When A Man Falls In Love

When A Man Falls In Love
Bagian 49


__ADS_3

Sepeninggal Jenny Kini hanya tersisa dua insan di dalam ruangan tersebut yang masih berdiam diri masing-masing tanpa ada yang berniat untuk memulai pembicaraan .


Arianna hanya terdiam dengan wajah yang sangat datar seolah masih menyimpan kekesalan di hatinya seraya menatap kearah pintu ruangan tersebut , sedangkan Bryan ia hanya terdiam sambil tersenyum lembut menatap kearah Arianna karna bagi nya ini adalah pandangan yang sangat langka untuk dirinya .


" Sebaiknya aku juga pergi " ucap Arianna jutek seraya membalikkan badannya untuk mengambil berkas yang tadi sempat ia berikan pada Bryan


Bryan yang berada di dekat Arianna pun langsung memeluk tubuh mungil Arianna dari belakang dan menaruh dagunya di pundak Arianna . Arianna yang mendapatkan perlakuan tersebut hanya terdiam tanpa berniat untuk menolaknya .


" Berkas itu belum aku tanda tangani Arianna " ucap bryan pelan dan lembut tepat di dekat kuping Arianna


" Cepatlah tanda tangani ini , agar aku bisa cepat keluar dari ruangan mu " ucap Arianna ketus namun Bryan hanya terdiam sambil tersenyum tanpa berniat untuk melepaskan pelukannya


" Apa kau cemburu pada Jenny " Tanya Bryan lembut sengaja mancing Arianna


" Menurut mu !! " Ucap Arianna masih dengan nada jutek nya


Bryan yang mendengarnya pun merasa sangat gemas dengan sikap Arianna saat ini , menurut nya sikap Arianna yang seperti ini sangat lucu di mata Bryan .


" Apa kau ingin aku tertawa senang saat melihat kekasihnya bersama dengan wanita lain , terlebih lagi wanita itu sangat menyukai kekasih nya " sambung Arianna kesal hingga membuat Bryan tertawa pelan


" Maafkan aku sayang " ucap Bryan lembut seraya mencium kilas pipi Arianna


Arianna yang mendengarnya merasa sangat malu saat Bryan memanggilnya dengan sebutan " Sayang " seperti ada aliran listrik yang masuk kedalam hati dan jantung nya saat ini .


Arianna membalikkan tubuhnya kearah Bryan hingga pandangan keduanya bertemu satu sama lain .


" Apa aku terlalu berlebihan tadi ?? " Tanya Arianna pelan dengan nada suara yang sudah sedikit tenang

__ADS_1


Bryan pun tersenyum lembut dan menggelengkan kepalanya seraya menyentuh kedua pipi Arianna dengan lembut .


" Kau sangat menggemaskan tadi " ucap Bryan sambil tersenyum lucu hingga membuat Arianna menundukkan kepalanya karena malu dan memukul pelan dada bidang Bryan


Bryan masih tersenyum lucu melihat tingkah Arianna , menurutnya saat ini Arianna benar-benar sangat menggemaskan .


Bryan mengangkat kembali wajah Arianna agar kembali menatap kearahnya . Tatapan keduanya sangat lembut seperti sepasang kekasih yang benar-benar saling mencintai satu sama lain .


Bryan mendekatkan wajahnya secara perlahan dan mendaratkan bibirnya tepat di atas bibir Arianna , perlahan Ciuman tersebut berubah menjadi ******n yang sangat lembut dan penuh dengan kehati-hatian seperti takut bibir Arianna


akan rusak jika ia memainkannya dengan sangat kasar .


Sedangkan Arianna ia hanya bisa pasrah dengan perlakuan kekasihnya itu , tak ada niat untuk menolak ciuman tersebut karna ia sendiri pun mengingatkan ciuman itu . Bagi Arianna ciuman Bryan sudah menjadi candu untuk nya .


Bryan masih mencium lembut bibir Arianna dengan penuh cinta dan memainkan lidahnya di dalam sana seolah tengah mencari sesuatu . Ciuman kali ini sangat berbeda dengan ciuman mereka biasanya , Biasanya ciuman keduanya hanya sebatas melepas rindu namun untuk ciuman kali ini keduanya seperti melepaskan hasrat yang tengah di pendam oleh keduanya di tambah lagi dengan sikap sensual dari Arianna yang membuat pikiran Bryan menjadi tak karuan saat ini .


Bryan pun membawa Arianna menuju ruangan pribadinya tanpa melepaskan ciuman tersebut . Arianna yang menginginkannya pun hanya mengikuti langkah kaki kekasihnya itu , entahlah setan apa yang tengah merasuki Arianna saat ini hingga bersikap berani seperti ini .


Setibanya di ruangan pribadinya Bryan pun mendudukkan Arianna di ranjang kecil miliknya . Sesaat keduanya saling menatap seolah tengah berbicara melalui pandangannya hingga akhirnya Bryan kembali mencium bibir Arianna dengan lembut dan di bumbui dengan sedikit nafsu .


Tak ada penolakan dari Arianna hingga membuat Bryan sedikit berani untuk menurunkan ciumannya ke leher jenjang milik kekasihnya dan kembali mencium bibir Arianna dengan sangat lembut . Arianna yang tak mau kalah pun langsung menggunakan kedua tangannya untuk membuka semua kancing kemeja Milik Bryan , namun saat Arianna hendak membuka kancing terakhir tiba-tiba tangan Bryan menghentikannya dan juga melepaskan ciuman tersebut hingga membuat Arianna menatap heran kearah sang kekasih .


" Sepertinya kita sudah terlalu jauh sayang " ucap Bryan pelan setelah tersadar dengan nafas yang sedikit berat seraya menatap lembut kearah Arianna


" Tapi aku menginginkan nya kak " ucap Arianna lirih dengan memasang wajah sayu


Sungguh Arianna berpikir dirinya saat ini benar-benar keterlaluan ia merasa ingin sekali menenggelamkan dirinya kedalam lautan jika berkenan . Rasa malu sudah pasti Arianna rasakan saat ini setelah mengucapkan hal tersebut .

__ADS_1


" Aku tidak ingin merusak mu sayang , lebih baik kita pergi makan siang " ucap Bryan lembut menolak keinginan wanitanya


Sejujurnya Bryan pun menginginkan hal tersebut pria normal mana yang akan melewatkan momen tersebut pikirnya namun ia tidak ingin merusak wanitanya itu dan di tambah lagi ini adalah kali pertama untuk Arianna dengan sekuat tenaga Bryan menahan nafsunya untuk tidak melukai atau merusak kekasihnya itu .


" Tidak mau !! , lebih baik aku kembali bekerja saja !! " ucap Arianna ketus seraya bangkit dari duduknya dan merapikan setelan baju nya


Bryan yang melihatnya pun merasa sangat bingung dengan sikap Arianna hari ini . Sesaat Bryan berpikir apakah ini efek dari rasa cemburunya itu pikir Bryan .


Bryan pun langsung memeluk tubuh Arianna dari belakang dan kembali mencium lembut leher jenjang Arianna hingga membuat sang empunya mendongakkan kepalanya kebelakang tanda menikmati permainan kekasihnya itu .


" Jika aku sudah memulai , kau tidak boleh menghentikan ku sayang . Apa kau mengerti !! " Bisik Bryan pelan tepat di telinga Arianna hingga membuat Arianna menganggukkan kepalanya tanda mengerti


Jebol sudah pertahanan Bryan untuk tidak menyentuh kekasihnya itu .


.


.


.


Ceritanya semakin gak karuankan , saya cuma mengikuti alur yang ada di imajinasi saja . Jadi mohon maaf dengan keterbatasan saya 🥴


sempet berpikir untuk gak nerusin cerita ini lagi . Tapi rasa nya saya kaya punya hutang begitu kalo gak up 😌


terimakasih buat kalian yang sudah membaca karya saya dan memberikan saya dukungan sampai sejauh ini 😇🙏


terimakasih banyak 🥰

__ADS_1


__ADS_2