh kearah Arianna
" Hey boy , mengapa kau hanya mengenalkan nya pada Jenny ?? " Tanya Bryan pada David dengan senyum tak terima
Lucas yang sejak tadi terdiam hanya menatap kearah Jenny seraya menunggu jawaban yang akan wanita itu keluarkan namun Lucas merasa seolah ada yang aneh saat memperhatikan Jenny yang terus saja menatap Arianna dengan tatapan dan senyuman yang sangat berbeda saat wanita itu tengah berbicara tentang siapa wanita yang mencampakkan adiknya .
" Apa kau bertemu lagi dengan wanita itu David ?? " Tanya Lucas setelahnya seraya mengalihkan tatapannya kearah sang adik yang terlihat tenang tersenyum kikuk
" Tidak kak , itu hanya kebetulan saja saat aku masih menyimpan foto nya dulu dan aku juga tidak pernah bertemu lagi dengan wanita itu selama aku berada di sini " jawab David panjang lebar sambil tersenyum canggung
" kau menyimpan fotonya , mana biar ku lihat ?? " tanya Bryan antusias hingga membuat Arianna membulatkan matanya secara spontan
" Emm , aku sudah menghapusnya kak " ucap David masih dengan senyum canggung nya
Ada rasa lega di hati Arianna saat David mengucapkan hal tersebut namun rasa lega yang Arianna rasakan tak berlangsung lama setelah mendengar wanita yang sangat membenci dirinya tengah berucap kembali .
" Emm . Lagi pula aku juga sudah melupakannya " sahut David seolah meyakinkan kedua kakaknya sambil tersenyum canggung
Sejujurnya David benar-benar di buat bingung dengan situasi tersebut bagaimana tidak , ia merasa Jenny sangat sengaja mengucapkan dan memancing pembicaraan tersebut hingga membuat David harus memutar otak nya agar sang kakak percaya bahwa ia memang sudah tak ada hubungannya lagi dengan wanita itu yang tak lain adalah Arianna .
" Baguslah kalau kau sudah melupakan wanita itu David , karna wanita itu memang tidak pantas untuk mu , wanita yang mencampakkan mu adalah wanita paling bodoh yang pernah ada David " ucap Bryan menghentikan pembicaraan tersebut
" Deg " tiba-tiba ada rasa nyeri di hati Arianna saat mendengar ucapan Bryan , bagaimana jika Bryan tau bahwa wanita itu adalah dirinya apakah Bryan akan tetap mengatai dirinya sebagai wanita paling bodoh
Arianna pun menunduk wajahnya dan meremas kedua jari jemarinya seolah benar-benar tak tertarik dengan pembicaraan tersebut . Bryan
yang tersadar akan sikap Arianna yang sejak tadi hanya terdiam tanpa suara pun langsung menyentuh jeri jemari Arianna dengan tangan kanannya , Arianna yang mendapatkan perlakuan tersebut pun langsung menatap kearah sang kekasih yang tengah menatap dan tersenyum lembut kearahnya .
" Kau baik-baik saja , sayang ?? " Tanya Bryan lembut dengan tatapan penuh cintanya
__ADS_1
" Aku hanya merasa sedikit lelah kak " ucap Arianna sambil memaksakan senyum simpulnya
Sejujurnya saat ini Arianna tengah merasa takut , ia takut jika suatu saat Bryan tau bahwa wanita itu adalah dirinya dan Arianna tidak bisa membayangkan bagaimana respon dan reaksi Bryan setelah tau nanti . Untuk membayangkan hal tersebut saja sudah membuat Arianna takut .
Bryan pun mengalihkan pandangannya kearah tiga orang tersebut .
" Baiklah , seperti aku harus pergi sekarang " ucap Bryan santai
" Mengapa buru-buru sekali ?? " Tanya Lucas seraya menatap kearah Bryan
Sedangkan mata Jenny dan David masih menatap kearah Arianna dengan tatapan masing-masing yang berbeda . Jenny menatap jengkel kearah Arianna sambil melipat kedua tangannya di dada sedangkan David ia memasang wajah iba kearah Arianna sejujurnya David tau bahwa Arianna tak merasa nyaman berada di tempat itu . Karna takut ketahuan oleh kedua kakaknya David pun langsung mengalihkan pandangannya kearah Bryan yang saat itu tengah menatap kearah Lucas .
" Aku akan membawa Arianna pulang , seperti di kelelahan " ucap nya sambil bangkit dari duduknya
" Kau tidak akan kembali kekantor ?? " Tanya David spontan
" Tidak , aku butuh istirahat David . Oya Lucas , aku akan mengajak Arianna ke rumah ku jadi tolong kau atur semua pekerjaan nya di kantor " ucap Bryan santai sambil menatap kearah sang kekasih yang saat itu juga sudah berdiri dari duduknya dengan sigap Bryan merangkul kan tangganya di pinggang Arianna
Lucas pun mengangguk paham tanda mengerti namun tidak dengan kedua orang itu , Jenny merasa jengkel dengan ucapan yang keluar dari mulut Bryan sedangkan David merasa ada yang aneh dengan perasaannya saat ini namun ia mencoba untuk bersikap biasa saja .
" Kau terlalu memanjakan karyawan mu Bryan " ucap Jenny dengan nada tak suka nya
" Dia bukan karyawan ku Jenny , dia kekasih ku dan juga calon istriku " sahut Bryan tak suka dengan ucapan Jenny tadi
" Kak... " panggil Arianna pelan seolah memberi isyarat agar mereka lebih cepat pergi meninggalkan tempat tersebut
" Baiklah , aku pergi sekarang " ucap Bryan pamit pada ketiga orang yang masih berada di sana
Begitu pun dengan Arianna , ia pun pamit pada tiga orang yang masih berada di sana walaupun satu orang tak merespon nya dengan baik Arianna tak perduli karna bisa pergi dari tempat tersebut saja sudah membuat perasaan nya merasa sangat lega pikirnya .
.
.
__ADS_1
.